Nabila Dinda Shalsabilla Pinonto'an, . (2026) INSTITUSI DAN TRANSISI ENERGI: KASUS KETERGANTUNGAN BATU BARA DALAM BAURAN ENERGI POLANDIA. Skripsi thesis, Universitas Pembangunan Nasional Veteran Yogyakarta.
|
Text
Halaman Sampul (Cover).pdf Download (243kB) |
|
|
Text
Abstrak.pdf Download (243kB) |
|
|
Text
Halaman Pengesahan.pdf Download (1MB) |
|
|
Text
Daftar Isi.pdf Download (243kB) |
|
|
Text
Daftar Pustaka.pdf Download (273kB) |
|
|
Text
Skripsi Fulltext.pdf Restricted to Repository staff only Download (6MB) |
Abstract
Transisi menuju energi rendah karbon menjadi agenda utama Uni Eropa, namun
implementasinya menghadapi tantangan serius di negara anggota yang masih
bergantung pada bahan bakar fosil. Polandia merupakan salah satu negara di mana
batu bara tetap mendominasi bauran energi nasional meskipun terdapat komitmen
formal terhadap kebijakan transisi energi Uni Eropa. Penelitian ini bertujuan untuk
menganalisis mengapa Polandia tetap mempertahankan batu bara sebagai sumber
energi utama di tengah tekanan regulatif dan normatif Uni Eropa untuk melakukan
dekarbonisasi. Penelitian ini menggunakan pendekatan historical institutionalism
dengan konsep path-dependence dan lock-in sebagai kerangka analitis utama.
Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif dengan teknik pengumpulan
data berupa studi literatur terhadap dokumen kebijakan, laporan institusional,
regulasi Uni Eropa, serta publikasi akademik yang relevan. Analisis dilakukan
melalui studi kasus untuk menelusuri bagaimana lintasan historis, struktur
institusional, dan dinamika sosial-politik membentuk ketergantungan energi
Polandia terhadap batu bara. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ketergantungan
tersebut merupakan konsekuensi dari keputusan historis sejak era industrialisasi dan
komunisme yang menciptakan struktur institusional dan teknologi berbasis batu
bara. Ketergantungan ini diperkuat terutama oleh technological lock-in melalui
infrastruktur energi dan social lock-in yang dilegitimasi oleh identitas nasional dan
kepentingan politik aktor domestik. Tekanan Uni Eropa mendorong Polandia
melakukan penyesuaian kebijakan secara formal, namun perubahan yang terjadi
bersifat inkremental dan kompromistis. Penelitian ini menyimpulkan bahwa transisi
energi di Polandia terhambat oleh keterkuncian sistemik yang bersumber dari
lintasan historis dan kepentingan institusional yang mengakar. Temuan ini
menegaskan pentingnya memahami dimensi institusional dan sosial dalam
merancang kebijakan transisi energi yang lebih efektif dan berkeadilan.
Kata kunci: Transisi Energi, Batu Bara, Path-Dependence; Lock-in; Polandia
| Item Type: | Tugas Akhir (Skripsi) |
|---|---|
| Additional Information: | Nabila Dinda Shalsabilla Pinonto'an (Penulis - 151210120) Nikolaus Loy (Pembimbing) |
| Uncontrolled Keywords: | Kata kunci: Transisi Energi, Batu Bara, Path-Dependence; Lock-in; Polandia |
| Subjek: | J Political Science > JA Political science (General) J Political Science > JF Political institutions (General) J Political Science > JZ International relations |
| Divisions: | Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik > (S1) Ilmu Hubungan Internasional |
| Depositing User: | Bayu Pambudi |
| Date Deposited: | 01 Apr 2026 06:12 |
| Last Modified: | 01 Apr 2026 06:12 |
| URI: | http://eprints.upnyk.ac.id/id/eprint/47560 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
