MANALU, KESSYA SEPTIN (2024) INJEKSI POLIMER DALAM MENINGKATKAN PEROLEHAN MINYAK DENGAN SIMULASI RESERVOIR PADA RESERVOIR BATUPASIR LAPANGAN “MNL”. Other thesis, UPN "Veteran" Yogyakarta.
![]() |
Text
2. Cover_113180121_Kessya Septin Manalu.pdf Download (90kB) |
![]() |
Text
3. Abstrak_113180121_Kessya Septin Manalu.pdf Download (130kB) |
![]() |
Text
4. Lembar Pengesahan_113180121_Kessya Septin Manalu.pdf Download (108kB) |
![]() |
Text
5. Daftar Isi_113180121_Kessya Septin Manalu.pdf Download (219kB) |
![]() |
Text
6. Daftar Pustaka_113180121_Kessya Septin Manalu.pdf Download (142kB) |
![]() |
Text
1. Skripsi Fulltext_113180121_Kessya Septin Manalu.pdf Restricted to Repository staff only Download (4MB) |
Abstract
Selama 36 tahun berproduksi sejak tahun 1986 hingga 2022, terdapat beberapa
tantangan harus dihadapi dalam meningkatkan produksi minyak di Lapangan
“MNL”. Tingginya tingkat watercut hingga 94% memengaruhi efisiensi produksi.
Metode Waterflooding yang diterapkan sejak tahun 1990 dengan mengubah 6
sumur produksi menjadi sumur injeksi atau Convert to Injector (CTI) belum
memberikan dampak signifikan terhadap peningkatan produksi atau tekanan
reservoir. Berdasarkan Sejarah Produksi Lapangan “MNL”, kumulatif produksi
hingga Juli 2022 sebesar 8,46 MMSTB dan Recovery Factor sebesar 15,43 % dari
total 54,841 MMSTB OOIP.
Angka RF diatas tentu dapat dioptimalkan kembali. Pada penelitian ini, dengan
Software T-Navigator v.22.2 dilakukan simulasi produksi minyak dengan berbagai
skenario hingga tahun 2035, sesuai kontrak Optimasi Pengembangan Lapangan
(OPL) oleh SKK Migas. Salah satu metode EOR yang diusulkan adalah injeksi
polimer. Studi laboratorium yang telah dilakukan dengan mendesain rasio mobilitas
fluida pendesak-minyak yang efisien diperlukan polimer dengan konsentrasi 2.500
ppm dengan viskositas 36 cp. Dalam penelitian ini, sensitivitas pola injeksi
dilakukan dengan membandingkan dua skenario utama: Normal Five-Spot dengan
14 sumur injeksi dan Inverted-Five-Spot dengan 7 sumur injeksi. Kedua skenario
ini disensitivitas kembali berdasarkan Pore Volume (PV) Injeksi sebesar 0,1 PV dan
0,3 PV, serta durasi injeksi selama 1, 3, 5, dan 7 tahun.
Simulasi skenario Basecase menunjukkan bahwa melanjutkan produksi
dengan existing 22 sumur produksi aktif dan 6 sumur injeksi dapat meningkatkan
RF hingga 16,79%, menghasilkan kumulatif produksi minyak sebesar 9,2 MMSTB.
Sementara, Skenario Injeksi Polimer terbaik adalah saat menginjeksikan 0,3 PV
Polimer selama 3 tahun menggunakan pola Normal-Five-Spot. Pada skenario ini,
laju injeksi optimal aktual pada simulator adalah 2.893 bbl/day/well, menghasilkan
kumulatif minyak sebesar 13,44 MMSTB atau setara dengan RF 24,51% atau setara
dengan 8% Increment Oil dibandingkan Basecase.
Kata kunci: injeksi polimer, pola sumur injeksi, pore volume injeksi, laju injeksi,
recovery factor
Item Type: | Thesis (Other) |
---|---|
Uncontrolled Keywords: | injeksi polimer, pola sumur injeksi, pore volume injeksi, laju injeksi, recovery factor |
Subjects: | T Technology > TA Engineering (General). Civil engineering (General) |
Divisions: | Faculty of Engineering, Science and Mathematics > School of Civil Engineering and the Environment |
Depositing User: | A.Md.SI Indah Lestari Wulan Aji |
Date Deposited: | 25 Mar 2025 01:51 |
Last Modified: | 25 Mar 2025 01:51 |
URI: | http://eprints.upnyk.ac.id/id/eprint/42274 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |