DECLINE CURVE ANALYSIS UNTUK MENENTUKAN CADANGAN SISA LAPANGAN "EG"

Ezekiel Gagat Ota Panjalu, . (2026) DECLINE CURVE ANALYSIS UNTUK MENENTUKAN CADANGAN SISA LAPANGAN "EG". Skripsi thesis, Universitas Pembangunan Nasional Veteran Yogyakarta.

[thumbnail of 1_Cover_113210067.pdf] Text
1_Cover_113210067.pdf

Download (191kB)
[thumbnail of 2_Abstrak_113210067.pdf] Text
2_Abstrak_113210067.pdf

Download (220kB)
[thumbnail of 3_Halaman Pengesahan_113210067.pdf] Text
3_Halaman Pengesahan_113210067.pdf

Download (285kB)
[thumbnail of 4_Daftar Isi_113210067.pdf] Text
4_Daftar Isi_113210067.pdf

Download (331kB)
[thumbnail of 5_Daftar Pustaka_113210067.pdf] Text
5_Daftar Pustaka_113210067.pdf

Download (173kB)
[thumbnail of 6_Skripsi Full_113210067.pdf] Text
6_Skripsi Full_113210067.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (3MB)
Official URL: https://upnyk.ac.id

Abstract

Laju produksi pada Lapangan EG mengalami penurunan, dimana hal ini perlu diantisipasi untuk mencapai target keekonomisan. Oleh karena itu dilakukan analisis decline curve pada Lapangan EG untuk menentukan cadangan sisa dan sisa umur produksi Lapangan EG sebagai acuan dilaksanakannya pengembangan. Lapangan EG sendiri terletak di Cekungan Sumatera Selatan dengan karakteristik reservoir multi layered, sehingga perlu pendekatan khusus dalam perhitungan estimasi cadangan sisa. Lapangan EG memiliki 8 blok yang dipisahkan oleh patahan dan terdapat 11 layer aktif. Penelitian ini berfokus pada Layer C Blok 1 dan Layer C Blok 2 karena berdasarkan studi yang dilakukan sebelumnya, Layer C dikedua blok tersebut memiliki produksi yang cukup tinggi.
Pada Layer C Blok 1 terdiri dari lima sumur dengan cominggled completion, sehingga perlu dilakukannya splitting alokasi produksi untuk mengetahui bobot produksi pada Layer C. Splitting alokasi produksi digunakan metode kh, dimana parameter yang digunakan berupa permeabilitas (k) dan ketebalan (h). Hasil splitting selanjutnya dianalisis menggunakan metode Decline Curve Analysis (DCA) untuk mendapatkan parameter DCA berupa nilai b dan Di. Parameter tersebut dapat digunakan untuk memperkirakan tren penurunan produksi, estimated ultimate recovery (EUR), remaining reserves (RR) dan remaining lifetime (RLT).
Berdasarkan proyeksi decline curve analysis, didapat hasil estimated ultimate recovery (EUR) untuk Layer C Blok 1 sebesar 525,70 Mstb dengan remaining reserves (RR) sebesar 56,41 Mstb dan remaining lifetime (RLT) sekitar 4,43 tahun dengan tipe decline harmonic serta nilai Di sebesar 0,3807. Sedangkan untuk Layer C Blok 2, didapat nilai EUR sebesar 484.02 Mstb dengan RR sebesar 13,07 Mstb dan RLT sekitar 0,83 tahun dengan tipe decline harmonic serta nilai Di sebesar 0,8912. Hasil penelitian ini menggambarkan potensi Lapangan EG yang dapat diproduksikan serta estimasi umur lapangan di masa depan.

Kata kunci: cadangan, decline curve, forecast, splitting

Item Type: Tugas Akhir (Skripsi)
Additional Information: Ezekiel Gagat Ota Panjalu (Penulis-113210067) Mia Ferian Helmy (Pembimbing)
Uncontrolled Keywords: cadangan, decline curve, forecast, splitting
Subjek: T Technology > TN Mining engineering. Metallurgy
Divisions: Fakultas Teknologi Mineral dan Energi > (S1) Teknik Perminyakan
Depositing User: Bayu Pambudi
Date Deposited: 22 Jan 2026 06:43
Last Modified: 22 Jan 2026 06:43
URI: http://eprints.upnyk.ac.id/id/eprint/46662

Actions (login required)

View Item View Item