ANALISIS PENGARUH UPAH MINIMUM, PENDIDIKAN, DAN TINGKAT PARTISIPASI ANGKATAN KERJA TERHADAP TINGKAT KEMISKINAN SEBAGAI PROKSI PENURUNAN KELAS MENENGAH DI PROVINSI JAWA TENGAH PERIODE TAHUN 2021-2025

DAVID DANUARTA PUTRA PRATAMA PRIYONO, . (2026) ANALISIS PENGARUH UPAH MINIMUM, PENDIDIKAN, DAN TINGKAT PARTISIPASI ANGKATAN KERJA TERHADAP TINGKAT KEMISKINAN SEBAGAI PROKSI PENURUNAN KELAS MENENGAH DI PROVINSI JAWA TENGAH PERIODE TAHUN 2021-2025. Skripsi thesis, UNIVERSITAS PEMBANGUNAN VETERAN NASIONAL YOGYAKARTA.

[thumbnail of Cover_143220115.pdf] Text
Cover_143220115.pdf

Download (121kB)
[thumbnail of Abstrak_143220115.pdf] Text
Abstrak_143220115.pdf

Download (203kB)
[thumbnail of Halaman Pengesahan_143220115.pdf] Text
Halaman Pengesahan_143220115.pdf

Download (675kB)
[thumbnail of Daftar Isi_143220115.pdf] Text
Daftar Isi_143220115.pdf

Download (130kB)
[thumbnail of Daftar Pustaka_143220115.pdf] Text
Daftar Pustaka_143220115.pdf

Download (251kB)
[thumbnail of Fulltext_143220115.pdf] Text
Fulltext_143220115.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (1MB)
Official URL: http://upnyk.ac.id

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh Upah Minimum
Kabupaten/Kota (UMK), Pendidikan yang diukur melalui Rata-rata Lama Sekolah
(RLS), dan Tingkat Partisipasi Angkatan Kerja terhadap Tingkat Kemiskinan
sebagai proksi penurunan kelas menengah di Provinsi Jawa Tengah periode tahun
2021–2025. Penelitian ini menggunakan metode regresi data panel dengan
pendekatan Generalized Least Squares (GLS) melalui Random Effect Model
(REM) untuk menganalisis hubungan antar variabel, yang mencakup 35
Kabupaten/Kota di Provinsi Jawa Tengah dengan total 175 observasi. Berdasarkan
hasil penelitian, Upah Minimum Kabupaten/Kota (UMK) terbukti berpengaruh
negatif dan signifikan terhadap tingkat kemiskinan, yang berarti peningkatan upah
minimum mampu menekan kemiskinan dan memperkuat stabilitas kelas menengah.
Pendidikan juga terbukti berpengaruh negatif dan signifikan terhadap tingkat
kemiskinan, di mana setiap peningkatan rata-rata lama sekolah sebesar satu tahun
mampu menurunkan kemiskinan sebesar 1,21 persen. Selain itu, Tingkat Partisipasi
Angkatan Kerja terbukti berpengaruh positif dan signifikan terhadap tingkat
kemiskinan, yang mengindikasikan bahwa peningkatan partisipasi angkatan kerja
yang tidak diimbangi dengan ketersediaan lapangan kerja formal yang berkualitas
justru mendorong peningkatan kemiskinan dan mempercepat fenomena shrinking
middle class. Penelitian ini menyimpulkan bahwa kebijakan upah minimum dan
investasi sumber daya manusia melalui pendidikan memainkan peran yang sangat
penting dalam menjaga kesejahteraan dan keberlanjutan kelas menengah,
sementara perluasan Tingkat Partisipasi Angkatan Kerja harus didukung oleh
kebijakan penciptaan lapangan kerja formal yang memadai di Provinsi Jawa
Tengah.
Kata Kunci: Tingkat Kemiskinan, Upah Minimum Kabupaten/Kota, Pendidikan,
Tingkat Partisipasi Angkatan Kerja.

Item Type: Tugas Akhir (Skripsi)
Additional Information: DAVID DANUARTA PUTRA PRATAMA PRIYONO (PENULIS - 143220115) AGUS SANTOSA (PEMBIMBING)
Uncontrolled Keywords: Tingkat Kemiskinan, Upah Minimum Kabupaten/Kota, Pendidikan, Tingkat Partisipasi Angkatan Kerja.
Subjek: H Social Sciences > HB Economic Theory
H Social Sciences > HC Economic History and Conditions
Divisions: Fakultas Ekonomi dan Bisnis > (S1) Ekonomi Pembangunan
Depositing User: Indah Lestari
Date Deposited: 20 May 2026 07:29
Last Modified: 20 May 2026 07:29
URI: http://eprints.upnyk.ac.id/id/eprint/48542

Actions (login required)

View Item View Item