PRARANCANGAN PABRIK KIMIA BIODIESEL DARI CRUDE PALM OIL DAN METANOL KAPASITAS 80.000 TON/TAHUN

Nainggolan, Timothy Gabor Felix (2023) PRARANCANGAN PABRIK KIMIA BIODIESEL DARI CRUDE PALM OIL DAN METANOL KAPASITAS 80.000 TON/TAHUN. Other thesis, UPN "Veteran" Yogyajarta.

[thumbnail of ABSTRAK SKRIPSI.pdf] Text
ABSTRAK SKRIPSI.pdf

Download (49kB)
[thumbnail of COVER SKRIPSI.pdf] Text
COVER SKRIPSI.pdf

Download (97kB)
[thumbnail of DAFTAR ISI SKRIPSI.pdf] Text
DAFTAR ISI SKRIPSI.pdf

Download (95kB)
[thumbnail of DAFTAR PUSTAKA SKRIPSI.pdf] Text
DAFTAR PUSTAKA SKRIPSI.pdf

Download (99kB)
[thumbnail of LEMBAR PENGESAHAN SKRIPSI.pdf] Text
LEMBAR PENGESAHAN SKRIPSI.pdf

Download (226kB)
[thumbnail of SKRIPSI TIMOTHY GABOR FULL.pdf] Text
SKRIPSI TIMOTHY GABOR FULL.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (34MB)

Abstract

x
INTISARI
Pabrik kimia biodiesel dari Crude Palm Oil dan Metanol kapasitas 80.000 ton/tahun
dirancang akan didirikan di Bontang, Kalimantan Timur diatas tanah seluas 5,25 ha. Bahan
baku berupa Crude Palm Oil (CPO) diperoleh dari PT. Perkebunan Nusantara XIII di
Pontianak dan Metanol diperoleh dari PT.Kaltim Metanol Industri di Bontang. Pabrik ini
beroperasi secara kontinyu selama 330 hari efektif kerja dalam setahun dan membutuhkan 177
karyawan.
Biodiesel dibuat dengan mereaksikan CPO dan Metanol dalam reaktor alir tangki
berpengaduk. Reaksi berlangsung pada suhu 60°C, tekanan 1 atm dengan konversi 98% dan
bersifat eksotermis. CPO, Metanol dan katalis NaOH dialirkan melewati pemanas sebelum
diumpankan ke dalam reaktor (R-01). Hasil reaktor kemudian didinginkan sebelum diumpakan
ke dalam netralizer (N-01) bersamaan dengan HCl. Hasil keluar Netralizer kemudian
diumpankan ke dalam tangka pelarut (TP-01). Hasil pelarutan dari tangka pelarut kemudian
dipisahman melalui decanter (D-01) dimana fraksi ringan berupa produk biodiesel (metil
ester) 95% dan fraksi berat di proses lebih lanjut untuk memperoleh produk samping berupa
gliserol cair dan NaCl padat. Untuk memproduksi gliserol dan NaCl padat terjadi beberapa
proses yaitu evaporator (EVP-01) untuk menjenuhkan Gliserol dengan menguapkan air, lalu
evaporator (EVP-02) untuk menjenuhkan NaCl dengan menguapkan air, selanjutnya
crystallizer (CR-01) untuk mengkristalkan NaCl dan terakhir memisahkan cairan gliserol dan
padatan NaCl hasil crystallizer menggunakan centrifuge (CF-01) sehingga diperoleh gliserol
93% dan NaCl 98%. Untuk mendukung jalannya proses produksi dan operasioanl pabrik,
maka membutuhkan hasil penunjang yang terdiri dari air sebanyak 134.456,7 kg/jam dan air
make up sebanyak 5.730,61 kg/jam. Sedangkan untuk steam dibutuhkan sebanyak 3.103,38
kg/jam, dan kebutuhan bahan bakar fuel oil untuk furnace sebesar 459,72 L/jam. Daya listrik
terpasang sebesar 1380,94 kW diperoleh dari PLN dan untuk cadangan digunakan generator
dengan daya sebesar 1400 kW, dengan kebutuhan bahan bakar sebesar 1,629 L/jam. Serta
kebutuhan udara tekan sebesar 48,557 m3/jam.
Pabrik ini memerlukan Fixed Capital Investment (FCI) sebesar Rp. 1.344.384.435.288
dan US $84.767.994,45, serta Working Capital (WC) sebesar Rp. 242.729.112.702. Hasil
Analisa ekonomi pabrik ini menunjukkan nilai ROI sebelum pajak 28,77% dan ROI sesudah
pajak 25,41%, POT sebelum pajak 3,1 tahun dan POT sesudah pajak 3,65 tahun, BEP sebesar
48,39%, SDP sebesar 15,51% dan DCF sebesar 23,55%. Dengan demikian, ditinjau dari segi
teknis dan ekonomi, pabrik biodiesel dengan kapasitas 80.000 ton/tahun layak dikaji lebih
lanjut.
Kata Kunci : crude palm oil, metanol, NaOH, reaktor alir tangki berpengaduk, HCl.

Item Type: Thesis (Other)
Uncontrolled Keywords: crude palm oil, metanol, NaOH, reaktor alir tangki berpengaduk, HCl.
Subjects: Q Science > QD Chemistry
Divisions: Faculty of Engineering, Science and Mathematics > School of Chemistry
Depositing User: Eko Yuli
Date Deposited: 22 Nov 2023 01:22
Last Modified: 22 Nov 2023 01:22
URI: http://eprints.upnyk.ac.id/id/eprint/38180

Actions (login required)

View Item View Item