ANZANI, FITRI ALDA (2024) DESULFURISASI BATUBARA DENGAN METODE FLOTASI PADA PENGOPTIMALAN REAGEN BUAH LERAK. Other thesis, UPN "Veteran" Yogyakarta.
![]() |
Text
Cover_112200134_Fitri Alda Anzani.pdf Download (121kB) |
![]() |
Text
Abstrak_112200134_Fitri Alda Anzani.pdf Download (232kB) |
![]() |
Text
Halaman Pengesahan_112200134_Fitri Alda Anzani.pdf Download (161kB) |
![]() |
Text
Daftar Isi_112200134_Fitri Alda Anzani.pdf Download (330kB) |
![]() |
Text
Daftar Pustaka_112200134_Fitri Alda Anzani.pdf Download (187kB) |
![]() |
Text
Skripsi Fulltext_112200134_Fitri Alda Anzani.pdf Restricted to Repository staff only Download (3MB) |
Abstract
Desulfurisasi adalah proses untuk mengurangi kandungan sulfur dari
berbagai bahan seperti minyak mentah, gas alam atau batubara. Tujuan dari
desulfurisasi batubara bertujuan menurunkan kadar sulfur yang terkandung dalam
batubara dan memastikan batubara dapat dimanfaatkan secara optimal sebagai
bahan bakar yang lebih bersih dan efisien. Batubara yang digunakan pada penlitian
ini dengan kandungan sulfur 4,19% diperoleh dari Kelurahan Mangkurawang,
Kecamatan Tenggarong, Kabupaten Kutai Kartanegara, Provinsi Kalimantan
Timur. Peringkat batubara yaitu High Volatile C Bituminous Coal (HVB). Jenis
batubara ini adalah jenis yang kandungan zat volatil di atas 31% dan kandungan
karbon tetap di bawah 69%. Tempat penelitian berada di Laboratorium Pengolahan
Mineral, Jurusan Teknik Pertambangan, Fakultas Teknologi Mineral, Universitas
Pembangunan “Veteran” Yogyakarta kampus 1 menggunakan alat Flotasi. Proses
flotasi ini menggunakan mesin flotasi sel tunggal laboratorium XFD-III.
Flotasi yang merupakan teknik pemisahan untuk meningkatkan kualitas
batubara dengan memisahkan kontaminan, seperti senyawa sulfur dan bahan
pengotor lainnya dari batubara. Proses flotasi menggunakan reagen buah lerak
sebagai agen pembusa alami yang memfasilitasi proses pemisahan material dalam
flotasi dengan jumlah 50 ml, 100 ml dan 150 ml. Saponin berperan penting sebagai
surfaktan alami yang menurunkan tegangan permukaan air, memudahkan
pembentukan dan stabilitas gelembung udara dalam proses flotasi.
Proses pengujian dilakukan dengan preparasi batubara dengan memperkecil
ukuran batubara yang digunakan menjadi 3 ukuran berbeda yaitu 35 mesh, 65 mesh
dan 100 mesh, preparasi reagen buah lerak sebagai media untuk mengangkat
partikel, preparasi media yang merupakan pencampuran air dengan larutan reagen
buah lerak dan proses flotasi.
Desulfurisasi batubara menggunakan reagen buah lerak dengan metode
flotasi terbukti mampu untuk menurunkan kandungan sulfur yang ada pada
batubara. Kandungan sulfur sebelum dilakukan flotasi yaitu 4,19% dan setelah
proses flotasi terjadi penurunan kadar sulfur yang berurutan dari 50 ml, 100 ml, 150
ml pada ukuran 35 mesh terdapat 1,72%, 1,70%, dan 1,70%. Ukuran 65 mesh
teradapat 1,66%, 1,68%, dan 1,68%. Ukuran 100 mesh terdapat kandungan sulfur
1,82%, 1,84%, dan 1,76%. Kandungan sulfur tertinggi ditemukan pada ukuran
100amesh disebabkan oleh ukuran batubara yang sangat kecil sehingga lebih
mudah terbawa oleh gelembung mengakibatkan pembersihannya menjadi kurang
efektif. . Pada penelitian ini yang ideal dalam menurunkan kadar sulfur. Hal ini
terlihat dari penurunan kadar sulfur yang signifikan ketika reagen ditingkatkan dari
100 ml menjadi 150 ml.
Item Type: | Thesis (Other) |
---|---|
Uncontrolled Keywords: | Flotasi, Desulfurisasi |
Subjects: | T Technology > T Technology (General) T Technology > TN Mining engineering. Metallurgy |
Divisions: | Faculty of Engineering, Science and Mathematics > School of Geography |
Depositing User: | A.Md.SI Indah Lestari Wulan Aji |
Date Deposited: | 04 Mar 2025 01:52 |
Last Modified: | 04 Mar 2025 01:52 |
URI: | http://eprints.upnyk.ac.id/id/eprint/42176 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |