ANALISIS PENGELOLAAN KUALITAS AIR PADA PENDULANGAN SINABAR MENGGUNAKAN TANAMAN ECENG GONDOK (EICHORNIA CRASSIPES) KOMBINASI SUBSTRAT ORGANIK DI TAMBANG RAKYAT DESA LUHU

LEKA, EMIL SALIM KAHMI (2024) ANALISIS PENGELOLAAN KUALITAS AIR PADA PENDULANGAN SINABAR MENGGUNAKAN TANAMAN ECENG GONDOK (EICHORNIA CRASSIPES) KOMBINASI SUBSTRAT ORGANIK DI TAMBANG RAKYAT DESA LUHU. Masters thesis, UPN "Veteran" Yogyakarta.

[thumbnail of Cover.pdf] Text
Cover.pdf

Download (51kB)
[thumbnail of Ringkasan.pdf] Text
Ringkasan.pdf

Download (31kB)
[thumbnail of Lembar Pengesahan.pdf] Text
Lembar Pengesahan.pdf

Download (42kB)
[thumbnail of Daftar Isi.pdf] Text
Daftar Isi.pdf

Download (37kB)
[thumbnail of Daftar Pustaka.pdf] Text
Daftar Pustaka.pdf

Download (114kB)
[thumbnail of TESIS.pdf] Text
TESIS.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (5MB)

Abstract

Di antara logam berat yang masuk ke lingkungan, Hg diyakini merupakan
salah satu kontaminan utama, karena toksisitasnya dan relatif mudahnya
penyerapan senyawa kimia. Sinabar adalah merkuri sulfida (HgS) alami yang jika
ditangani secara tidak benar atau disalahgunakan dapat menyebabkan keracunan
merkuri kronis hingga fatal. Merkuri (Hg) merupakan kontaminan tersebar luas
yang berbahaya bagi ekosistem perairan dan darat. Salah satu cara pengolahan air
tercemar pendulangan sinabar adalah dengan metode fitoremediasi dengan
pemanfaatan tanaman eceng gondok untuk membantu penyerapan konsentrasi
merkuri dengan penambahan substrat organik.
Penelitian ini bertujuan menganalisis tanaman eceng gondok tanpa substrat
organik dan menggunakan substrat terhadap tanaman eceng gondok dalam
menurunkan konsentrasi logam Hg, pH, dan TDS dalam air. Penelitian ini
menggunakan metode eksperimen dengan kotak percobaan (wadah) yang terdiri
dari 4 perlakuan, kemudian dilakukan pengamatan secara langsung terhadap
tanaman eceng gondok. Analysis of Variance (ANOVA) uji 5%, dan Uji Duncan
Multiple Rank Test (DMRT) telah dilakukan. Hasil penelitian menunjukkan
bahwa substrat organik berpengaruh terhadap penurunan konsentrasi Hg, pH,
dan TDS dalam air.
Berdasarkan hasil pengujian, pH awal air pendulangan sinabar
dikategorikan normal dengan nilai sebesar 8,2, TDS 154 mg/l dan Hg 0,11 mg/l
yang sesuai dengan baku mutu kualitas air, pada percobaan perlakuan tanpa
substrat organik (A2, B2, C2) menunjukkan hasil optimal pada hari ke-14, dengan
peningkatan konsentrasi Hg pada akar, batang, dan daun masing-masing sebesar
0,02489 mg/kg (83%), 0,01424 mg/kg (84%), dan 0,00796 mg/kg (82%).
Penurunan konsentrasi Hg dalam air mencapai 0,11 mg/l menjadi 0,02722 mg/l
(75%), pH dari 8,2 menjadi 7,4 (10%), dan TDS dari 154 mg/l menjadi 6 mg/l
(96%). Perlakuan dengan substrat organik (A4, B4, C4) menghasilkan
peningkatan konsentrasi Hg yang lebih tinggi, dengan akar meningkat sebesar
0,02827 mg/kg (85%), batang 0,02022 mg/kg (89%), dan daun 0,01261 mg/kg
(89%). Penurunan konsentrasi Hg dalam air dari 0,11 mg/l menjadi 0,01155 mg/l
(90%), pH dari 8,2 menjadi 6,8 (17%), dan TDS dari 154 mg/l menjadi 1,3 mg/l
(99%). Perlakuan A4, B4, C4 terbukti efektif dalam pengelolaan kualitas air,
meningkatkan pH dan menurunkan logam berat hingga hari ke-14, dengan
konsentrasi Hg dalam air mencapai 0,01155 mg/l (90%), pH menjadi 6,8 (17%),
dan TDS menjadi 1,3 mg/l (99%). Uji ANOVA dan DMRT menunjukkan
perlakuan ini memberikan pengaruh signifikan terhadap Hg, pH, dan TDS.
Kata kunci: Fitoremediasi, sinabar, air pendulangan.

Item Type: Thesis (Masters)
Uncontrolled Keywords: Fitoremediasi, sinabar, air pendulangan.
Subjects: T Technology > T Technology (General)
Divisions: Faculty of Engineering, Science and Mathematics > School of Geography
Depositing User: A.Md.SI Indah Lestari Wulan Aji
Date Deposited: 03 Mar 2025 03:35
Last Modified: 03 Mar 2025 03:35
URI: http://eprints.upnyk.ac.id/id/eprint/42170

Actions (login required)

View Item View Item