STRATEGI ENTERTAINMENT DIPLOMACY PEMERINTAH SINGAPURA DALAM MENINGKATKAN PARIWISATA MELALUI PENYELENGGARAAN KONSER PASCA COVID-19: Studi Kasus The Eras Tour

Theresia Pietra Maharani, . (2026) STRATEGI ENTERTAINMENT DIPLOMACY PEMERINTAH SINGAPURA DALAM MENINGKATKAN PARIWISATA MELALUI PENYELENGGARAAN KONSER PASCA COVID-19: Studi Kasus The Eras Tour. Skripsi thesis, Universitas Pembangunan Nasional Veteran Yogyakarta.

[thumbnail of 1_Cover_151220126.pdf] Text
1_Cover_151220126.pdf

Download (153kB)
[thumbnail of 2_Abstrak_151220126.pdf] Text
2_Abstrak_151220126.pdf

Download (248kB)
[thumbnail of 3_Halaman Pengesahan_151220126.pdf] Text
3_Halaman Pengesahan_151220126.pdf

Download (242kB)
[thumbnail of 4_Daftar Isi_15122016.pdf] Text
4_Daftar Isi_15122016.pdf

Download (300kB)
[thumbnail of 5_Daftar Pustaka_151220126.pdf] Text
5_Daftar Pustaka_151220126.pdf

Download (257kB)
[thumbnail of 6_Skripsi Full_15122016.pdf] Text
6_Skripsi Full_15122016.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (1MB)
Official URL: http://upnyk.ac.id

Abstract

Pandemi COVID-19 meninggalkan dampak signifikan pada pariwisata global. Singapura menjadi salah satu negara yang mengalami penurunan pesat dalam jumlah wisatawan dan pendapatan negara. Sebagai upaya pemulihan pasca pandemi, pemerintah Singapura mengadopsi strategi entertainment diplomacy yang memanfaatkan konser sebagai instrument soft powernya, salah satu bukti nyata diraih melalui penyelenggaraan konser The Eras Tour. Penelitian ini bertujuan untk menganalisis bagaimana strategi entertainment diplomacy di Singapura bekerja untuk membangun kembali sektor pariwisata yang terdampak akibat pandemi melalui studi kasus konser Taylor Swift. Kerangka pemikiran yang digunakan mengacu pada konsep soft power oleh Joseph Nye, entertainment diplomacy oleh Maud Quessard, serta teori nation branding oleh Simon Anholt melalui model Anholt Brand Hexagon. Metode yang digunakan merupakan kualitatif deskriptif dengan Teknik pengumpulan data berupa studi dokumentasi seperti laporan resmi pemerintah, publikasi lembaga, data pariwisata, sumber akademik, serta media. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa penyelenggaraan konser The Eras Tour mengambil kontribusi besar terhadap pemulihan pendapatan pariwisata, jumlah wisatawan, sekaligus memperkuat citra Singapura sebagai pusat hiburan dan acara internasional di Asia Tenggara. Dengan begitu, penelitian ini menegaskan bahwa strategi entertainment diplomacy yang dirancang secara terstruktur dan terintegrasi efektif dalam mendorong pemulihan pariwisata dan memperkuat nation branding Singapura pasca pandemi COVID-19.

Kata kunci: entertainment diplomacy, nation branding, pariwisata, Singapura, konser internasional

Item Type: Tugas Akhir (Skripsi)
Additional Information: Theresia Pietra Maharani (Penulis -151220126) Ludiro Madu (Pembimbing)
Uncontrolled Keywords: entertainment diplomacy, nation branding, pariwisata, Singapura, konser internasional
Subjek: J Political Science > JF Political institutions (General)
J Political Science > JZ International relations
Divisions: Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik > (S1) Ilmu Hubungan Internasional
Depositing User: Indah Lestari
Date Deposited: 26 Feb 2026 00:48
Last Modified: 26 Feb 2026 00:48
URI: http://eprints.upnyk.ac.id/id/eprint/47173

Actions (login required)

View Item View Item