Agasta, Yos (2025) STRATEGI PENGENDALIAN PENCEMARAN BERDASARKAN ANALISIS KUALITAS AIR SUNGAI KUNING DI KALURAHAN MAGUWOHARJO DAN PURWOMARTANI, D.I. YOGYAKARTA. Skripsi thesis, Universitas Pembangunan Nasional Veteran Yogyakarta.
|
Text
1_Skripsi full_114190077_Yos Agasta.pdf Restricted to Repository staff only Download (13MB) |
|
|
Text
2_cover_114190077_Yos Agasta.pdf Download (90kB) |
|
|
Text
3_abstrak_114190077_Yos Agasta.pdf Download (97kB) |
|
|
Text
4_halaman pengesahan_114190077_Yos Agasta.pdf Download (479kB) |
|
|
Text
5_daftar isi_114190077_Yos Agasta.pdf Download (83kB) |
|
|
Text
6_daftar pustaka_114190077_Yos Agasta.pdf Download (114kB) |
Abstract
Penelitian ini didasarkan pada tingginya aktivitas pada permukiman, budidaya
perikanan, pertanian, serta industri yang berpotensi mencemari sungai melalui
buangan domestik maupun non-domestik. Penelitian ini dilakukan untuk
mengevaluasi kualitas air serta mengetahui status mutu air dan beban pencemaran
Sungai Kuning di Kalurahan Maguwoharjo, dan Purwomartani, Daerah Istimewa
Yogyakarta, serta merumuskan strategi pengendalian pencemarannya. Metode
penelitian yang digunakan adalah metode kualitatif dan kuantitatif dengan metode
pengumpulan data berupa survei lapangann, pengambilan sampel air di empat titik dan
analisis laboratorium terhadap parameter fisik (Total Suspended Solid/TSS), kimia
(pH, Biological Oxygen Demand/BOD, Chemical Oxygen Demand/COD, fosfat,
minyak dan lemak, amoniak), dan biologi (total coliform) serta analisis SWOT untuk
merancang strategi pengendalian pencemaran Sungai Kuning daerah penelitian.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa beberapa parameter kualitas air telah melebihi
baku mutu air sungai kelas II berdasarkan Peraturan Pemerintah Nomor 22 Tahun
2021, antara lain TSS mencapai 144 mg/L (baku mutu 50 mg/L), BOD 14,77 mg/L
(baku mutu 3 mg/L), fosfat 0,373 mg/L (baku mutu 0,2 mg/L), dan total coliform
hingga 49.000 MPN/100 mL (baku mutu 5.000 MPN/100 mL). Analisis menggunakan
metode Indeks Pencemaran (IP) mengindikasikan status mutu air berada dalam
kategori tercemar ringan hingga sedang dengan nilai IP berkisar antara 3,23 – 4,38.
Beban pencemar dari keempat titik sungai kuning diperoleh nilai total BOD sebesar
2732,05 Kg/hari, COD 3659,40 Kg/hari, TSS 30407,53 Kg/hari, Fosfat 159,36
Kg/hari, Minyak dan Lemak 298,93 Kg/hari serta Amoniak 33,58 Kg/hari.. Strategi
pengendalian pencemaran Sungai kuning dapat dilakukan melalui: pendekatan teknis
berupa revitalisasi IPAL komunal, pendekatan sosial melalui program edukasi dan
pemberdayaan masyarakat, serta pendekatan institusional dengan memperkuat
koordinasi antar pemangku kepentingan dan penegakan regulasi.
Kata Kunci: Analisis SWOT, Indeks Pencemaran, Kualitas Air, Pencemaran Sungai,
Pengendalian Pencemaran,
| Item Type: | Tugas Akhir (Skripsi) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Analisis SWOT, Indeks Pencemaran, Kualitas Air, Pencemaran Sungai, Pengendalian Pencemaran, |
| Subjek: | T Technology > TD Environmental technology. Sanitary engineering |
| Divisions: | Fakultas Teknologi Mineral dan Energi > (S1) Teknik Lingkungan |
| Depositing User: | Eny Suparny |
| Date Deposited: | 29 Jan 2026 04:14 |
| Last Modified: | 29 Jan 2026 04:14 |
| URI: | http://eprints.upnyk.ac.id/id/eprint/46897 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
