Optimalisasi Unit Instalasi Pengolahan Lindi untuk Menurunkan Emisi Gas Rumah Kaca (CO₂-eq) Berdasarkan Metode IPCC di TPA Wukirsari Kabupaten Gunungkidul

Mufid Rona Nuansa, . (2026) Optimalisasi Unit Instalasi Pengolahan Lindi untuk Menurunkan Emisi Gas Rumah Kaca (CO₂-eq) Berdasarkan Metode IPCC di TPA Wukirsari Kabupaten Gunungkidul. Skripsi thesis, UNIVERSITAS PEMBANGUNAN NASIONAL VETERAN YOGYAKARTA.

[thumbnail of Cover_114220037.pdf] Text
Cover_114220037.pdf

Download (206kB)
[thumbnail of Abstrak_114220037.pdf] Text
Abstrak_114220037.pdf

Download (247kB)
[thumbnail of Halaman Pengesahan_114220037.pdf] Text
Halaman Pengesahan_114220037.pdf

Download (386kB)
[thumbnail of Daftar Isi_114220037.pdf] Text
Daftar Isi_114220037.pdf

Download (345kB)
[thumbnail of Daftar Pustaka_114220037.pdf] Text
Daftar Pustaka_114220037.pdf

Download (221kB)
[thumbnail of Fulltext_114220037.pdf] Text
Fulltext_114220037.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (14MB)
Official URL: https://upnyk.ac.id/

Abstract

Pengolahan air lindi di TPA Wukirsari perlu ditangani secara cepat karena beban organik lindi yang tinggi dapat menurunkan kualitas efluen dan meningkatkan emisi gas rumah kaca dari proses pengolahan. Kondisi ini menjadi penting karena IPL tidak hanya dituntut memenuhi baku mutu efluen, tetapi juga perlu mendukung mitigasi emisi berbasis pendekatan inventarisasi IPCC. Evaluasi dilakukan menggunakan parameter BOD, COD, TSS, pH, dan Total N, serta penilaian kesesuaian terhadap kriteria desain untuk mengidentifikasi penyebab rendahnya performa. Sampel lindi diambil pada lima titik pada setiap unit pengolahan dan dianalisis di laboratorium, kemudian dibandingkan dengan baku mutu yang berlaku. Kinerja unit dinilai melalui efektivitas penurunan beban pencemar dan dikaji terhadap kriteria desain unit, sedangkan emisi GRK dihitung menggunakan pendekatan IPCC Tier 1 dan dikonversi ke CO₂-eq menggunakan GWP IPCC AR6. Hasil menunjukkan efluen outlet belum memenuhi baku mutu untuk BOD (562 mg/L), COD (1112,5 mg/L), dan TSS (141 mg/L), sedangkan pH (8,6) dan Total N (48,3 mg/L) masih memenuhi. Efektivitas pada unit awal cenderung rendah hingga negatif, terutama pada kolam anaerobik untuk BOD <0%) dan TSS (<0%), yang mengindikasikan proses tidak stabil serta ketidaksesuaian kriteria desain. Estimasi emisi GRK dari IPL mencapai 6.084.150,64 kg CO₂-eq/tahun, dengan kontribusi CH₄ sebesar 3.399.937,699 kg CO₂-eq/tahun dan N₂O sebesar 2.684.212,942 kg CO₂-eq/tahun, sehingga CH₄ menjadi kontributor terbesar sekitar 56%. Optimalisasi yang direkomendasikan meliputi pengendalian shock loading, perbaikan waktu detensi hidraulik, peningkatan aerasi, serta penambahan pengolahan lanjutan untuk meningkatkan mutu efluen sekaligus menurunkan emisi CO₂-eq. Setelah dilakukan optimalisasi, diketahui estimasi emisi CH₄ sebesar 66.978,91 kg/tahun setara 1.821.826,47 kg CO₂-eq/tahun, sedangkan emisi N₂O sebesar 9.832,282 kg/tahun setara 2.684.212,942 kg CO₂-eq/tahun, dengan total 1.821.826,47 kg CO₂-eq/tahun. Dibandingkan kondisi eksisting 6.084.150,64 kg CO₂-eq/tahun, optimalisasi menurunkan emisi sebesar 1.578.111,22 kg CO₂-eq/tahun atau 25,94%.

Kata kunci: CO₂-ekuivalen; IPCC; Instalasi pengolahan lindi; Optimalisasi unit; Tempat pemrosesan akhir

Item Type: Tugas Akhir (Skripsi)
Additional Information: MUFID RONA NUANSA (Penulis - 114220037) ; AYU UTAMI
Uncontrolled Keywords: CO₂-ekuivalen; IPCC; Instalasi pengolahan lindi; Optimalisasi unit; Tempat pemrosesan akhir
Subjek: Q Science > Q Science (General)
T Technology > TD Environmental technology. Sanitary engineering
T Technology > TH Building construction
Divisions: Fakultas Teknologi Mineral dan Energi > (S1) Teknik Lingkungan
Depositing User: Indah Lestari
Date Deposited: 22 Apr 2026 09:02
Last Modified: 22 Apr 2026 09:02
URI: http://eprints.upnyk.ac.id/id/eprint/47898

Actions (login required)

View Item View Item