RESPON PERTUMBUHAN DAN HASIL TANAMAN BAWANG MERAH (Allium ascalonicum L.) PADA BERBAGAI INTERVAL FERTIGASI AB MIX DAN KONSENTRASI ECO ENZYME

Estiawan, Ega (2023) RESPON PERTUMBUHAN DAN HASIL TANAMAN BAWANG MERAH (Allium ascalonicum L.) PADA BERBAGAI INTERVAL FERTIGASI AB MIX DAN KONSENTRASI ECO ENZYME. Other thesis, UPN Veteran Yogyakarta.

[thumbnail of 1. SKRIPSI FULL EGA ESTIAWAN.pdf] Text
1. SKRIPSI FULL EGA ESTIAWAN.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (2MB)
[thumbnail of 2. COVER.pdf] Text
2. COVER.pdf

Download (57kB)
[thumbnail of 3. ABSTRAK ID.pdf] Text
3. ABSTRAK ID.pdf

Download (31kB)
[thumbnail of 4. ABSTRAK ING.pdf] Text
4. ABSTRAK ING.pdf

Download (30kB)
[thumbnail of 5. LEMBAR PENGESAHAN.pdf] Text
5. LEMBAR PENGESAHAN.pdf

Download (210kB)
[thumbnail of 6. DAFTAR ISI.pdf] Text
6. DAFTAR ISI.pdf

Download (62kB)
[thumbnail of 7. DAFTAR PUSTAKA.pdf] Text
7. DAFTAR PUSTAKA.pdf

Download (100kB)

Abstract

Bawang merah (Allium ascalonicum L.) merupakan salah satu komoditas
tanaman hortikultura yang banyak dikonsumsi manusia sebagai campuran bumbu
masak. Masalah bawang merah saat ini permintaan meningkat setiap tahunnya
namun tidak seimbang dengan lahan pertanian yang justru semakin menyempit.
Penelitian ini bertujuan mengetahui interval fertigasi AB mix dan konsentrasi eco
enzyme terbaik dalam pertumbuhan dan hasil tanaman bawang merah. Penelitian
dilaksanakan di Kebun Percobaan UPNVYK Sempu, Wedomartani, Ngemplak,
Sleman, Yogyakarta pada bulan September - Desember 2021. Penelitian
menggunakan metode Split Plot yaitu interval fertigasi AB mix sebagai main plot
dan konsentrasi eco enzyme sebagai sub plot. Faktor 1 yaitu interval fertigasi AB
mix sebanyak sehari satu kali, sehari dua kali dan sehari tiga kali. Fakor 2 yaitu
konsentrasi eco enzyme 0 mL/L, 1mL/L, dan 2mL/L. Analisis data menggunakan
analisis ragam dengan taraf 5% dilanjutkan dengan uji kontras orthogonal dan
DMRT 5%. Hasil penelitian menunjukkan tidak ada interaksi antara interval
fertigasi AB mix dan konsentrasi eco enzyme terhadap tinggi tanaman, jumlah
daun, jumlah anakan, diameter umbi, jumlah umbi, bobot segar, dan bobot kering.
Kombinasi perlakuan terbaik adalah interval fertigasi sehari dua kali dan
konsentrasi eco enzyme 1mL/L (P1K2)
Kata Kunci: bawang merah, interval fertigasi ab mix, konsentrasi eco enzyme

Item Type: Thesis (Other)
Uncontrolled Keywords: bawang merah, interval fertigasi ab mix, konsentrasi eco enzyme
Subjects: S Agriculture > S Agriculture (General)
Divisions: Faculty of Medicine, Health and Life Sciences > School of Biological Sciences
Depositing User: A.Md Sepfriend Ayu Kelana Giri
Date Deposited: 31 Jul 2023 02:45
Last Modified: 31 Jul 2023 02:45
URI: http://eprints.upnyk.ac.id/id/eprint/36652

Actions (login required)

View Item View Item