Bukhoironi Hakim, . (2026) ANALISIS PERUBAHAN KUALITAS AIR IRIGASI AKIBAT LIMBAH INDUSTRI TAHU DI DUSUN JANTEN KALURAHAN NGESTIHARJO KAPANEWON KASIHAN KABUPATEN BANTUL. Skripsi thesis, Universitas Pembangunan Nasional Veteran Yogyakarta.
|
Text
2_Cover_133210097_Bukhoironi Hakim.pdf Download (138kB) |
|
|
Text
3_Abstrak_133210097_Bukhoironi Hakim.pdf Download (168kB) |
|
|
Text
4_Halaman Pengesahan_133210097_Bukhoironi Hakim.pdf Download (348kB) |
|
|
Text
5_Daftar Isi_133210097_Bukhoironi Hakim.pdf Download (263kB) |
|
|
Text
6_Daftar Pustaka_133210097_Bukhoironi Hakim.pdf Download (178kB) |
|
|
Text
1_Skripsi full_133210097_Bukhoironi Hakim.pdf Restricted to Repository staff only Download (4MB) |
Abstract
Sentra industri tahu yang berada di Dusun Janten, Kalurahan Ngestiharjo, Kapanewon Kasihan, Kabupaten Bantul menghasilkan sisa pengolahan berupa limbah cair yang dibuang ke saluran irigasi. Limbah yang dibuang tanpa diolah dapat terakumulasi bisa membahayakan dan berdampak negatif pada lingkungan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perubahan kualitas air irigasi dan tingkat pencemaran air irigasi di Dusun Janten Kalurahan Ngestiharjo, Kapanewon Kasihan, Kabupaten Bantul. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kuantitatif, metode penentuan titik sampel secara purposive sampling. Parameter yang diukur meliputi sifat fisika (temperatur, TDS, TSS) dan sifat kimia (pH, BOD, COD, DO, nitrat, total fosfat). Analisis kualitas air dilakukan dengan membandingkan hasil pengujian lapangan dan laboratorium terhadap baku mutu air kelas III berdasarkan Peraturan Pemerintah Nomor 82 Tahun 2001. Penentuan status mutu air menggunakan Metode STORET dengan penilaian parameter fisika, kimia, dan biologi untuk menentukan tingkat pencemaran berdasarkan skor yang diperoleh. Hasil analisis menunjukkan bahwa limbah tahu telah menyebabkan perubahan penurunan kualitas air irigasi di Dusun Janten Jika titik sampel 1 inlet (kontrol) dibandingkan dengan titik sampel 7 outlet, Parameter yang mengalami perubahan yaitu TDS 136mg/L menjadi 162 mg/L ,BOD 2,7 mg/L menjadi 60,2 mg/L ,COD 7,8 mg/L menjadi 137,5 mg/L ,TSS 11 mg/L menjadi 26 mg/L ,DO 6,5 mg/L menjadi 0,6 mg/L , dan Fosfat 0,600 mg/L menjadi 1,092 mg/L. Kualitas air irigasi Sungai Bayem berdasarkan analisis dengan metode STORET memiliki skor -40 yang tergolong pada kelas D dengan kategori cemar berat.
Kata Kunci : air irigasi, baku mutu air kelas III, kualitas air, metode STORET
| Item Type: | Tugas Akhir (Skripsi) |
|---|---|
| Additional Information: | Bukhoironi Hakim (penulis - 133210097) Eko Amiadji Julianto (pembimbing) |
| Uncontrolled Keywords: | air irigasi, baku mutu air kelas III, kualitas air, metode STORET |
| Subjek: | S Agriculture > S Agriculture (General) |
| Divisions: | Fakultas Pertanian > (S1) Ilmu Tanah |
| Depositing User: | Bayu Pambudi |
| Date Deposited: | 03 Feb 2026 01:30 |
| Last Modified: | 03 Feb 2026 01:30 |
| URI: | http://eprints.upnyk.ac.id/id/eprint/46957 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
