RARANCANGAN PABRIK KIMIA DISIANO BUTENA DARI NATRIUM SIANIDA DAN DIKLORO BUTENA KAPASITAS 35.000 TON/ TAHUN

Pratiwi, Khusnul Diah and Haryudanti, Annisa Wahyuningrum (2023) RARANCANGAN PABRIK KIMIA DISIANO BUTENA DARI NATRIUM SIANIDA DAN DIKLORO BUTENA KAPASITAS 35.000 TON/ TAHUN. Other thesis, UPN "Veteran" Yogyajarta.

[thumbnail of ABSTRAK.pdf] Text
ABSTRAK.pdf

Download (422kB)
[thumbnail of COVER.pdf] Text
COVER.pdf

Download (165kB)
[thumbnail of DAFTAR ISI.pdf] Text
DAFTAR ISI.pdf

Download (1MB)
[thumbnail of DAFTAR PUSTAKA.pdf] Text
DAFTAR PUSTAKA.pdf

Download (2MB)
[thumbnail of LEMBAR PENGESAHAN.pdf] Text
LEMBAR PENGESAHAN.pdf

Download (144kB)
[thumbnail of SKRIPSI FULL.pdf] Text
SKRIPSI FULL.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (71MB)

Abstract

ix
INTISARI
Pabrik Disiano Butena dari Natrium Sianida dan Dikloro Butena dengan
kapasitas 35.000 ton/ tahun akan dibangun di Kawasan Industri Cilegon, Banten
dengan luas 6,2 hektar. Pabrik dirancang beroperasi secara kontinyu selama 330
hari, 24 jam per hari, dan membutuhkan karyawan sebanyak 184 orang. Bahan
baku Natrium Sianida diperoleh dari PT. Inti Alam Kimia, Jakarta Utara dan
Dikloro Butena dari Tokyo Chemical Industri, USA.
Proses pembuatan Disiano Butena berlangsung pada fase cair – cair dalam
Reaktor Alir Tangki Berpengaduk dengan konversi 96,73% yang beroperasi pada
suhu 80oC dan tekanan 3,4 atm. Reaktor – 01 (R-01) dilengkapi dengan koil
pendingin dan Reaktor – 02 (R-02) dilengkapi dengan jaket pendingin, karena
keduanya bersifat eksotermis. Hasil reaksi keluar Reaktor-02 (R-02) dialirkan
menuju Cooler-01 (Cl-01) untuk didinginkan hingga suhu 60 oC. Setelah itu umpan
akan dialirkan menuju Dekanter-01 (D-01) untuk dipisahkan Produk Disiano
Butena dari campuran senyawa lainnya. Hasil bawah D-01 (NaCu(CN)2, H2O,
sedikit C4H6(CN)2, H2CO3, NaCl, dan NaCN) akan dialirkan menuju Unit
Pengolahan Lanjut (UPL). Sedangkan hasil atas D-01 (H2O, C4H6(Cl)2, dan
produk C4H6(CN)2) akan dilewatkan Heater-03 (HE-03) sebelum diumpankan
menuju Stripper-01(ST-01) untuk dimurnikan hingga kemurnian mencapai 99%.
Hasil bawah Stripper yang berupa produk kemudian disimpan pada tangki
penyimpanan produk (T-04) dengan suhu 51,2oC. Hasil atas Stripper akan
dialirkan menuju Unit Pengolahan Lanjut (UPL).
Untuk menunjang proses produksi dan operasional pabrik, dibutuhkan
layanan utilitas meliputi air sebanyak 309.854,046 kg/jam yang dibeli dari PT.
Krakatau Tirta Industri. Dowtherm A yang dibutuhkan sebesar 21.000,0832 kg/jam
untuk media pemanas pada proses. Listrik sebesar 250 kW yang disuplai dari PLN
dan untuk cadangan digunakan generator 300 kW. Bahan bakar yang digunakan
disuplai dari PT. Pertamina yaitu fuel oil untuk bahan bakar furnace sebanyak
0,06223 m3/jam dan solar untuk bahan bakar generator sebanyak 0,00149 m3/jam.
Udara tekan yang dibutuhkan sebanyak 51 m3/jam. Ditinjau dari segi ekonomi,
pabrik Disiano Butena membutuhkan Fixed Capital Investment (FCI) sebesar
Rp3.242.050.890.117,- dan Working Capital Investment (WCI) sebesar
Rp360.227.876.680,-. Analisis kelayakan pabrik Disiano Butena menunjukkan nilai
ROI sebelum pajak sebesar 83,79% dan setelah pajak sebesar 67,03%. Nilai POT
sebelum pajak adalah 1,07 tahun setelah pajak adalah 1,30 tahun. Nilai BEP
sebesar 40,28%. SDP sebesar 16,52%, dan DCF sebesar 13,9%. Berdasarkan
peninjauan data analisis ekonomi tersebut, maka pabrik Disiano Butena dengan
kapasitas 35.000 ton/tahun layak untuk dipertimbangkan.
Kata kunci: Dikloro Butena, Disiano Butena, Natrium Sianida, Reaktor Alir
Tangki Berpengaduk

Item Type: Thesis (Other)
Uncontrolled Keywords: Dikloro Butena, Disiano Butena, Natrium Sianida, Reaktor Alir Tangki Berpengaduk
Subjects: Q Science > QD Chemistry
Divisions: Faculty of Engineering, Science and Mathematics > School of Chemistry
Depositing User: Eko Yuli
Date Deposited: 22 Sep 2023 02:36
Last Modified: 22 Sep 2023 02:36
URI: http://eprints.upnyk.ac.id/id/eprint/37633

Actions (login required)

View Item View Item