Boy Jepo Martcele Ginting, . (2025) JATUHNYA PEMERINTAHAN BASHAR AL-ASSAD DI SURIAH PADA TAHUN 2024. Skripsi thesis, Universitas Pembangunan Nasional Veteran Yogyakarta.
|
Text
1_Cover_151220035_Boy Jepo Martcele Ginting.pdf Download (128kB) |
|
|
Text
2_Abstrak_151220035_Boy Jepo Martcele Ginting.pdf Download (572kB) |
|
|
Text
3_ Halaman Pengesahan_151220035_Boy Jepo Martcele Ginting.pdf Download (63kB) |
|
|
Text
4_Daftar Isi_151220035_Boy Jepo Martcele Ginting.pdf Download (304kB) |
|
|
Text
5_Daftar Pustaka_151220035_Boy Jepo Martcele Ginting.pdf Download (510kB) |
|
|
Text
6_Fulltext_151220035_Boy Jepo Martcele Ginting.pdf Restricted to Repository staff only Download (1MB) |
Abstract
Penelitian ini membahas mengenai kejatuhan pemerintahan Bashar al-Assad di Suriah pada tahun 2024 dengan menggunakan pendekatan teori krisis legitimasi. Sejak menjabat sebagai presiden pada tahun 2000, Bashar al-Assad memimpin Suriah dengan sistem pemerintahan otoriter yang didominasi oleh Partai Ba’ath, militer, dan aparat keamanan. Harapan reformasi politik dan ekonomi yang muncul pada awal kepemimpinannya tidak terwujud, sehingga memunculkan ketidakpuasan masyarakat yang semakin meningkat. Gelombang Arab Spring tahun 2011 menjadi titik awal munculnya protes besar-besaran yang kemudian berkembang menjadi perang saudara berkepanjangan. Penelitian ini bertujuan untuk menjelaskan faktor-faktor yang mendorong runtuhnya pemerintahan Bashar al-Assad pada tahun 2024. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui studi kepustakaan dari buku, jurnal, laporan internasional, dan sumber sekunder lainnya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kejatuhan pemerintahan Bashar al-Assad disebabkan oleh krisis legitimasi yang mendalam, yang ditandai oleh kegagalan pemerintah dalam memenuhi kebutuhan dasar masyarakat, lemahnya kepercayaan publik, represi politik, krisis ekonomi, serta perpecahan elite politik dan militer. Faktor eksternal seperti intervensi asing dan menurunnya dukungan dari sekutu utama juga mempercepat runtuhnya rezim. Dengan demikian, krisis legitimasi domestik yang diperparah oleh tekanan eksternal menjadi faktor utama jatuhnya pemerintahan Bashar al-Assad di Suriah pada tahun 2024.
Kata kunci: Suriah, Bashar al-Assad, Arab Spring, krisis legitimasi, intervensi asing.
| Item Type: | Tugas Akhir (Skripsi) |
|---|---|
| Additional Information: | Boy Jepo Martcele Ginting (151220035-Penulis); Harmiyati (Pembimbing) |
| Uncontrolled Keywords: | Suriah, Bashar al-Assad, Arab Spring, krisis legitimasi, intervensi asing. |
| Subjek: | J Political Science > JA Political science (General) J Political Science > JC Political theory J Political Science > JF Political institutions (General) |
| Divisions: | Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik > (S1) Ilmu Hubungan Internasional |
| Depositing User: | Indah Lestari |
| Date Deposited: | 21 Jan 2026 01:29 |
| Last Modified: | 21 Jan 2026 01:29 |
| URI: | http://eprints.upnyk.ac.id/id/eprint/46595 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
