CAHYANI, ANDHINI REGITA (2025) IDENTIFIKASI ZONA RESERVOIR PANAS BUMI SUMUR ‘ARC-22’ BERDASARKAN ANALISIS PETROGRAFI, XRD, DAN MBT SERTA PARAMETER PEMBORAN PADA LAPANGAN PANAS BUMI KAMOJANG, JAWA BARAT. Skripsi thesis, UPN Veteran Yogyakarta.
|
Text
1_Skripsi Full_111210066_Andhini Regita Cahyani.pdf Restricted to Repository staff only Download (52MB) |
|
|
Text
2_Cover_111210066_Andhini Regita Cahyani.pdf Download (158kB) |
|
|
Text
3_Abstrak_111210066_Andhini Regita Cahyani.pdf Download (252kB) |
|
|
Text
4_Halaman Pengesahan_111210066_Andhini Regita Cahyani.pdf Download (329kB) |
|
|
Text
5_Daftar Isi_111210066_Andhini Regita.pdf Download (319kB) |
|
|
Text
6_Daftar Pustaka_111210066_Andhini Regita Cahyani.pdf Download (202kB) |
Abstract
ABSTRAK
IDENTIFIKASI ZONA RESERVOIR PANAS BUMI
SUMUR ’ARC-22’ BERDASARKAN ANALISIS PETROGRAFI,
XRD, DAN MBT SERTA PARAMETER PEMBORAN
PADA LAPANGAN PANAS BUMI KAMOJANG, JAWA BARAT
Oleh
Andhini Regita Cahyani
NIM. 111210066
(Program Studi Sarjana Teknik Geologi)
Kebutuhan energi yang meningkat mendorong pengembangan sumber energi
alternatif yang ramah lingkungan, salah satunya energi panas bumi. Indonesia
memiliki potensi panas bumi yang besar, salah satunya di Kamojang, Jawa Barat.
Tujuan dilakukannya penelitian ini yakni untuk mengetahui karakteristik reservoir
Sumur ARC-22 serta mengetahui kesebandingan karakteristik reservoir panas bumi
pada daerah Kamojang berdasarkan data Sumur ARC-22 dengan data penelitian
terdahulu dari Sumur KMJ 49 dan VY 2. Metode yang digunakan untuk
mengidentifikasi reservoir berupa analisis petrografi untuk mengetahui komposisi
mineral terubah, analisis x-ray diffraction untuk mengidentifikasi jenis mineral
lempung, analisis methylene blue test untuk mengetahui intensitas kandungan
mineral smektit, analisis PT Log untuk mengetahui kondisi temperatur saat ini, dan
analisis parameter pemboran (ROP, WOB, SPP, MFI, dan MFO) untuk mengetahui
zona loss circulation. Hasil dari penelitian menunjukkan bahwa reservoir Sumur
ARC-22 berada pada kedalaman 1001 mKU yang termasuk dalam Zona Chlorite
Epidote dengan temperatur 221ºC, pola konveksi menunjukkan fase dominasi uap
yang didukung dengan data parameter pemboran menunjukkan adanya indikasi
zona loss circulation. Hasil analisis Sumur ARC-22 kemudian dikorelasikan
dengan data penelitian terdahulu Sumur KMJ 49 dan VY 2, dimana zona reservoir
Sumur KMJ 49 berada pada kedalaman >900 mKU dengan zona alterasi chlorite
epidote, zona reservoir Sumur VY 2 berada pada kedalaman 945 mKU dengan zona
alterasi chlorite-wairakite-epidote. Dapat disimpulkan bahwa ketiganya memiliki
perbedaan yang tidak signifikan terhadap kedalaman zona alterasi dan temperatur
antar sumur yang dapat dipengaruhi oleh posisi topografi, struktur geologi, dan
intensitas aliran fluida, namun tidak mengubah karakteristik dari sistem panas bumi
Kamojang secara keseluruhan sebagai sistem dominasi uap bertemperatur
menengah hingga tinggi.
Kata kunci: Alterasi hidrotermal, Parameter pemboran, Kamojang, Reservoir,
Sistem panas bumi dominasi uap.
vii
ABSTRACT
IDENTIFICATION OF GEOTHERMAL RESERVOIR ZONE OF
WELL 'ARC-22' BASED ON PETROGRAPHY, XRD, MBT ANALYSIS AND
DRILLING PARAMETERS IN
KAMOJANG GEOTHERMAL FIELD, WEST JAVA
By
Andhini Regita Cahyani
NIM. 111210066
(Geological Engineering Undergraduated Program)
The increasing need for energy encourages the development of alternative energy
sources that are environmentally friendly, one of which is geothermal energy.
Indonesia has a large geothermal potential, one of which is in Kamojang, West Java.
The purpose of this research is to determine the reservoir characteristics of Well
ARC-22 and to compare the characteristics of geothermal reservoirs in the
Kamojang area based on Well ARC-22 data with previous research data from Wells
KMJ 49 and VY 2. The methods used to identify reservoirs are petrographic analysis
to determine the composition of altered minerals, x-ray diffraction analysis to
determine the type of clay minerals, methylene blue test analysis to determine the
intensity of smectite mineral content, PT Log analysis to determine current
temperature conditions, and drilling parameter analysis (ROP, WOB, SPP, MFI,
and MFO) to determine the loss circulation zone. The results of the study show that
the ARC-22 Well reservoir is at a depth of 1001 mKU which is included in the
Chlorite-Epidote Zone with a temperature of 221ºC, the convection pattern shows
a vapor dominance phase supported by drilling parameter data indicating a loss
circulation zone. The analysis results of Well ARC-22 were then correlated with
previous research data of Wells KMJ 49 and VY 2, where the reservoir zone of Well
KMJ 49 is at a depth of >900 mKU with chlorite-epidote alteration zone, the
reservoir zone of Well VY 2 is at a depth of 945 mKU with chlorite-wairakite-epidote
alteration zone. It can be concluded that the three wells have insignificant
differences in alteration zone depth and temperature between wells that can be
influenced by topographic position, geological structure, and fluid flow intensity,
but do not change the characteristics of the Kamojang geothermal system as a
whole as a medium to high temperature steam dominated system.
Keywords: Drilling parameter, Hydrothermal alteration, Geothermal vapour
dominated system, Kamojang, Reservoir.
viii
| Item Type: | Tugas Akhir (Skripsi) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Alterasi hidrotermal, Parameter pemboran, Kamojang, Reservoir, Sistem panas bumi dominasi uap. |
| Subjek: | Q Science > QE Geology |
| Divisions: | Fakultas Teknologi Mineral dan Energi > (S1) Teknik Geologi |
| Depositing User: | Eko Yuli |
| Date Deposited: | 28 Nov 2025 02:34 |
| Last Modified: | 28 Nov 2025 02:34 |
| URI: | http://eprints.upnyk.ac.id/id/eprint/45881 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
