PENDETEKSIAN KECURANGAN PELAPORAN KEUANGAN DALAM PERSPEKTIF FRAUD TRIANGLE (STUDI EMPIRIS PADA PERUSAHAAN MANUFAKTUR YANG TERDAFTAR DIBURSA EFEK TAHUN 2012-2013)

VITA ANDRIANI, EMIRYA (2015) PENDETEKSIAN KECURANGAN PELAPORAN KEUANGAN DALAM PERSPEKTIF FRAUD TRIANGLE (STUDI EMPIRIS PADA PERUSAHAAN MANUFAKTUR YANG TERDAFTAR DIBURSA EFEK TAHUN 2012-2013). Other thesis, UPN ''VETERAN'' YOGYAKARTA.

[img] Text
ABSTRAK.pdf

Download (86kB)

Abstract

The aim of this study was to obtain empirical evidence on the effectiveness of the fraud triangle in detecting fraudulent financial reporting. The variables of the fraud triangle is financial stability proxied by ACHANGE, financial targets proxied by ROA, managerial ownership proxied by OSHIP, external pressure which is proxied by LEV and effectiveness of supervision proxied by BDOUT and firm size proxied by SIZE. Detection of fraudulent financial statements in this study using earnings management. The population of this research is manufacturing companies listed on the Indonesia Stock Exchange in 2012 and 2013. The total sample of this study are 70 manufacturing companies. Statistical data analysis method used is multiple regression. The results of this study indicate that financial stability is proxied by ACHANGE, managerial ownership proxied by OSHIP, and firm size SIZE proxied with no significant effect on the financial reporting fraud, while financial targets are proxied by the ROA, the external pressure is proxied by LEV and effectiveness supervision proxied by BDOUT significant effect on fraudulent financialreporting. Keywords: Fraudulent financial statements, financial pressure stability, financial targets, personal financial need, external pressure, effective monitoring, the size of the company and management earnings. Penelitian ini bertujuan untuk memperoleh bukti empiris mengenai efektivitas dari fraud triangle dalam mendeteksi kecurangan pelaporan keuangan. Variabel-variabel dari fraud triangle adalah stabilitas keuangan yang diproksikan dengan ACHANGE, target keuangan yang diproksikan dengan ROA, kepemilikan manajerial yang diproksikan dengan OSHIP, tekanan ekternal yang diproksikan dengan LEV dan efektifitas pengawasan yang diproksikan dengan BDOUT dan ukuran perusahaan yang diprksikan dengan SIZE. Pendeteksian kecurangan laporan keuangan dalam penelitian ini menggunakan manajemen laba. Populasi dari penelitian ini adalah perusahaan manufaktur yang terdaftar pada Bursa Efek Indonesia tahun 2012 dan 2013. Total sampel penelitian ini adalah 70 perusahaan manufaktur. Metode analisis data statistik yang digunakan adalah regresi berganda. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa stabilitas keuangan yang diproksikan dengan ACHANGE, kepemilikan manajerial yang diproksikan dengan OSHIP, dan ukuran perusahaan yang diprksikan dengan SIZE tidak berpengaruh signifikan pada kecurangan pelaporan keuangan, sedangkan target keuangan yang diproksikan dengan ROA, tekanan ekternal yang diproksikan dengan LEV dan efektifitas pengawasan yang diproksikan dengan BDOUT berpengaruh signifikan terhadap kecurangan pelaporan keuangan. Kata kunci: Kecurangan pelaporan keuangan, stabilitas keuangan, target keuangan, kepemilikan manajerial,tekanan eksternal, efektifitas pengawasan,ukuran perusahaan dan manajemen laba.

Item Type: Thesis (Other)
Subjects: H Social Sciences > HJ Public Finance
Divisions: Faculty of Law, Arts and Social Sciences > School of Social Sciences
Depositing User: Erny Azyanti
Date Deposited: 22 Jun 2016 02:12
Last Modified: 22 Jun 2016 02:12
URI: http://eprints.upnyk.ac.id/id/eprint/4168

Actions (login required)

View Item View Item