RAHMAWATI, KINGKIN (2025) GEOLOGI DAN ANALISA KUALITAS BATUBARA SEAM T2 SERIES PADA PIT W1 WIUP TEI DUSUN GUMPA DAN SEKITARNYA, BARITO TIMUR, KALIMANTAN TENGAH. Skripsi thesis, Universitas Pembangunan Nasional Veteran Yogyakarta.
|
Text
2_Cover_111210135_Kingkin Rahmawati.pdf Download (135kB) |
|
|
Text
1_Skripsi Full_111210135_Kingkin Rahmawati.pdf Restricted to Repository staff only Download (21MB) |
|
|
Text
3_Abstrak_111210135_Kingkin Rahmawati.pdf Download (255kB) |
|
|
Text
3_Abstrak_111210135_Kingkin Rahmawati.pdf Download (255kB) |
|
|
Text
4_Halaman Pengesahan_111210135_Kingkin Rahmawati.pdf Download (253kB) |
|
|
Text
5_Daftar Isi_111210135_Kingkin Rahmawati.pdf Download (168kB) |
|
|
Text
6_Daftar Pustaka_111210135_Kingkin Rahmawati.pdf Download (134kB) |
Abstract
Penelitian ini dilakukan di Desa Gumpa, Kabupaten Barito Timur, Kalimantan
Tengah, dengan tujuan untuk mengetahui kondisi geologi dan kualitas batubarapada Seam T2 Series. Kajian geologi meliputi geomorfologi, stratigrafi, strukturgeologi, dan lingkungan pengendapan, sedangkan kualitas batubara dianalisismelalui uji proksimat berdasarkan parameter moisture, ash, volatile matter, fixed
carbon, dan calorific value. Metode yang digunakan mencakup pemetaan geologipermukaan, analisis laboratorium, serta interpretasi data bor. Hasil penelitian
menunjukkan bahwa batubara terbentuk pada lingkungan pengendapan upper deltaplain dengan satuan batuan berupa batupasir dan batulempung sisipan batupasir
serta batubara. Seam T2 Series diklasifikasikan sebagai batubara subbituminus. Petapersebaran kualitas batubara seam T2 di daerah penelitian menunjukkan variasi
yang dipengaruhi oleh kondisi geologi. Kandungan ash tertinggi berada di bagiantimur dengan nilai 6,1–7% (adb), yang kemungkinan disebabkan oleh keberadaan
sesar turun. Kandungan moisture tertinggi terdapat di bagian selatan dengan nilai
15–17% (adb), diduga akibat overburden yang bersifat impermeabel sehingga
menjaga kelembaban batubara. Nilai sulfur relatif tinggi (0,65–0,75% adb)
ditemukan di timur laut, juga berkaitan dengan pengaruh struktur sesar. Calorificvalue didominasi oleh nilai 3290–3300 (ar), tersebar merata di wilayah penelitian,yang mengindikasikan proses pemadatan dan pemanasan batubara yang cukup lamadan dalam.
Kata kunci: Geologi, Batubara, Seam T2 Series, Proksimat, Barito Timur, Delta
Plain, Subbituminus
| Item Type: | Tugas Akhir (Skripsi) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Geologi, Batubara, Seam T2 Series, Proksimat, Barito Timur, Delta Plain, Subbituminus |
| Subjek: | Q Science > QE Geology |
| Divisions: | Fakultas Teknologi Mineral dan Energi > (S1) Teknik Geologi |
| Depositing User: | Eny Suparny |
| Date Deposited: | 27 Jan 2026 03:50 |
| Last Modified: | 27 Jan 2026 03:50 |
| URI: | http://eprints.upnyk.ac.id/id/eprint/46816 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
