MAWARID, MUHAMMAD HADYAN (2025) PENENTUAN CASING SETTING DEPTH DAN HOLE GEOMETRY SUMUR “MH-01” LAPANGAN “SA”. Skripsi thesis, UPN "Veteran" Yogyakarta.
![]() |
Text
2_Cover_113210079_Muhammad Hadyan Mawarid.pdf Download (299kB) |
![]() |
Text
3_Abstrak_113210079_Muhammad Hadyan Mawarid.pdf Download (404kB) |
![]() |
Text
4_Halaman Pengesahan_113210079_Muhammad Hadyan Mawarid.pdf Download (2MB) |
![]() |
Text
5_Daftar Isi_113210079_Muhammad Hadyan Mawarid.pdf Download (763kB) |
![]() |
Text
6_Daftar Pustaka_113210079_Muhammad Hadyan Mawarid.pdf Download (293kB) |
![]() |
Text
1_Skripsi full_113210079_Muhammad Hadyan Mawarid.pdf Restricted to Repository staff only Download (4MB) |
Abstract
Sumur “MH-01” pada Lapangan “SA” merupakan sumur eksplorasi di area
Cekungan Jawa Timur Utara dengan kedalaman mencapai 1756 m menembus
Formasi Kunjung, Formasi Ngimbang Atas, Formasi Ngimbang Bawah. Sumur
“MH-01” memiliki zona produktif pada Formasi Ngimbang Bawah Limestone dan
Ngimbang Bawah Sandstone. Kedalaman casing serta hole size harus dilakukan
secara optimal sehingga dapat menghindari problem yang mungkin terjadi.
Pada penelitian kali ini dilakukan penentuan casing setting depth dan hole geometry
dengan mempertimbangkan ukuran tubing. Prediksi pore pressure dan fracture
pressure menggunakan data log, yaitu gamma ray, density, dan sonic log Sumur
“MH-01”. Langkah-langkah yang dilakukan meliputi analisis shale point serta
penentuan NCT, perhitungan tekanan overburden, prediksi tekanan pori dan
tekanan rekah formasi dengan metode Eaton lalu divalidasi menggunakan data drill
stem test dan leak off-test. Dari hasil prediksi pore pressure dan fracture pressure
dapat dilakukan penentuan mud weight dan perhitungan tekanan hidrostatik, ECD,
tekanan hidrodinamis. Kemudian dapat dilakukan penentuan kedalaman casing,
ukuran tubing dan casing produksi, setelahnya menentukan ukuran hole geometry
dan casing tiap trayek.
Berdasarkan prediksi pore pressure dan fracture pressure yang dibuat, didapatkan
penentuan casing setting depth dengan 4 trayek yaitu Conductor Casing pada 0 -
92 m, Surface Casing pada 0 - 522 m, Intermediate Casing pada 0 - 1272 m, dan
Production Casing pada 0 - 1756 m. Penggunaan pada tubing produksi dengan OD
3.5” ID 2.992” dan Hole Geometry (production) 8 1/2” dengan casing 7”,
(intermediate) 12 1/4” dengan casing 9 5/8”, (surface) 17 1/2” dengan casing 13
3/8”, dan (conductor) 26” dengan casing 20”.
Kata kunci: Eaton, Hole Geometry, Kedalaman Casing, Tekanan Pori, Tekanan
Rekah
Item Type: | Tugas Akhir (Skripsi) |
---|---|
Additional Information: | Muhammad Hadyan Mawarid (Penulis - 113210079) ; Herianto (Pembimbing) |
Uncontrolled Keywords: | Eaton, Hole Geometry, Kedalaman Casing, Tekanan Pori, Tekanan Rekah |
Subjek: | T Technology > TD Environmental technology. Sanitary engineering |
Divisions: | Fakultas Teknologi Mineral dan Energi > (S1) Teknik Perminyakan |
Depositing User: | Indah Lestari |
Date Deposited: | 08 Aug 2025 00:59 |
Last Modified: | 08 Aug 2025 00:59 |
URI: | http://eprints.upnyk.ac.id/id/eprint/43460 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |