DEWAYANI, JULIA ANGGARIPON (2025) MODEL PENYEBARAN ENDAPAN PASIR BESI DI MUARA SUNGAI PROGO DAN OPAK, KABUPATEN KULON PROGO DAN BANTUL, DAERAH ISTIMEWA YOGYAKARTA. Tesis thesis, UPN "Veteran" Yogyakarta.
|
Text
2_Cover_211232002_Julia Anggaripon Dewayani.pdf Download (186kB) |
|
|
Text
3_Abstrak_211232002_Julia Anggaripon Dewayani.pdf Download (238kB) |
|
|
Text
4_Halaman Pengesahan_211232002_Julia Anggaripon Dewayani.pdf Download (123kB) |
|
|
Text
5_Daftar Isi_211232002_Julia Anggaripon Dewayani.pdf Download (198kB) |
|
|
Text
6_Daftar Pustaka_211232002_Julia Anggaripon Dewayani.pdf Download (157kB) |
|
|
Text
1_Tesis Full_211232002_Julia Anggaripon Dewayani.pdf Restricted to Repository staff only Download (245MB) |
Abstract
Endapan pasir besi merupakan potensi sumber daya mineral strategis yang banyak
dijumpai di pesisir selatan Jawa. Di muara Sungai Progo dan Opak, sebaran dan
karakter endapan menunjukkan variasi yang dipengaruhi oleh perbedaan sumber
batuan dan sistem transportasi material. Penelitian ini bertujuan membangun model
deskriptif penyebaran endapan pasir besi di bagian barat (Kulon Progo) dan timur
(Bantul), dengan fokus pada keterkaitan antara sumber, jalur transportasi, dan ciri
fisik endapan.
Objek penelitian adalah endapan pasir besi dari sistem aliran Sungai Progo dan
Sungai Opak, yang masing-masing memiliki perbedaan ciri litologi dan kondisi
geomorfologinya. Metode yang digunakan meliputi pengamatan geomorfologi
untuk mengenali bentuklahan pengontrol akumulasi, pengambilan sampel di 22
titik yang mewakili variasi lokasi dan posisi geografis, analisis mineral butiran
untuk mengidentifikasi komposisi mineral, serta pengujian derajat kemagnetan
guna menilai penyebaran mineral magnetik.
Hasil menunjukkan bahwa endapan pasir besi Progo didominasi magnetit dengan
nilai kemagnetan yang tinggi, terutama di zona gisik dan dekat muara. Endapan
pasir besi Opak memiliki kandungan magnetit lebih rendah dan umumnya bersifat
masif, tanpa struktur berlapis. Derajat kemagnetan cenderung menurun menjauhi
muara dan garis pantai. Variasi kandungan mineral dan kemagnetan tidak selalu
linear, menunjukkan pengaruh keberadaan mineral non-magnetik. Penelitian ini
memberikan acuan awal dalam eksplorasi dan pemetaan sebaran pasir besi.
Kata kunci: model penyebaran, muara Sungai Opak, muara Sungai Progo, pasir
besi
| Item Type: | Tugas Akhir (Tesis) |
|---|---|
| Additional Information: | Julita Anggaripon Dewayani (Penulis - 211232002); Agus Harjanto (Pembimbing 1); Arif Rianto Budi Nugroho (Pembimbing 2) |
| Uncontrolled Keywords: | model penyebaran, muara Sungai Opak, muara Sungai Progo, pasir besi |
| Subjek: | Q Science > QE Geology T Technology > TN Mining engineering. Metallurgy |
| Divisions: | Fakultas Teknologi Mineral dan Energi > (S2) Magister Teknik Geologi |
| Depositing User: | UPA Perpustakaan |
| Date Deposited: | 24 Nov 2025 02:41 |
| Last Modified: | 24 Nov 2025 02:41 |
| URI: | http://eprints.upnyk.ac.id/id/eprint/45719 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
