KAJIAN KERUSAKAN LINGKUNGAN FISIK AKIBAT KEGIATAN PENAMBANGAN PASIR DAN BATU DI KELURAHAN TAMBULA KOTA TIDORE KEPULAUAN PROVINSI MALUKU UTARA

M. Zaerin, M. Zaerin (2016) KAJIAN KERUSAKAN LINGKUNGAN FISIK AKIBAT KEGIATAN PENAMBANGAN PASIR DAN BATU DI KELURAHAN TAMBULA KOTA TIDORE KEPULAUAN PROVINSI MALUKU UTARA. Masters thesis, UPN "Veteran" Yogyakarta.

[img]
Preview
Text
cover.pdf

Download (75kB) | Preview
[img]
Preview
Text
Abstrak.pdf

Download (24kB) | Preview
[img]
Preview
Text
Daftar Isi.pdf

Download (31kB) | Preview
[img]
Preview
Text
LEMBAR PENGESAHAN.pdf

Download (203kB) | Preview

Abstract

Kegiatan penambangan pasir dan batu di Kota Tidore Kepulauan telah sejak lama dilakukan. Kegiatan penambangan tersebut berdampak terhadap pertumbuhan ekonomi daerah dan juga ekonomi sosial masyarakat. Selain berdampak positif, penambangan juga berdampak terhadap kerusakan lingkungan. Tujuan dari penelitian ini adalah menganalisa tingkat kerusakan lingkungan fisik dan meminimalisir dampak lingkungan yang terjadi akibat kegiatan penambangan pasir dan batu di Kelurahan Tambula. Dalam penelitian ini, ada beberapa faktor-faktor penentu kerusakan lingkungan yang diamati yaitu ketinggian dan kemiringan tebing galian, batas tepi galian, relief dasar galian, dan kemiringan lahan. Kerusakan lingkungan di 3 (tiga) lokasi lahan penambangan di kelurahan Tambula menunjukan bahwa kondisi lingkungan pada lahan penambangan berada pada tingkat kerusakan lahan dengan kategori berat di tiap lokasi penelitian dengan skor 30. Variabel penentu kerusakan lingkungan yang mempengaruhi tingkat kerusakan lingkungan meliputi kemiringan tebing galian yang mencapai 650 – 800 dari kemiringan maksimum 26,60 yang diperbolehkan, tinggi dinding galian antara 6 – 8 meter dari toleransi tinggi 3 meter yang diperbolehkan, dan batas tepi lubang galian dengan areal diluar lokasi penambangan yang berjarak 3,5. Konservasi lahan dilakukan dengan memperbaiki variabel penentu kerusakan lingkungan yang mempengaruhi laju erosi yaitu penataan dan perbaikan tebing galian dan revegetasi lahan bekas penambangan. upaya konservasi mampu meminimalisir laju erosi menjadi 22, 32 ton/ha/tahun.Dengan upaya perbaikan lingkungan, kriteria kerusakan lingkungan pada lokasi penambangan bisa diminimalisir menjadi ringan.

Item Type: Thesis (Masters)
Subjects: T Technology > TN Mining engineering. Metallurgy
Divisions: Faculty of Engineering, Science and Mathematics > School of Chemistry
Depositing User: Eny Suparny
Date Deposited: 18 Jul 2016 07:11
Last Modified: 18 Jul 2016 07:11
URI: http://eprints.upnyk.ac.id/id/eprint/4797

Actions (login required)

View Item View Item