Farrel Alvito Adam, . (2026) PENENTUAN CADANGAN HIDROKARBON TERSISA MENGGUNAKAN METODE DECLINE CURVE ANALYSIS PADA PLATFORM “F” LAPANGAN “FAR”. Skripsi thesis, Universitas Pembangunan Nasional Veteran Yogyakarta.
|
Text
1_Cover_113210046.pdf Download (225kB) |
|
|
Text
2_Abstrak_113210046.pdf Download (230kB) |
|
|
Text
3_Halaman Pengesahan_113210046.pdf Download (217kB) |
|
|
Text
4_Daftar Isi_113210046.pdf Download (356kB) |
|
|
Text
5_Daftar Pustaka_113210046.pdf Download (184kB) |
|
|
Text
6_Skripsi Full_113210046.pdf Restricted to Repository staff only Download (6MB) |
Abstract
Lapangan “FAR” merupakan lapangan minyak lepas pantai yang telah berproduksi dalam jangka waktu panjang dan saat ini berada pada tahap produksi lanjut (mature field). Kondisi tersebut ditandai dengan penurunan laju produksi minyak, peningkatan water cut, serta semakin banyaknya sumur dan zona yang telah mencapai batas keekonomian dan ingin dilakukannya pengembangan.
Penelitian ini bertujuan untuk mengestimasi cadangan hidrokarbon tersisa pada Platform “F” Lapangan “FAR” menggunakan metode decline curve analysis (DCA). Analisis dilakukan secara zonal pada sub zona yang memenuhi kriteria teknis dan keekonomian, yaitu “Zone 1b2”, “Zone 2a”, “Zone 2b”, dan “Zone 3a”. Pemilihan tipe kurva penurunan dilakukan berdasarkan data produksi historis, di mana nilai decline exponent (b) yang mendekati nol menunjukkan bahwa tipe exponential decline paling representatif. Proyeksi produksi dibatasi oleh economic limit rate sebesar 25,02 STBD serta contractual constraint hingga tahun 2035, dan seluruh estimasi cadangan diklasifikasikan sesuai kerangka PRMS.
Hasil analisis menunjukkan bahwa Platform “F” Lapangan “FAR” masih memiliki potensi cadangan hidrokarbon tersisa yang dapat diproduksikan secara ekonomis. Berdasarkan peramalan hingga batas laju produksi ekonomis sebesar 25,02 STBD, diperoleh Remaining Reserves masing-masing sebesar 30,57 MSTB (Zona 3a), 26,66 MSTB (Zona 1b2), 31,82 MSTB (Zona 2a), dan 14,45 MSTB (Zona 2b), sehingga total cadangan hidrokarbon tersisa pada Platform “F” mencapai ±103,50 MSTB. Hasil forecasting juga menunjukkan bahwa umur produksi Platform “F” diperkirakan masih berlanjut hingga Januari 2025 untuk Zona 3a dan hingga Januari 2027 untuk Zona 1b2, Zona 2a, serta Zona 2b, sehingga metode decline curve analysis dinilai sesuai dan PRMS-compliant untuk evaluasi cadangan pada lapangan produksi lanjut.
| Item Type: | Tugas Akhir (Skripsi) |
|---|---|
| Additional Information: | Farrel Alvito Adam (Penulis - 113210046) Mia Ferian Helmy (Pembimbing) |
| Uncontrolled Keywords: | Decline Curve Analysis, Remaining Reserves, Economic Limit, Offshore Field |
| Subjek: | T Technology > TN Mining engineering. Metallurgy |
| Divisions: | Fakultas Teknologi Mineral dan Energi > (S1) Teknik Perminyakan |
| Depositing User: | Indah Lestari |
| Date Deposited: | 22 Jan 2026 06:17 |
| Last Modified: | 22 Jan 2026 06:17 |
| URI: | http://eprints.upnyk.ac.id/id/eprint/46656 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
