Santoso, Dimas Teguh (2025) PENENTUAN ZONA PROSPEK HIDROKARBON BERDASARKAN INTERPRETASI LOG PADA SUMUR DTS-1, DTS-2, DAN DTS-3. Skripsi thesis, UPN "Veteran" Yogyakarta.
|
Text
2_Cover_113210066_Dimas Teguh Santoso.pdf Download (81kB) |
|
|
Text
4_Lembar Pengesahan_11321066_Dimas Teguh Santoso.pdf Download (1MB) |
|
|
Text
3_Abstrak_113210066_Dimas Teguh Santoso.pdf Download (17kB) |
|
|
Text
5_Daftar Isi_113210066_Dimas Teguh Santoso (2).pdf Download (70kB) |
|
|
Text
6_Daftar Pustaka_113210066_Dimas Teguh Santoso.pdf Download (163kB) |
|
|
Text
1_Skripsi full_113210066_Dimas Teguh Santoso.pdf Restricted to Repository staff only Download (5MB) |
Abstract
Sumur DTS-1, DTS-2, dan DTS-3 berada di Lapangan DIMS yang terletak di
Cekungan Sumatra Tengah, dengan Formasi Bekasap sebagai target utama
reservoir. Cekungan ini dikenal memiliki potensi hidrokarbon yang sangat baik
berdasarkan karakteristik geologi dan sejarah eksplorasinya. Keberadaan indikasi
prospek hidrokarbon pada wilayah ini memerlukan studi lanjutan guna
mengidentifikasi zona-zona hidrokarbon yang potensial serta melakukan estimasi
awal terhadap besarnya cadangan hidrokarbon pada masing-masing sumur.
Penelitian ini menggunakan pendekatan analisis kualitatif dan kuantitatif dalam
mengevaluasi potensi hidrokarbon pada Formasi Bekasap. Analisis kualitatif
dilakukan melalui interpretasi log, termasuk log litologi, resistivitas, dan porositas,
untuk mengidentifikasi zona prospek. Sementara itu, analisis kuantitatif mencakup
perhitungan volume shale menggunakan data gamma ray, estimasi porositas
dengan metode SSPW, serta saturasi air melalui metode Simandoux. Penentuan
nilai cut-off untuk parameter Vshale, porositas, dan saturasi air diterapkan guna
memisahkan lapisan produktif dan non-produktif. Selanjutnya, dilakukan proses
reservoir lumping untuk mengelompokkan zona prospek, dan diakhiri dengan
estimasi cadangan hidrokarbon pada masing-masing sumur.
Sumur DTS-1 diidentifikasi sebagai reservoir minyak, sedangkan sumur DTS-2 dan
DTS-3 merupakan reservoir gas. Nilai cut-off volume shale yang diterapkan adalah
0,29 untuk sumur DTS-1, serta 0,33 untuk sumur DTS-2 dan DTS-3. Untuk cut-off
porositas, digunakan nilai sebesar 0,12 pada sumur DTS-1 dan 0,07 pada sumur
DTS-2 dan DTS-3. Adapun nilai cut-off saturasi air ditetapkan sebesar 0,61 pada
sumur DTS-1, serta 0,64 untuk sumur DTS-2 dan DTS-3.Pada sumur DTS-1
dengan nilai net pay sebesar 16,4 feet diperoleh OOIP sebesar 0,43 MMSTB. Pada
sumur DTS-2 dengan total net pay 41 feet diperoleh OGIP 8,78 BSCF, sumur DTS�3 dengan total net pay 14 feet dan OGIP sebesar 1,96 BSCF.
Kata kunci: Analisa petrofisik, Cekungan Sumatra Tengah, OOIP, OGIP, Zona
prospek, Bekasap
| Item Type: | Tugas Akhir (Skripsi) |
|---|---|
| Additional Information: | DIMAS TEGUH SANTOSO (Penulis - 113210066) ; Joko Pamungkas (Pembimbing) |
| Uncontrolled Keywords: | Analisa petrofisik, Cekungan Sumatra Tengah, OOIP, OGIP, Zona prospek, Bekasap |
| Subjek: | T Technology > TN Mining engineering. Metallurgy |
| Divisions: | Fakultas Teknologi Mineral dan Energi > (S1) Teknik Perminyakan |
| Depositing User: | UPA Perpustakaan |
| Date Deposited: | 13 Nov 2025 02:47 |
| Last Modified: | 13 Nov 2025 02:47 |
| URI: | http://eprints.upnyk.ac.id/id/eprint/45434 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
