GEOLOGI DAN ANALISIS KESTABILAN LERENG DAERAH DADIREJO, KECAMATAN BAGELEN, KABUPATEN PURWOREJO, PROVINSI JAWA TENGAH

KINANTI, ARIFA MEIRA (2023) GEOLOGI DAN ANALISIS KESTABILAN LERENG DAERAH DADIREJO, KECAMATAN BAGELEN, KABUPATEN PURWOREJO, PROVINSI JAWA TENGAH. Other thesis, UPN "Veteran" Yogyakarta.

[thumbnail of ABSTRAK_111160036_ARIFA MEIRA KINANTI.pdf] Text
ABSTRAK_111160036_ARIFA MEIRA KINANTI.pdf

Download (35kB)
[thumbnail of COVER_111160036_ARIFA MEIRA KINANTI.pdf] Text
COVER_111160036_ARIFA MEIRA KINANTI.pdf

Download (71kB)
[thumbnail of DAFTAR ISI_111160036_ARIFA MEIRA KINANTI.pdf] Text
DAFTAR ISI_111160036_ARIFA MEIRA KINANTI.pdf

Download (77kB)
[thumbnail of DAFTAR PUSTAKA_111160036_ARIFA MEIRA KINANTI.pdf] Text
DAFTAR PUSTAKA_111160036_ARIFA MEIRA KINANTI.pdf

Download (111kB)
[thumbnail of LEMBAR PENGESAHAN_111160036_ARIFA MEIRA KINANTI.pdf] Text
LEMBAR PENGESAHAN_111160036_ARIFA MEIRA KINANTI.pdf

Download (91kB)
[thumbnail of SKRIPSI FULL_111160036_ARIFA MEIRA KINANTI.pdf] Text
SKRIPSI FULL_111160036_ARIFA MEIRA KINANTI.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (18MB)

Abstract

Lokasi penelitian merupakan salah satu daerah penghasil bahan galian tambang andesit
sehingga banyak terjadi aktifitas tambang yang merubah morfologi lereng menjadi lebih
curam. Lereng curam dapat meningkatkan potensi gerakan massa tanah yang dapat
membahayakan lokasi sekitar daerah penelitian. Sehingga perlu adanya analisis kestabilan
lereng agar dapat mencegah bahaya yang mungkin terjadi akibat geraakan massa tanah.
Penelitian dilakukan dengan cara pemetaan lapangan dengan mengambil beberapa
sampel data untuk di analisis di laboratorium yang kemudian diolah menggunakan software.
Analisis kestabilan lereng menggunakan metode Fellinius dengan software Rockscience 6.0.
Berdasarkan hasil pemetaan lapangan dan analisis, geomorfologi daerah penelitian di
bagi menjadi empat bentuk lahan yaitu perbukitan terkikis (D1), bukit sisa (D2), sungai (F1),
dan dataran aluvial (F2). Stratigrafi daerah penelitian di bagi menjadi tiga satuan litostratigrafi
tidak resmi yaitu dari tua ke muda sebagai berikut: Satuan lava-andesit Kaligesing (Oligosen
Akhir - Miosen Awal), Satuan breksi-andesit Kaligesing (Oligosen Akhir - Miosen Awal), dan
Satuan endapan aluvial (Holosen). Struktur geologi berupa sesar yang dijumpai pada daerah
penelitian yaitu sesar mendatar-kanan, dengan arah umum Barat-Timur. Analisis lereng
dilakukan dari tiga sampel lereng tanah lapukan lava-andesit serta lereng tanah lapukan breksi
andesit yang diolah menggunakan software Rockscience Slide 6.0. Hasilnya berupa nilai Faktor
Keamanan (FK) yaitu Lereng 1 = 0,648, Lereng 2 = 0,907, Lereng 3 = 0,829. Berdasarkan
Klasifikasi FK (Bowles, 1991) semua lereng termasuk ke dalam kelas labil dimana longsoran
sering/biasa terjadi. Beberapa cara penanggulangan gerakan massa yang dapat diaplikasikan di
daerah penelitian adalah pengadaan bibit tanaman dengan nilai ekonomi bagi masyarakat
daerah penelitian yaitu tanaman petai, durian, nanas dan vetiver. Dalam jangka panjang lahan
bekas tambang dapat dimanfaatkan sebagai tempat wisata swafoto dan bisa menjadi tempat
panjat tebing.
Kata Kunci: Kaligesing, Lereng, Longsor

Item Type: Thesis (Other)
Uncontrolled Keywords: Kaligesing, Lereng, Longsor
Subjects: T Technology > TD Environmental technology. Sanitary engineering
Divisions: Faculty of Engineering, Science and Mathematics > School of Civil Engineering and the Environment
Depositing User: A.Md Apriliani Kusuma Wardhani
Date Deposited: 16 Aug 2023 04:28
Last Modified: 16 Aug 2023 04:28
URI: http://eprints.upnyk.ac.id/id/eprint/36907

Actions (login required)

View Item View Item