ANALISIS DAN PERBAIKAN PROSES BISNIS GULA DI PERUM BULOG YOGYAKARTA DENGAN METODE BUSINESS PROCESS IMPROVEMENT (BPI)

Muhammad Risky Widiyanto, . (2025) ANALISIS DAN PERBAIKAN PROSES BISNIS GULA DI PERUM BULOG YOGYAKARTA DENGAN METODE BUSINESS PROCESS IMPROVEMENT (BPI). Skripsi thesis, Universitas Pembangunan Nasional Veteran Yogyakarta.

[thumbnail of 1_Cover_124210076.pdf] Text
1_Cover_124210076.pdf

Download (143kB)
[thumbnail of 2_Abstrak_124210076.pdf] Text
2_Abstrak_124210076.pdf

Download (168kB)
[thumbnail of 3_Halaman Pengesahan_124210076.pdf] Text
3_Halaman Pengesahan_124210076.pdf

Download (1MB)
[thumbnail of 4_Daftar Isi_124210076.pdf] Text
4_Daftar Isi_124210076.pdf

Download (153kB)
[thumbnail of 5_Daftar Pustaka_124210076.pdf] Text
5_Daftar Pustaka_124210076.pdf

Download (150kB)
[thumbnail of 6_Fulltext_124210076.pdf] Text
6_Fulltext_124210076.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (3MB)
Official URL: https://upnyk.ac.id/

Abstract

Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk merancang dan mengevaluasi model proses bisnis usulan (to-be) menggunakan metodologi business process improvement (BPI) guna mengatasi inefisiensi operasional pengadaan dan distribusi komoditas gula di Perum BULOG Kantor Wilayah D.I. Yogyakarta.
Perancangan/metode/pendekatan: Penelitian ini menggunakan pendekatan metode campuran (mixed-method) dengan desain studi kasus eksploratoris. Evaluasi komprehensif dilakukan melalui pemodelan business process model and notation (BPMN) 2.0, value-added analysis (VAA), serta root cause analysis (RCA) menggunakan diagram fishbone.
Hasil: Hasil pemetaan as-is menunjukkan waktu siklus pengadaan mencapai 43 jam, di mana 64% (27,5 jam) di antaranya merupakan aktivitas non-value added (NVA) akibat alur persetujuan birokratis. Pada proses distribusi, kebijakan pembiayaan fixed rate memicu penerapan minimum order quantity (MOQ) yang kaku dan memperlama penyelesaian retur hingga 72 jam. Rancangan model to-be merekayasa ulang pengadaan melalui persetujuan paralel dan integrasi e-procurement, yang diproyeksikan memangkas waktu siklus menjadi 29,5 jam (penghematan 31,4%). Distribusi dioptimalkan melalui perutean dinamis (dynamic routing) dan pengadaan stok penyangga armada (mobile buffer stock), yang secara drastis menurunkan waktu resolusi retur menjadi di bawah 30 menit dan menghemat total waktu siklus pada skenario retur hingga 78%.
Keaslian/ state of the art: Penelitian ini mengisi kesenjangan literatur dengan secara spesifik menganalisis dan merekayasa ulang kebijakan pembiayaan internal (fixed reimbursement) BUMN yang bertindak sebagai konstrain utama logistik. Studi ini membuktikan bahwa metodologi BPI dapat diaplikasikan untuk menyeimbangkan mandat ganda, sebagai agen pelayanan publik dan entitas komersial pada BUMN Pangan secara efektif.

Item Type: Tugas Akhir (Skripsi)
Additional Information: MUHAMMAD RISKY WIDIYANTO (Penulis - 124210076) ; Hari Prapcoyo (Pembimbing)
Uncontrolled Keywords: Business Process Improvement, pengadaan, distribusi gula, BPMN, BUMN pangan
Subjek: T Technology > T Technology (General)
Divisions: Fakultas Teknik Industri > (S1) Sistem Informasi
Depositing User: Indah Lestari
Date Deposited: 18 May 2026 01:23
Last Modified: 18 May 2026 01:23
URI: http://eprints.upnyk.ac.id/id/eprint/48338

Actions (login required)

View Item View Item