PERBAIKAN LINGKUNGAN KERJA FISIK UNTUK MENINGKATKAN PRODUKTIVITAS PEKERJA DI RUANG PRODUKSI GERABAH (Studi Kasus di CV Naga Sakti Keramik di Kasongan, Bangunjiwo, Bantul)

Puspitasari, Ragita Ika (2024) PERBAIKAN LINGKUNGAN KERJA FISIK UNTUK MENINGKATKAN PRODUKTIVITAS PEKERJA DI RUANG PRODUKSI GERABAH (Studi Kasus di CV Naga Sakti Keramik di Kasongan, Bangunjiwo, Bantul). Diploma thesis, Universitas Pembangunan Nasional "Veteran" Yogyakarta.

[thumbnail of SKRIPSI_RAGITA IKA PUSPITASARI_122170060.pdf] Text
SKRIPSI_RAGITA IKA PUSPITASARI_122170060.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (3MB)
[thumbnail of 122170060_COVER.pdf] Text
122170060_COVER.pdf

Download (189kB)
[thumbnail of 122170060_ABSTRAK.pdf] Text
122170060_ABSTRAK.pdf

Download (244kB)
[thumbnail of 122170060_DAFTAR ISI.pdf] Text
122170060_DAFTAR ISI.pdf

Download (258kB)
[thumbnail of 122170060_DAFTAR PUSTAKA.pdf] Text
122170060_DAFTAR PUSTAKA.pdf

Download (195kB)
[thumbnail of 122170060_LEMBAR PENGESAHAN.pdf] Text
122170060_LEMBAR PENGESAHAN.pdf

Download (272kB)

Abstract

Industri keramik merupakan salah satu sektor manufaktur yang memiliki
peran penting dalam perekonomian suatu negara, salah satunya CV Naga Sakti
Keramik yang terletak di Jalan Kasongan RT 04, Bangunjiwo, Kasihan, Bantul,
Daerah Istimewa Yogyakarta. Pada ruang produksi gerabah terdapat kendala yang
dihadapi oleh CV Naga Sakti Keramik, yaitu pencahayaan yang tidak memenuhi
standar dan temperatur udara yang panas yang menjadi keluhan dari para pekerja.
Hal tersebut, didukung dengan hasil pengukuran pencahayaan dengan luxmeter
sebesar 20 lux dan pengukuran temperatur udara sebesar 35°C. Akibat dari
kurangnya pencahayaan dan temperatur yang panas, produktivitas pekerja tidak
sesuai dengan yang diharapkan.
Perbaikan pada lingkungan kerja fisik dari aspek pencahayaan
menggunakan metode lumen. Metode lumen merupakan metode umum yang sering
digunakan dalam perencanaan penerangan, menentukan jumlah lampu di ruangan,
dan mengukur tingkat pencahayaan. Sedangkan, untuk temperatur udara dilakukan
dengan mengidentifikasi dan mengevaluasi lingkungan kerja, yang selanjutnya
memberikan rekomendasi perbaikan.
Berdasarkan penelitian di ruang produksi gerabah CV Naga Sakti Keramik,
lingkungan kerja fisik belum sesuai standar Kepmenkes No. 1405 Tahun 2002.
Tingkat pencahayaan awal hanya 20 lux dan temperatur udara 35° C. Perbaikan
dilakukan dengan pemasangan 2 lampu berdaya 38 watt di atas stasiun kerja dan
pengadaan kipas angin berdiri. Hasilnya, pencahayaan meningkat menjadi 208 lux
dan temperatur turun menjadi 27° C. Perbaikan ini berhasil meningkatkan
produktivitas pekerja, dari 20 gerabah dalam 5 hari kerja menjadi 30 gerabah.
Kata Kunci: Lingkungan kerja fisik, Pencahayaan, Temperatur, Metode Lumen

Item Type: Thesis (Diploma)
Uncontrolled Keywords: Lingkungan kerja fisik, Pencahayaan, Temperatur, Metode Lumen
Subjects: H Social Sciences > HD Industries. Land use. Labor
Divisions: Faculty of Engineering, Science and Mathematics > School of Engineering Sciences
Depositing User: Eny Suparny
Date Deposited: 20 Mar 2024 04:26
Last Modified: 20 Mar 2024 04:40
URI: http://eprints.upnyk.ac.id/id/eprint/39106

Actions (login required)

View Item View Item