PRARANCANGAN PABRIK KIMIA METIL TERSIER BUTIL ETER DARI ISOBUTILEN DAN METANOL KAPASITAS 150.000 TON/TAHUN

Mirawati, Fevi and Wakhidah, Ulfa Nur (2023) PRARANCANGAN PABRIK KIMIA METIL TERSIER BUTIL ETER DARI ISOBUTILEN DAN METANOL KAPASITAS 150.000 TON/TAHUN. Other thesis, UPN "Veteran" Yogyajarta.

[thumbnail of ABSTRAK.pdf] Text
ABSTRAK.pdf

Download (10kB)
[thumbnail of COVER.pdf] Text
COVER.pdf

Download (97kB)
[thumbnail of DAFTAR ISI.pdf] Text
DAFTAR ISI.pdf

Download (65kB)
[thumbnail of DAFTAR PUSTAKA.pdf] Text
DAFTAR PUSTAKA.pdf

Download (147kB)
[thumbnail of LEMBAR PENGESAHAN.pdf] Text
LEMBAR PENGESAHAN.pdf

Download (305kB)
[thumbnail of SKRIPSI FULL.pdf] Text
SKRIPSI FULL.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (88MB)

Abstract

ix
INTISARI
Pabrik Metil Tersier Butil Eter dengan kapasitas 150.000 ton/tahun yang
akan didirikan di Industri Krakatau Industrial Estate, Cilegon dan beroperasi
selama 330 hari dalam setahun, dengan proses produksi selama 24 jam dalam 1
hari. Pabrik MTBE dirancang dengan kapasitas 150.000 ton/tahun, menggunakan
bahan baku Isobutilen yang diperoleh dari PT Chandra Asri Petrochemical,
Cilegon dan Metanol yang diperoleh dari PT Kaltim Metanol Industri, Bontang.
Perusahaan akan didirikan dengan badan hukum Perseroan Terbatas (PT), dengan
jumlah karyawan 184 orang. Luas tanah yang diperlukan adalah 36.868 m2.
Proses pembuatan MTBE adalah dengan mereaksikan Isobutilen dan
Metanol di Reaktor Fixed Bed (R-01) dengan menggunakan katalis Amberlyst-15
pada suhu 70 oC dan tekanan 15 atm. Reaksi bersifat eksotermis sehingga
diperlukan pendingin berupa air dengan suhu 30oC untuk menjaga suhu reaksi.
Hasil keluar reaktor (R-01) dialirkan ke Menara Distilasi (MD-01). Hasil bawah
MD-01 dialirkan menuju Reactor Fixed Bed (R-02) . Hasil keluaran reaktor (R-
02) dialirkan ke Menara Distilasi (MD-02). Hasil atas Menara Distilasi (MD-02)
direcycle menuju reaktor (R-01) karena masih mengandung sebagian besar
isobutilen, sedangkan hasil bawah Menara Distilasi (MD-02) adalah MTBE
dengan kemurnian 98% dan disimpan pada Tangki Penyimpanan (T-03). Utilitas
air sebanyak 335.831 kg/jam dengan air make up 17.328 kg/jam diambil dari
Waduk Krenceng. Daya listrik sebesar 276 kW diperoleh dari Perusahaan Listrik
Negara dengan cadangan 1 buah generator dengan daya 276kW. Udara tekan
sebesar 118 m3/jam dibutuhkan untuk instrumen pengendali. Bahan bakar fuel oil
no. 4 sebesar 1.722.655 kg/tahun dan solar sebesar 8.319 kg/tahun diperoleh
diperoleh dari PT Pertamina.
Pabrik ini memiliki nilai Fixed Capital Investment (FCI) sebesar
Rp368.358.424.116 + $2.229.892 dan Working Capital (WC) sebesar
Rp861.186.324.651. Analisis kelayakan pabrik MTBE ini menunjukkan nilai ROI
sebelum pajak sebesar 42,29% dan ROI setelah pajak sebesar 33,83%, nilai POT
sebelum pajak adalah 2,36 tahun dan POT setelah pajak adalah 2,65 tahun, BEP
sebesar 48,40% dan SDP sebesar 13,42%, dan DCF sebesar 21,35%. Berdasarkan
dari analisis kelayakan tersebut, maka pabrik MTBE layak untuk dikaji lebih
lanjut.
Kata kunci: MTBE, isobutilen, metanol, fixed bed

Item Type: Thesis (Other)
Uncontrolled Keywords: MTBE, isobutilen, metanol, fixed bed
Subjects: Q Science > QD Chemistry
Divisions: Faculty of Engineering, Science and Mathematics > School of Chemistry
Depositing User: Eko Yuli
Date Deposited: 27 Nov 2023 01:22
Last Modified: 27 Nov 2023 01:22
URI: http://eprints.upnyk.ac.id/id/eprint/38215

Actions (login required)

View Item View Item