GEOLOGI DAN PENGARUH STRUKTUR KEKAR TERHADAP PERKEMBANGAN GERAKAN TANAH PADA MILE 62-MILE 70 TEMBAGAPURA, PAPUA

BOSAWER, SUSANA OLIVIA (2017) GEOLOGI DAN PENGARUH STRUKTUR KEKAR TERHADAP PERKEMBANGAN GERAKAN TANAH PADA MILE 62-MILE 70 TEMBAGAPURA, PAPUA. Other thesis, UPN Veteran Yogyakarta.

[thumbnail of abstrak.pdf] Text
abstrak.pdf

Download (56kB)
[thumbnail of daftar isi.pdf] Text
daftar isi.pdf

Download (63kB)
[thumbnail of daftar pustaka.pdf] Text
daftar pustaka.pdf

Download (63kB)
[thumbnail of pengesahan.pdf] Text
pengesahan.pdf

Download (486kB)
[thumbnail of SKRIPSI Panca.pdf] Text
SKRIPSI Panca.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (5MB)

Abstract

5.
SARI
Skripsi dengan judul”Pengaruh Kontrol Geologi Dan Pengaruh Struktur Kekar
Terhadap Perkembangan Gerakan Tanah Pada Mile 62- Mile 70
Tembagapura,Papua”dilaksanakan di area kerja PT Freeport Timika Papua, dengan
letak koordinat geografis 9537000Mn-9543000mN dan mE731000-733000mE.
Secara administratif daerah penelitian terletak di Desa Tembagapura Kecamatan
Mimika Baru, Kabupaten Mimika, Propinsi Papua.Pencapaian daerah penelitian dapat
ditempuh dengan menggunakan mobil dari Yogyakarta - Surabaya menempuh± 6
jam, perjalanan dari Surabaya-Timika menggunakan pesawat menempuh ± 8 jam,
perjalanan dari Timika – Tembagapura menggunakan bus ± 3 jam, jika menggunakan
mobil dapat ditempuh 1,5 jam dapat ditempuh melalui perjalanan darat, sedangkan
kalau menggunakan helicopter dapat ditempuh ± 15-30 menit.Terletak diatas 3000 –
4000 m dpl evasinya. Luas daerah penelitian 8 mile².
Geomorfologi daerah telitian terbagi menjadi satu satuan geomorfik dan 2 sub
satuan geomorfik. Satu satuan geomorfik terdiri dari satuan struktural, dari satu satuan
geomorfik tersebut dibagi lagi menjadi dua sub satuan geomorfik yaitu Perbukitan
Bergelombang Sesar (S1), Dataran Tinggi Bergelombang (S2). Penelitian yang
dilakukan di lapangan menghasilkan satu satuan batuan yaitu satuan batulempung
yang terdapat pada formasi tipuma ( TrJt) yang disusun oleh batulempung, batupasir
dan batu lanau. Pola pengaliran pada daerah penelitian adalah pola pengaliran
subdendritik (berdasarkan klasifikasi A.D. howard, 1967) serta termasuk dalam stadia
dewasa dengan tingkat erosi kecil hingga sedang.
Struktur Geologi yang berkembang di daerah penelitian adalah kekar dan
sesar. Kekar yang terdapat pada daerah penelitian adalah kekar terbuka dan kekar
tertutup yang berarah barat – barat laut. Sesar yang terdapat pada daerah penelitian
adalah sesar turun kawiki dan sesar naik berarah barat-barat laut. Pada daerah
penelitian sesar turun kawiki terdapat pada daerah mile 68 merupakan sesar turun
geser kanan / sesar right normal slip fault (Richard,1972) dan sesar naik geser kanan /
sesar thrust right slip fault.
Gerakan tanah yang terdapat pada daerah telitian memiliki 2 tipe longsoran
yaitu aliran dan jatuhan, berdasarkan pengamatan langsung di lapangan, gerakan
tanah terjadi disekitar jalan dengan lereng yang berkisar antara 8 ˚ - 50˚. Longsoran
ini berupa tanah yang disertai dengan air serta vegetasi yang disekelilingnya juga ikut
roboh dimana volume longsoran berkisar antara 2m³ - 9000 m³.

Item Type: Thesis (Other)
Subjects: Q Science > QE Geology
Divisions: Faculty of Engineering, Science and Mathematics > School of Engineering Sciences
Depositing User: Eko Yuli
Date Deposited: 15 Jul 2024 02:01
Last Modified: 15 Jul 2024 02:01
URI: http://eprints.upnyk.ac.id/id/eprint/40232

Actions (login required)

View Item View Item