SKENARIO PENGEMBANGAN LAPANGAN “KAFA” DENGAN METODE CYCLIC WATERFLOODING MENGGUNAKAN SIMULATOR TNAVIGATOR

AFLAH R, KHALIFATUR (2024) SKENARIO PENGEMBANGAN LAPANGAN “KAFA” DENGAN METODE CYCLIC WATERFLOODING MENGGUNAKAN SIMULATOR TNAVIGATOR. Other thesis, UPN "Veteran" Yogyakarta.

[thumbnail of Abstrak_113200028_Khalifatur Aflah R.pdf] Text
Abstrak_113200028_Khalifatur Aflah R.pdf

Download (4MB)
[thumbnail of Cover_113200028_Khalifatur Aflah R.pdf] Text
Cover_113200028_Khalifatur Aflah R.pdf

Download (4MB)
[thumbnail of Lembar Pengesahan_113200028_Khalifatur Aflah R.pdf] Text
Lembar Pengesahan_113200028_Khalifatur Aflah R.pdf

Download (319kB)
[thumbnail of Daftar Isi_113200028_Khalifatur Aflah R.pdf] Text
Daftar Isi_113200028_Khalifatur Aflah R.pdf

Download (4MB)
[thumbnail of Daftar Pustaka_113200028_Khalifatur Aflah R.pdf] Text
Daftar Pustaka_113200028_Khalifatur Aflah R.pdf

Download (4MB)
[thumbnail of Skripsi Full Text_113200028_Khalifatur Aflah R.pdf] Text
Skripsi Full Text_113200028_Khalifatur Aflah R.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (6MB)

Abstract

Lapangan "KAFA” telah berproduksi sejak Oktober 1997 dengan OOIP sebesar
1011,34 MMSTB. Lapangan ini memilki 37 sumur terdiri atas 25 sumur produksi
aktif, 7 sumur produksi shut-in, dan 5 sumur injeksi. Lapangan ini masih terdapat
cadangan minyak yang dapat diproduksikan. Data menunjukan bahwa Per Agustus
2023, kumulatif produksi minyak Lapangan “KAFA” sebesar 412,24 MMSTB atau
recovery factor di angka 40,76%, dan watercut sebesar 94,48%. Untuk itu,
diperlukan solusi untuk memaksimalkan recovery minyak dan menahan produksi
watercut. Lapangan ini bertipe stratified sandstone dengan permeabilitas yang
heterogen, sehingga dipilih metode injeksi cyclic, karena sangat efisian
memanfaatkan cross flow permeabilitas tinggi dan rendah untuk produksi minyak.
Studi pengembangan Lapangan “KAFA” dimulai dengan menganalisa kandidat
sumur convert to injection (CTI) berdasarkan oil cumulative yang rendah, watercut
yang tinggi, serta melalui analisa peta oil per unit area dan oil saturation yang
kemudian dikonversi menjadi sumur injeksi pada skenario CTI. Tahap berikutnya
adalah menyusun workflow dari assisted history matching (AHM) yang kemudian
digunakan dalam optimasi laju injeksi untuk skenario conventional waterflooding.
Jika telah didapat laju injeksi terbaik, maka dilakukan optimasi periode cyclic untuk
skenario cyclic waterflooding guna mendapatkan recovery factor terbesar.
Berdasarkan hasil dari ketiga skenario yang disimulasikan pada Lapangan “KAFA”
didapatkan skenario dengan recovery factor terbesar yaitu CWF-13 atau skenario
cyclic waterflooding dengan dengan memanfaatkan sumur convert to injection yaitu
D-5H, E-5H, D-3H, dan B-6H dengan menerapkan laju injeksi di angka 20749,13
stb/day, dan periode cyclic sebesar 120 On dan 30 Off. Pengembangan ini dilakukan
selama 17 tahun hingga 2040, dengan menghasilkan kumulatif minyak sebesar
452,914 MMSTB, recovery factor (RF) sebesar 44,783%, watercut 97,429%, serta
peningkatan RF sebesar 1,533% dibandingkan dengan Basecase.
Kata kunci: Cyclic Waterflooding, Assisted History Matching, Recovery Factor

Item Type: Thesis (Other)
Uncontrolled Keywords: Cyclic Waterflooding, Assisted History Matching, Recovery Factor
Subjects: T Technology > T Technology (General)
Divisions: Faculty of Engineering, Science and Mathematics > School of Civil Engineering and the Environment
Depositing User: A.Md.SI Indah Lestari Wulan Aji
Date Deposited: 28 Feb 2025 02:29
Last Modified: 28 Feb 2025 02:29
URI: http://eprints.upnyk.ac.id/id/eprint/42162

Actions (login required)

View Item View Item