SUMARNO, YUNUS ZAKIY (2025) ANALISIS BATUAN INDUK DAN PEMODELAN KEMATANGAN 1D LAPANGAN “X” CEKUNGAN JAWA BARAT UTARA BERDASARKAN DATA GEOKIMIA. Skripsi thesis, Universitas Pembangunan Nasional "Veteran" Yogyakarta.
|
Text
1_Skripsi full_111190086_Yunus Zakiy Sumarno.pdf Restricted to Repository staff only Download (9MB) |
|
|
Text
2_Cover_111190086_Yunus Zakiy Sumarno.pdf Download (172kB) |
|
|
Text
3_Abstrak_111190086_Yunus Zakiy Sumarno.pdf Download (206kB) |
|
|
Text
4_Lembar Pengesahan_111190086_Yunus Zakiy Sumarno.pdf Download (487kB) |
|
|
Text
5_Daftar isi_111190086_Yunus Zakiy Sumarno.pdf Download (187kB) |
|
|
Text
6_Daftar Pustaka_111190086_Yunus Zakiy Sumarno.pdf Download (186kB) |
Abstract
Lokasi penelitian terletak di daerah operasional PT. Pertamina Region 2 Zona 7 yang termasuk ke dalam Cekungan Jawa Barat Utara. Daerah telitian dianalisa dengan fokus Formasi Talangakar (Source rock) yang dimaksudkan untuk mengidentifikasi potensi batuan induk daerah penelitian dan mempelajari keadaan geologi daerah penelitian untuk mengetahui kematangan batuan induk dan potensi hidrokarbon dengan menganalisa karakterisasi batuan induk untuk mengetahui karakteristik geokimia batuan induk, tingkat kematangan dan fase hidrokarbon yang dianalisis dengan perangkat lunak Petromod 1D.
Analisis ini dilakukan dengan metode kuantitatif dan kualitatif menggunakan data geokimia dan sumur yaitu TOC, Rock Eval Pyrolisis, Vitrinite Reflectance (%Ro), Hydrogen Index (HI), Potential Yield (PY), data biostratigrafi, data BHT, dan data mudlog. Analisis ini dilakukan pada tujuh sumur yaitu AA-001, AB-001, AC-001, AD-001, AE-001, AF-001, dan AG-001 yang mana diolah menggunakan perangkat lunak Petromod 1D untuk menghasilkan pemodelan sejarah penimbunan (burial history) dan nilai Transformation Ratio (TR).
Hasil analisis kuantitas dan kualitas dari tujuh sumur menunjukkan nilai TOC dengan rentang 0,5 - 6,7 Wt% dalam kategori kurang – istimewa dan masuk dalam tipe kerogen II/III hingga III. Analisis sejarah penimbunan fase main oil pada tujuh sumur menunjukkan rentang antara 3-7 juta tahun yang lalu dengan fase main oil yang terjadi hanya terdapat pada sumur AA-001 yaitu pada 1,85 juta tahun yang lalu. Dari tujuh sumur yang dianalisa, enam diantaranya sudah matang tetapi hanya dua dari sumur yang sudah matang mengalami ekspulsi yaitu sumur AA-001 dengan nilai 24,56% dan AG-001 dengan nilai 11,29%.
Kata Kunci : Geokimia, Formasi Talangakar, Burial History, Transformation Ratio
| Item Type: | Tugas Akhir (Skripsi) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Geokimia, Formasi Talangakar, Burial History, Transformation Ratio |
| Subjek: | Q Science > QE Geology |
| Divisions: | Fakultas Teknologi Mineral dan Energi > (S1) Teknik Geologi |
| Depositing User: | Eny Suparny |
| Date Deposited: | 09 Jan 2026 03:55 |
| Last Modified: | 09 Jan 2026 03:55 |
| URI: | http://eprints.upnyk.ac.id/id/eprint/46527 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
