REKOMENDASI KESTABILAN LERENG PIT X DAERAH TANJUNG ENIM, KABUPATEN MUARA ENIM, SUMATRA SELATAN

FENDI AHMAD HUSEIN, . (2025) REKOMENDASI KESTABILAN LERENG PIT X DAERAH TANJUNG ENIM, KABUPATEN MUARA ENIM, SUMATRA SELATAN. Skripsi thesis, UNIVERSITAS PEMBANGUNAN NASIONAL VETERAN YOGYAKARTA.

[thumbnail of 1_Cover_111210001.pdf] Text
1_Cover_111210001.pdf

Download (112kB)
[thumbnail of 2_Abstrak_111210001.pdf] Text
2_Abstrak_111210001.pdf

Download (115kB)
[thumbnail of 3_Halaman Pengesahan_111210001.pdf] Text
3_Halaman Pengesahan_111210001.pdf

Download (83kB)
[thumbnail of 4_Daftar Isi_111210001.pdf] Text
4_Daftar Isi_111210001.pdf

Download (148kB)
[thumbnail of 5_Daftar Pustaka_111210001.pdf] Text
5_Daftar Pustaka_111210001.pdf

Download (129kB)
[thumbnail of 6_Skripsi_111210001.pdf] Text
6_Skripsi_111210001.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (11MB)
Official URL: http://upnyk.ac.id

Abstract

Penambangan batubara dengan metode tambang terbuka memiliki potensi risiko ketidakstabilan lereng yang berdampak pada keselamatan kerja dan keberlangsungan operasional tambang. Penelitian di Pit X, Tanjung Enim, Kabupaten Muara Enim, Sumatra Selatan bertujuan menilai kondisi geologi, menganalisis kestabilan lereng desain tahunan, dan memberikan rekomendasi desain lereng yang aman serta efisien. Metode meliputi pengamatan litologi, struktur geologi, bidang diskontinuitas, dan data sekunder perusahaan, dengan analisis kestabilan menggunakan metode Limit Equilibrium (LEM) pendekatan Morgenstern-Price serta penentuan parameter massa batuan melalui kriteria Generalized Hoek-Brown dan Mohr-Coulomb.. Hasil menunjukkan litologi penyusun berupa batupasir, batulempung, batubara, dan batulanau yang dipengaruhi oleh bidang diskontinuitas, seperti kekar. Nilai RMR dan GSI masing-masing sebesar 63 dan 58 untuk overburden A1, 64 dan 59 untuk interburden A1-A2, 61 dan 56 untuk interburden A2-B1, 60 dan 55 untuk interburden B1-B2, serta 64 dan 59 untuk interburden B2-C. dengan nilai faktor keamanan lereng yang berada di atas nilai minimum sehingga lereng dinyatakan stabil. Perhitungan volume dengan metode cross section menghasilkan overburden 903.457,3 m³ dan batubara 589.328,6 m³ dengan stripping ratio 1,53. Desain lereng usulan dinyatakan aman, meningkatkan efisiensi penambangan, serta dapat menjadi acuan perencanaan tambang terbuka pada kondisi serupa.
Kata kunci: batubara, kestabilan lereng, Limit Equilibrium, rekomendasi desain, stripping ratio

Item Type: Tugas Akhir (Skripsi)
Additional Information: FENDI AHMAD HUSEIN (Penulis - 111210001); DANIEL RADITYO (Pembimbing)
Uncontrolled Keywords: batubara, kestabilan lereng, Limit Equilibrium, rekomendasi desain, stripping ratio
Subjek: L Education > L Education (General)
Divisions: Fakultas Teknologi Mineral dan Energi > (S1) Teknik Geologi
Depositing User: Bayu Pambudi
Date Deposited: 30 Dec 2025 03:07
Last Modified: 30 Dec 2025 03:07
URI: http://eprints.upnyk.ac.id/id/eprint/46450

Actions (login required)

View Item View Item