PENGARUH PELEPASAN SARCOTESTA DAN KONSENTRASI AIR KELAPA TERHADAP VIABILITAS BENIH PEPAYA (Carica papaya L.)

Pramusinto, Edwind Abednego (2023) PENGARUH PELEPASAN SARCOTESTA DAN KONSENTRASI AIR KELAPA TERHADAP VIABILITAS BENIH PEPAYA (Carica papaya L.). Other thesis, UPN "Veteran" Yogyajarta.

[thumbnail of ABSTRACT.pdf] Text
ABSTRACT.pdf

Download (31kB)
[thumbnail of ABSTRAK.pdf] Text
ABSTRAK.pdf

Download (31kB)
[thumbnail of COVER.pdf] Text
COVER.pdf

Download (229kB)
[thumbnail of DAFTAR ISI.pdf] Text
DAFTAR ISI.pdf

Download (28kB)
[thumbnail of DAFTAR PUSTAKA.pdf] Text
DAFTAR PUSTAKA.pdf

Download (99kB)
[thumbnail of SKRIPSI FULL.pdf] Text
SKRIPSI FULL.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (1MB)
[thumbnail of LEMBAR PENGESAHAN.pdf] Text
LEMBAR PENGESAHAN.pdf

Download (259kB)

Abstract

PENGARUH PELEPASAN SARCOTESTA DAN KONSENTRASI AIR
KELAPA TERHADAP VIABILITAS BENIH PEPAYA (Carica papaya L.)
Oleh : Edwind Abednego Pramusinto
Dibimbing oleh : Darban Haryanto dan Ami Suryawati
ABSTRAK
Kemampuan benih pepaya berkecambah dipengaruhi oleh resistensi senyawa
fenolik yang dapat menghambat perkecambahan. Untuk mengatasi masalah
tersebut yaitu dengan upaya perlakuan sarcotesta dan perendaman dalam air
kelapa. Penelitian bertujuan untuk mengetahui perlakuan pelepasan sarcotesta dan
konsentrasi air kelapa terhadap viabilitas. Penelitian dilakukan mulai bulan Mei
sampai Juni 2023. Rancangan yang digunakan adalah Rancangan Acak Lengkap
(RAL) yang terdiri dari dua faktor. Faktor pertama adalah perlakuan sarcotesta
yang terdiri dari S0: dengan sarcotesta dan S1: tanpa sarcotesta. Faktor kedua
adalah konsentrasi air kelapa yang terdiri dari K0: 0%, K1: 25%, K2: 50%, dan
K3: 75%. Data dianalisis keragamannya menggunakan analisis varian (ANOVA).
Apabila ada pengaruh nyata dari perlakuan yang digunakan maka akan
dilanjutkan dengan uji beda menggunakan uji DMRT (Duncan Multiple Range
Test) dengan taraf signifikansi 5%. Hasil penelitian menunjukkan tidak ada
interaksi antara perlakuan sarcotesta dan konsentrasi air kelapa. Perlakuan benih
ber-sarcotesta (S1) dan tanpa sarcotesta (S2) tidak berbeda nyata terhadap
parameter tinggi tanaman dan bobot kering. Benih tanpa sarcotesta (S2) nyata
lebih tinggi dari benih dengan sarcotesta (S1) pada parameter daya kecambah,
potensi tumbuh maksimum, indeks vigor, dan panjang akar. Perlakuan konsentrasi
air kelapa 25% (K2) dan 50% (K3) memiliki presentase daya berkecambah dan
potensi tumbuh hasil yang lebih tinggi dibanding perlakuan konsentrasi air kelapa
0%.
Kata Kunci: Pepaya, sarcotesta, air kelapa, viabilitas.

Item Type: Thesis (Other)
Uncontrolled Keywords: Pepaya, sarcotesta, air kelapa, viabilitas.
Subjects: S Agriculture > S Agriculture (General)
Divisions: Faculty of Medicine, Health and Life Sciences > School of Biological Sciences
Depositing User: Eko Yuli
Date Deposited: 09 Aug 2023 04:41
Last Modified: 09 Aug 2023 04:41
URI: http://eprints.upnyk.ac.id/id/eprint/36838

Actions (login required)

View Item View Item