Hanifah Budi Novitasari, . (2026) EFEKTIVITAS PENGELOLAAN AIR ASAM TAMBANG DENGAN PENERAPAN FLOATING CONSTRUCTED WETLAND DI PT. BUKIT ASAM TBK., SUMATERA SELATAN. Skripsi thesis, Universitas Pembangunan Nasional Veteran Yogyakarta.
|
Text
1_Halaman Sampul (Cover)_114210073_Hanifah Budi Novitasari.pdf Download (207kB) |
|
|
Text
2_Abstrak_114210073_Hanifah Budi Novitasari.pdf Download (260kB) |
|
|
Text
3_Halaman Pengesahan_114210073_Hanifah Budi Novitasari.pdf Download (208kB) |
|
|
Text
4_Daftar Isi_114210073_Hanifah Budi Novitasari.pdf Download (270kB) |
|
|
Text
5_Daftar Pustaka_114210073_Hanifah Budi Novitasari.pdf Download (262kB) |
|
|
Text
6_Skripsi fulltext_114210073_Hanifah Budi Novitasari.pdf Restricted to Repository staff only Download (5MB) |
Abstract
Kegiatan penambangan batubara yang memanfaatkan sistem penambangan terbuka, mengekspos mineral sulfida ke udara dan air, dan mengarah pada pembentukan air asam tambang asam. Pengolahan air asam tambang di kolam pengendapan lumpur (KPL) X PT. Bukit Asam merupakan pengolahan aktif berupa pembubuhan kapur yang kerap didapati tantangan dalam memenuhi standar kualitas lingkungan untuk pH dan Mn secara konsisten. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan karakteristik limbah air asam tambang yang tertampung dalam KPL X PT. Bukit Asam Tbk; menganalisis pengaruh akar wangi dan purun tikus dalam penerapan Floating Constructed Wetland terhadap nilai parameter pH, TSS, Fe dan Mn skala laboratorium dan menentukan arahan penerapan Floating Constructed Wetland di KPL X dalam skala lapangan.
Penelitian diawali dengan pengujian kualitas air asam tambang terhadap parameter pH, TSS, Fe, dan Mn. Parameter pH dan Mn pada inlet menunjukkan hasil melebihi baku mutu. Pengolahan dilakukan dengan pembuatan sistem floating constructed wetland skala laboratorium menggunakan reaktor percobaan. Perlakuan percobaan masing-masing variasi jenis tanaman akar wangi (Vetiveria zizanioides) dan purun tikus (Eleocharis dulcis) dalam waktu 20 hari. Sampel air dianalisis setiap 4 hari sekali menggunakan metode uji sesuai dengan masing-masing parameter kualitas air. Analisis data meliputi efektivitas kedua jenis tanaman yang diterapkan pada floating constructed wetland serta analisis statistik deskriptif dan regresi linier sederhana untuk menilai pengaruh jenis tanaman dan durasi pengolahan pada parameter kualitas air.
Berdasarkan hasil penelitian, air asam tambang pada kompartemen inlet KPL X menunjukkan nilai pH sebesar 4,66, kadar TSS sebesar 256 mg/L, konsentrasi Fe sebesar 6,3849 mg/L, dan konsentrasi Mn sebesar 4,2103 mg/L. Efektivitas terbaik untuk menurunkan parameter logam terdapat pada perlakuan dengan tanaman akar wangi sedangkan efektivitas terbaik untuk menurunkan parameter TSS terdapat pada perlakuan dengan tanaman purun tikus. Parameter pH untuk kedua perlakuan hingga hari terakhir belum memenuhi baku mutu yang ditentukan. Rekomendasi pengelolaan yang dapat diterapkan pada daerah penelitian adalah dengan sedimentasi pada kompartemen 2, 4 dan 5. Pembubuhan kapur dilakukan pada kompartemen 3. floating constructed wetland dengan tanaman akar wangi diterapkan pada kompartemen 6. desain floating constructed wetland dengan rangka apung pipa PVC 4 x 6 m sebanyak 6 buah yang ditanami dengan tanaman akar wangi pada kolam eksisting.
Kata kunci: Air Asam Tambang, Floating Constructed Wetland, Akar wangi, Purun Tikus
| Item Type: | Tugas Akhir (Skripsi) |
|---|---|
| Additional Information: | Hanifah Budi Novitasari (Penulis - 114210073) Eni Muryani (Pembimbing) |
| Uncontrolled Keywords: | Air Asam Tambang, Floating Constructed Wetland, Akar wangi, Purun Tikus |
| Subjek: | T Technology > TA Engineering (General). Civil engineering (General) T Technology > TD Environmental technology. Sanitary engineering |
| Divisions: | Fakultas Teknologi Mineral dan Energi > (S1) Teknik Lingkungan |
| Depositing User: | Bayu Pambudi |
| Date Deposited: | 22 Jan 2026 08:23 |
| Last Modified: | 22 Jan 2026 08:23 |
| URI: | http://eprints.upnyk.ac.id/id/eprint/46682 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
