PENGARUH DOSIS DAN ASAL ISOLAT Trichoderma spp. TERHADAP PENYAKIT LAYU FUSARIUM PADA TANAMAN BAWANG MERAH (Allium ascalonicum)

Ritonga, Ichsanul Ikhwan (2023) PENGARUH DOSIS DAN ASAL ISOLAT Trichoderma spp. TERHADAP PENYAKIT LAYU FUSARIUM PADA TANAMAN BAWANG MERAH (Allium ascalonicum). Other thesis, UPN "Veteran" Yogyajarta.

[thumbnail of Abstrak ENG_Ichsanul Ikhwan_134180006.pdf] Text
Abstrak ENG_Ichsanul Ikhwan_134180006.pdf

Download (199kB)
[thumbnail of Abstrak ID_Ichsanul Ikhwan_134180008.pdf] Text
Abstrak ID_Ichsanul Ikhwan_134180008.pdf

Download (7kB)
[thumbnail of Cover_Ichsanul Ikhwan_134180006.pdf] Text
Cover_Ichsanul Ikhwan_134180006.pdf

Download (116kB)
[thumbnail of Daftar isi_Ichsanul Ikhwan_134180006.pdf] Text
Daftar isi_Ichsanul Ikhwan_134180006.pdf

Download (305kB)
[thumbnail of Daftar pustaka_Ichsanul Ikhwan_134180006.pdf] Text
Daftar pustaka_Ichsanul Ikhwan_134180006.pdf

Download (141kB)
[thumbnail of Halaman Pengesahan.pdf] Text
Halaman Pengesahan.pdf

Download (332kB)
[thumbnail of Ichsan_Bawang Merah_Fusarium_134180006_12.15 (1).pdf] Text
Ichsan_Bawang Merah_Fusarium_134180006_12.15 (1).pdf
Restricted to Repository staff only

Download (4MB)

Abstract

iv
PENGARUH DOSIS DAN ASAL ISOLAT Trichoderma spp.
TERHADAP PENYAKIT LAYU FUSARIUM PADA TANAMAN
BAWANG MERAH (Allium ascalonicum)
Oleh: Ichsanul Ikhwan Ritonga
Dibimbing oleh: Chimayatus Solichah dan R.R Rukmowati Brotodjojo
ABSTRAK
Bawang merah salah satu komoditas yang rentan terserang penyakit
Fusarium oxysporum. Trichoderma spp. sebagai jamur antagonis yang bersifat
preventif mengendalikan penyakit tanaman. Tujuan penelitian mengetahui dan
menentukan pengaruh asal isolat dan dosis Trichoderma spp. dengan berbandingan
fungisida Mankozeb 80% melalui uji in vitro dan in vivo yang mampu
mengendalikan penyakit Fusarium oxysporum. Metode penelitian menggunakan
rancangan (RAKL) terdiri dari 2 faktor + kontrol negatif (tanpa Trichoderma spp.)
dan kontrol positif (Mankozeb 80%). Faktor pertama adalah daerah asal
Trichoderma spp, yaitu T1= Trichoderma spp. Sawungan, T2= Tanen, T3=
Gumawang, T4 = Sumber Tetes. Faktor Kedua adalah Dosis Trichoderma spp.
yaitu D1= 10 g/polybag, D2= 15g, D3= 20g. Data dianalisis menggunakan Analisis
of Variance (ANOVA) taraf 5%, jika terdapat beda nyata dilanjut dengan Duncan
Multiple Range Test (DMRT) taraf 5%. Kontras ortogonal dilakukan
membandingkan antara kontrol dengan semua perlakuan. Hasil penelitian
menunjukkan bahwa pada uji antagonis in vitro, persentase penghambatan
Trichoderma spp. empat desa tidak berbeda nyata, dan uji in vivo menunjukan masa
inkubasi terlama pada tanaman yang diberi perlakuan Trichoderma spp. asal
Sumber Tetes 15g dan 20g. Trichoderma spp. berbagai asal isolat sama
efektifitasnya dengan fungisida Mankozeb 80% untuk menekan tingkat keparahan
penyakit Fusarium oxysporum, dan meningkatkan bobot tanaman segar.
Kata kunci : Asal Isolate Trichoderma spp, Dosis, Fusarium oxysporum

Item Type: Thesis (Other)
Uncontrolled Keywords: Asal Isolate Trichoderma spp, Dosis, Fusarium oxysporum
Subjects: S Agriculture > S Agriculture (General)
Divisions: Faculty of Medicine, Health and Life Sciences > School of Biological Sciences
Depositing User: Eko Yuli
Date Deposited: 02 Jan 2024 01:08
Last Modified: 02 Jan 2024 01:08
URI: http://eprints.upnyk.ac.id/id/eprint/38472

Actions (login required)

View Item View Item