ANALISIS KOMPARATIF PENGELOLAAN KEUANGAN PADA MODEL KELEMBAGAAN PENGELOLAAN SAMPAH DAERAH UNTUK MENDUKUNG GREEN ECONOMY: Studi Kasus pada UPTD Pelayanan Persampahan Kota Cimahi

Putri Nurmalasari, . (2025) ANALISIS KOMPARATIF PENGELOLAAN KEUANGAN PADA MODEL KELEMBAGAAN PENGELOLAAN SAMPAH DAERAH UNTUK MENDUKUNG GREEN ECONOMY: Studi Kasus pada UPTD Pelayanan Persampahan Kota Cimahi. Tesis thesis, Universitas Pembangunan Nasional Veteran Yogyakarta.

[thumbnail of Cover_242232016.pdf] Text
Cover_242232016.pdf

Download (400kB)
[thumbnail of Abstrak_242232016.pdf] Text
Abstrak_242232016.pdf

Download (65kB)
[thumbnail of Halaman Pengesahan_242232016.pdf] Text
Halaman Pengesahan_242232016.pdf

Download (546kB)
[thumbnail of Daftar Isi_242232016.pdf] Text
Daftar Isi_242232016.pdf

Download (139kB)
[thumbnail of Daftar Pustaka_242232016.pdf] Text
Daftar Pustaka_242232016.pdf

Download (135kB)
[thumbnail of Fulltext_242232016.pdf] Text
Fulltext_242232016.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (24MB)
Official URL: https://upnyk.ac.id

Abstract

Penelitian ini bertujuan menganalisis model kelembagaan dan pengelolaan keuangan dalam layanan persampahan daerah untuk merumuskan bentuk kelembagaan yang paling sesuai dalam mendukung efektivitas layanan dan pencapaian agenda green economy. Dengan menggunakan metode kualitatif melalui pendekatan studi kasus pada UPTD Pelayanan Persampahan Kota Cimahi, penelitian ini menelaah praktik penganggaran, mekanisme pengelolaan pendapatan, struktur belanja, serta tata kelola kelembagaan melalui wawancara mendalam, observasi lapangan, dokumentasi, dan diskusi kelompok terarah bersama pemangku kepentingan terkait. Hasil penelitian menunjukkan bahwa UPTD sebagai model kelembagaan dasar memiliki keterbatasan signifikan, terutama karena ketergantungan penuh pada APBD, rigiditas anggaran, dan minimnya fleksibilitas operasional sehingga sulit merespons dinamika timbulan sampah maupun mengembangkan inovasi layanan. Model BUMD menawarkan fleksibilitas dan peluang pendanaan yang lebih besar, namun berorientasi profit sehingga kurang selaras dengan karakter layanan dasar yang membutuhkan keterjangkauan dan keberlanjutan publik. Sebaliknya, model UPTD–BLUD memberikan keseimbangan antara fleksibilitas dan orientasi pelayanan publik, karena memungkinkan pengelolaan pendapatan secara langsung, percepatan pengambilan keputusan operasional, serta peluang penguatan ekonomi sirkular tanpa kehilangan kontrol pemerintah terhadap fungsi layanan dasar. Penelitian ini menyimpulkan bahwa UPTD–BLUD merupakan model kelembagaan yang paling sesuai untuk meningkatkan efektivitas layanan persampahan, memperkuat tata kelola keuangan, serta mendukung implementasi green economy di Kota Cimahi.

Kata kunci: pengelolaan sampah, green economy, sektor publik, pengelolaan keuangan, lembaga pemerintah daerah

Item Type: Tugas Akhir (Tesis)
Additional Information: Putri Nurmalasari (Penulis - 242232016) Januar Eko Prasetio (Pembimbing 1) Kusharyanti (Pembimbing 2)
Uncontrolled Keywords: pengelolaan sampah, green economy, sektor publik, pengelolaan keuangan, lembaga pemerintah daerah
Subjek: H Social Sciences > HG Finance
H Social Sciences > HJ Public Finance
Divisions: Fakultas Ekonomi dan Bisnis > (S2) Magister Akuntansi
Depositing User: Indah Lestari
Date Deposited: 31 Mar 2026 00:48
Last Modified: 31 Mar 2026 00:48
URI: http://eprints.upnyk.ac.id/id/eprint/47499

Actions (login required)

View Item View Item