PERHITUNGAN SUMBERDAYA BIJIH BESI DENGAN METODE CROSS SECTIONAL DI PT. KOTABESI IRON MINING SAMPIT KALIMANTAN TENGAH

SIMAMORA, RIONTUA (2012) PERHITUNGAN SUMBERDAYA BIJIH BESI DENGAN METODE CROSS SECTIONAL DI PT. KOTABESI IRON MINING SAMPIT KALIMANTAN TENGAH. Other thesis, UPN "Veteran" Yogyajarta.

[thumbnail of daftar pustaka.pdf] Text
daftar pustaka.pdf

Download (136kB)
[thumbnail of daftar isi.pdf] Text
daftar isi.pdf

Download (179kB)
[thumbnail of abstrak.pdf] Text
abstrak.pdf

Download (16kB)
[thumbnail of pengesahan.pdf] Text
pengesahan.pdf

Download (215kB)
[thumbnail of cover.pdf] Text
cover.pdf

Download (173kB)
[thumbnail of Skripsi_Riontua_Simamora.pdf] Text
Skripsi_Riontua_Simamora.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (6MB)

Abstract

RINGKASAN
Penaksiran Sumberdaya didapatkan melalui perhitungan dan analisis
terhadap data eksplorasi yang telah didapatkan yaitu berupa singkapan (outcrop),
strike, dip, dan ketebalan bijih besi. Penaksiran Sumberdaya dilakukan agar dapat
mengetahui taksiran jumlah tonase Sumberdaya bijih besi dan selanjutnya akan
dilakukan perhitungan stripping ratio pada lahan tersebut. Lokasi pemetaan
terletak di daerah konsesi P.T. Kotabesi Iron Mining seluas 174 hektar, terletak di
Desa Kenyala Kecamatan Kotabesi Kabupaten Kotawaringin Timur Provinsi
Kalimantan Tengah.
Tujuan dari penelitian ini adalah mengaplikasikan metode Cross Section
dalam menentukan jumlah Sumberdaya bijih besi dan mengestimasi jumlah
Sumberdaya bijih besi didaerah penelitian.
Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah dengan cara
pengamatan di lapangan, sedangkan metode penaksiran cadangan digunakan
metode Cross Section dengan membandingkan antara pedoman perubahan
bertahap dengan pedoman titik terdekat.
Hasil penelitian yang diharapkan adalah dapat menentukan volume
Sumberdaya bijih besi dan juga untuk menentukan tonase bijih besi dan
overburden ratio serta menentukan daerah pengaruh dari tiap-tiap lubang bor
dengan menggunakan metode daerah pengaruh included area dan extended area.
Kesimpulan yang didapat dengan menggunakan Metode Cross Section
dengan pedoman perubahan bertahap (rule of gradual change), dengan jarak antar
sayatan sebesar ±60 meter pada extended area diperoleh Sumberdaya Bijih Besi
Tertunjuk adalah sebesar 299.657,37 ton dan pada included area sebesar
126.513,47 ton. Volume overburden yang didapatkan untuk extended area adalah
707.273,73 BCM dengan overburden ratio 2,36:1 dan pada included area sebesar
303.713,56 BCM dengan overburden ratio 2,40:1.
Metode Cross Section dengan pedoman titik terdekat (rule of nearest
point) dengan jarak antar sayatan sebesar ±60 meter pada extended area diperoleh
Sumberdaya Bijih Besi Tertunjuk adalah sebesar 300.541,67 ton dan pada
included area sebesar 127.522,65 ton. Volume overburden yang didapatkan untuk
extended area adalah 708.800,09 BCM dengan overburden ratio 2,35:1 dan pada
included area sebesar 305.853,45 BCM dengan overburden ratio 2,39:1.

Item Type: Thesis (Other)
Subjects: T Technology > TA Engineering (General). Civil engineering (General)
Divisions: Faculty of Engineering, Science and Mathematics > School of Engineering Sciences
Depositing User: Eko Yuli
Date Deposited: 05 Oct 2023 03:11
Last Modified: 05 Oct 2023 03:11
URI: http://eprints.upnyk.ac.id/id/eprint/37837

Actions (login required)

View Item View Item