ANALISIS KETERKAITAN SEKTOR PERTANIAN, KEHUTANAN DAN PERIKANAN DENGAN SEKTOR PEREKONOMIAN DI WILAYAH KABUPATEN NGAWI

BENING AMANDA KHASANAH SOFIYAH, . (2025) ANALISIS KETERKAITAN SEKTOR PERTANIAN, KEHUTANAN DAN PERIKANAN DENGAN SEKTOR PEREKONOMIAN DI WILAYAH KABUPATEN NGAWI. Skripsi thesis, UNIVERSITAS PEMBANGUNAN NASIONAL VETERAN YOGYAKARTA.

[thumbnail of 1_Cover_135220018.pdf] Text
1_Cover_135220018.pdf

Download (246kB)
[thumbnail of 2_Abstrak_135220018.pdf] Text
2_Abstrak_135220018.pdf

Download (131kB)
[thumbnail of 3_Halaman Pengesahan_135220018.pdf] Text
3_Halaman Pengesahan_135220018.pdf

Download (11MB)
[thumbnail of 4_Daftar Isi_135220018.pdf] Text
4_Daftar Isi_135220018.pdf

Download (157kB)
[thumbnail of 5_Daftar Pustaka_135220018.pdf] Text
5_Daftar Pustaka_135220018.pdf

Download (136kB)
[thumbnail of 6_Skripsi Full_135220018.pdf] Text
6_Skripsi Full_135220018.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (22MB)
Official URL: http://upnyk.ac.id

Abstract

Sektor pertanian, kehutanan, dan perikanan di Kabupaten Ngawi menyumbang sekitar 32% terhadap Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) daerah. Sektor ini menghadapi tantangan berupa penurunan output padi dan alih fungsi lahan pertanian akibat pembangunan jalan tol serta pemukiman yang mengurangi luas lahan produktif secara signifikan. Penelitian ini bertujuan 1) Menganalisis keterkaitan ke depan dan ke belakang sektor pertanian, kehutanan, dan perikanan dengan sektor-sektor lain dalam perekonomian daerah Kabupaten Ngawi 2) Mengetahui perubahan angka pengganda output pada sektor pertanian, kehutanan, dan perikanan terhadap sektor perekonomian di Kabupaten Ngawi. Data sekunder yang digunakan meliputi PDRB Kabupaten Ngawi tahun 2020–2024 serta tabel input-output Provinsi Jawa Timur tahun 2016 yang kemudian diturunkan menjadi tabel input output Kabupaten Ngawi menggunakan metode RAS sebagai alat untuk updating data. Analisis dilakukan menggunakan metode input-output dengan pendekatan angka pengganda output (multiplier) dan keterkaitan ke depan (forward linkage) serta ke belakang (backward linkage). Hasil penelitian menunjukkan bahwa 1) Keterkaitan sektor pertanian, kehutanan dan perikanan di Kabupaten Ngawi ditunjukan dengan keterkaitan ke depan dan keterkaitan ke belakang rendah. Sektor ini mempunyai keterkaitan ke depan dengan sektor unggulan yaitu sektor industri pengolahan serta keterkaitan ke belakang dengan sektor pengadaan listrik dan gas 2) Angka pengganda output sektor pertanian, kehutanan, dan perikanan sebesar 1,4362 menunjukkan bahwa ketika permintaan akhir pada sektor ini dinaikkan sebesar satu satuan, maka tidak hanya output sektor pertanian sendiri yang meningkat, tetapi juga memicu kenaikan output di sektor-sektor lain sehingga total tambahan output perekonomian yang dihasilkan mencapai 1,4362 satuan. Setiap tambahan satu satuan permintaan akhir di sektor pertanian, kehutanan, dan perikanan akan menimbulkan efek berantai yang membuat peningkatan output yang terjadi di seluruh perekonomian menjadi lebih besar daripada peningkatan yang terjadi di sektor tersebut saja.
.

Kata kunci : Keterkaitan, Pertanian, Input-Output, Angka Pengganda, Forward Linkage, Backward Linkage.

Item Type: Tugas Akhir (Skripsi)
Additional Information: BENING AMANDA KHASANAH SOFIYAH (Penulis - 135220018): DWI AULIA PUSPITANINGRUM (Pembimbing)
Uncontrolled Keywords: Keterkaitan, Pertanian, Input-Output, Angka Pengganda, Forward Linkage, Backward Linkage.
Subjek: S Agriculture > S Agriculture (General)
Divisions: Fakultas Pertanian > (S1) Agribisnis
Depositing User: Bayu Pambudi
Date Deposited: 29 Dec 2025 08:21
Last Modified: 29 Dec 2025 08:21
URI: http://eprints.upnyk.ac.id/id/eprint/46403

Actions (login required)

View Item View Item