MORPHOLOGICAL CHARACTERIZATION OF Rhizoctonia solani ISOLATES IN SOYBEAN IN RESPONSE OF TEMPERATURE, LIGHT/DARK PERIOD, AND pH

SASWATI, TEKSENIA (2023) MORPHOLOGICAL CHARACTERIZATION OF Rhizoctonia solani ISOLATES IN SOYBEAN IN RESPONSE OF TEMPERATURE, LIGHT/DARK PERIOD, AND pH. Other thesis, UPN "Veteran" Yogyakarta.

[thumbnail of Abstrak ID.pdf] Text
Abstrak ID.pdf

Download (111kB)
[thumbnail of COVER i.pdf] Text
COVER i.pdf

Download (61kB)
[thumbnail of Daftar isi.pdf] Text
Daftar isi.pdf

Download (67kB)
[thumbnail of Daftar pustaka.pdf] Text
Daftar pustaka.pdf

Download (342kB)
[thumbnail of Lembar pengesahan skripsi_ttd dekan.pdf] Text
Lembar pengesahan skripsi_ttd dekan.pdf

Download (419kB)
[thumbnail of Skripsi (ENG)_Teksenia Saswati_134180189.pdf] Text
Skripsi (ENG)_Teksenia Saswati_134180189.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (4MB)

Abstract

Penyakit hawar pada tanaman kedelai umumnya disebabkan oleh jamur
Rhizoctonia solani yang merupakan salah satu faktor pembatas dalam peningkatan
produksi tanaman kacang-kacangan di Indonesia. Rhizoctonia solani adalah
patogen jamur nekrotrofik tular tanah penting yang mampu bertahan hidup di dalam
tanah atau sisa-sisa tanaman dalam bentuk sklerosia dan bersifat parasit fakultatif.
Respon berbeda R. solani terhadap berbagai kondisi suhu, cahaya, dan pH penting
untuk dipelajari, terutama yang berperan dalam meningkatkan pertumbuhan jamur
patogen karena membantu pengembangan informasi manajemen penyakit hawar
kedelai dikemudian hari. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi
keragaman karakteristik morfologi isolat R. solani dari tanaman kedelai pada
variasi suhu, lama periode terang/gelap, dan pH media serta mengetahui pengaruh
terbesar antara suhu, lama periode terang/gelap, dan pH media terhadap
pertumbuhan R. solani. Penelitian ini merupakan penelitian makroskopis yang
dilakukan di laboratorium. Teknik analisis data kuantitatif yang digunakan adalah
uji Tukey dengan taraf signifikansi 5% (program SAS v.93). Hasil penelitian
menunjukkan rata-rata diameter pertumbuhan koloni setelah inkubasi 96 jam pada
perlakuan suhu sebesar 34,58 mm, perlakuan lama terang/gelap sebesar 87,86 mm,
dan perlakuan pH media sebesar 85,17 mm. Jumlah sklerotia setelah inkubasi 30
hari menunjukkan rata-rata hasil perlakuan suhu sebesar 17,25, perlakuan lama
terang/gelap sebesar 22,56, dan perlakuan pH media sebesar 101,63. Peningkatan
suhu, perbedaan lama waktu terang/gelap, dan perbedaan derajat keasaman (pH)
media mempengaruhi munculnya berbagai ciri morfologi pada koloni dan sklerotia.
Pertumbuhan koloni dua isolat jamur R. solani optimal pada suhu 30oC, paparan
terang dan gelap bergantian (12 jam terang/12 jam gelap), dan pada media pH 5–7.
Kata kunci : R. solani, morfologi, kedelai, terang/gelap, temperatur, pH

Item Type: Thesis (Other)
Uncontrolled Keywords: R. solani, morfologi, kedelai, terang/gelap, temperatur, pH
Subjects: S Agriculture > S Agriculture (General)
Divisions: Faculty of Medicine, Health and Life Sciences > School of Biological Sciences
Depositing User: A.Md Apriliani Kusuma Wardhani
Date Deposited: 06 Oct 2023 08:26
Last Modified: 06 Oct 2023 08:26
URI: http://eprints.upnyk.ac.id/id/eprint/37904

Actions (login required)

View Item View Item