KAJIAN TEKNIS KAPASITAS JALAN ANGKUT TAMBANG DI PT MULTI HARAPAN UTAMA KECAMATAN LOA KULU KUTAI KARTANEGARA KALIMANTAN TIMUR

ISTIQOMAH, WIDI AYUNI SAINNUR (2021) KAJIAN TEKNIS KAPASITAS JALAN ANGKUT TAMBANG DI PT MULTI HARAPAN UTAMA KECAMATAN LOA KULU KUTAI KARTANEGARA KALIMANTAN TIMUR. Diploma thesis, UPN "Veteran" Yogyakarta.

[thumbnail of DAFTAR ISI.pdf] Text
DAFTAR ISI.pdf

Download (307kB)
[thumbnail of DAFTAR PUSTAKA-2.pdf] Text
DAFTAR PUSTAKA-2.pdf

Download (299kB)
[thumbnail of Judul.pdf] Text
Judul.pdf

Download (301kB)
[thumbnail of Skripsi Widi TA 16.pdf] Text
Skripsi Widi TA 16.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (6MB)
[thumbnail of pengesahan-1.pdf] Text
pengesahan-1.pdf

Download (206kB)
[thumbnail of RINGKASAN.pdf] Text
RINGKASAN.pdf

Download (188kB)

Abstract

PT. Multi Harapan Utama (PT MHU) adalah perusahaan yang bergerak di
bidang pertambangan batubara, berlokasi di Kecamatan Loa Kulu, Kabupaten Kutai
Kartanegara. Sistem penambangan di perusahaan ini adalah tambang terbuka (surface
mining). Penambangan diawali dengan melakukan proses pembongkaran material yang
meliputi kegiatan pengeboran dan peledakan, kemudian setelah mendapat material
hasil pembongkaran berupa material batuan dan tanah penutup, dilakukan pemuatan
dan pengangkutan. Material batuan dan tanah penutup yang di angkut dari Sub-Blok
Belumpur akan langsung dibawa ke disposal dan untuk batubara akan di angkut ke
stockpile (Loa Kulu Coal Terminal) LKCT.
Perhitungan kapasitas jalan berdasarkan (Manual Kapasitas Jalan Indonesia)
MKJI 1997 dilakukan untuk mengetahui berapa banyak populasi kendaraan yang dapat
melewati jalan angkut dari Belumpur menuju stockpile LKCT. Kapasitas jalan dihitung
dari beberapa faktor kapasitas dasar dan beberapa faktor penyesuaian, yakni penentuan
konstanta kapasitas dasar adalah sebesar tiga ribu dikarenakan sepanjang jalan angkut
tambang berada pada zona perbukitan. Kemudian untuk faktor penyesuaian dibagi
menjadi 3 faktor penyesuaian yaitu, faktor penyesuaian akibat lebar jalur lalu-lintas
FCw menggunakan interpolasi menurut lebar jalan segmen dan mendapatkan nilai
yang berbeda pada tiap segmen dikarenakan perbedaan lebar jalan antar setiap segmen
memiliki lebar yang berbeda beda. Faktor penyesuaian akibat pemisah arah FCsp
dimana dari total lebar jalan antara sisi A dan sisi B digunakan pembagi ruas jalan
sebesar 50%-50% dimana nilai konstanta untuk pembagian jalan adalah satu setiap
segmen memiliki nilai konstanta yang sama.
Untuk faktor penyesuaian kapasitas akibat hambatan samping FCsf didapatkan
dari data penelitian di lapangan berupa nilai frekuensi berbobot hambatan pada jalan
angkut berupa kendaraan parkir atau berhenti, pejalan kaki, simpangan dan kendaraan
lambat yang menghasilkan nilai bobot sebesar 33,8. Kemudian nilai dari frekuensi
berbobot yang didapatkan digunakan untuk menentukan kelas hambatan yang berada
pada segmen tersebut dan didapatkan hasil bahwa setiap segmen termaksud kelas VL
atau kondisi khususnya adalah perkebunan, daerah belum berkembang, tidak ada
kegiatan di sekitar. Kemudian kelas hambatan yang didapatkan digunakan untuk
mendapatkan nilai FCsf sebesar 1,02 sehingga kapasitas jalan didapatkan sebesar
3.863,3 smp/jam atau 743 kend/jam. Untuk menghitung estimasi produksi harian yang
dapat dihasilkan oleh jalan angkut tersebut ialah dengan menghitung kecepatan ratarata
kendaraan
sepanjang
38,7
km
dan
kecepatan
rata-rata
sebesar
34,48
km/jam.
Jam

kerja
efektif
harian
adalah
15,63
jam/hari
ritase
sebanyak
5
ritase
sehingga
didapatkan

jumlah
estimasi
produksi
harian
yang
dapat
dihasilkan
adalah
sebesar
16.391
ton/hari

dan
491.718 ton/bulan.

Item Type: Thesis (Diploma)
Subjects: T Technology > TN Mining engineering. Metallurgy
Divisions: Faculty of Engineering, Science and Mathematics > School of Engineering Sciences
Depositing User: Eny Suparny
Date Deposited: 28 Aug 2023 07:21
Last Modified: 28 Aug 2023 07:21
URI: http://eprints.upnyk.ac.id/id/eprint/37225

Actions (login required)

View Item View Item