LATAR BELAKANG PERSETUJUAN RUU PERLINDUNGAN, MARTABAT DAN KEAMANAN PEREMPUAN TERHADAP KEKERASAN DI IRAN PADA TAHUN 2021

SEMBIRING, THECIA GAVINILLA DEARNY (2023) LATAR BELAKANG PERSETUJUAN RUU PERLINDUNGAN, MARTABAT DAN KEAMANAN PEREMPUAN TERHADAP KEKERASAN DI IRAN PADA TAHUN 2021. Other thesis, UPN "Veteran" Yogyajarta.

[thumbnail of abstrak.pdf] Text
abstrak.pdf

Download (207kB)
[thumbnail of Cover.pdf] Text
Cover.pdf

Download (283kB)
[thumbnail of Daftar Isi.pdf] Text
Daftar Isi.pdf

Download (99kB)
[thumbnail of daftar pustaka.pdf] Text
daftar pustaka.pdf

Download (265kB)
[thumbnail of Lembar Pengesahan.pdf] Text
Lembar Pengesahan.pdf

Download (2MB)
[thumbnail of SKRIPSI THECIA GAVINILLA 151160176.pdf] Text
SKRIPSI THECIA GAVINILLA 151160176.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (4MB)

Abstract

ABSTRAK
Dinamika feminisme di berbagai negara dunia mengalami perkembangan yang pesat
bersamaan dengan demokrasi dan liberalisme internasional, bukan hanya pada kelompok
negara-negara Barat, namun juga pada negara-negara Asia dan Timur-Tengah. Iran
merupakan suatu negara yang pada tahun 2021 mengalami kemajuan feminisme yang cukup
progresif, namun pencapaian ini tidak lepas dari tragedi meninggalnya Romina Ashrafi yang
berujung pada perseteujuan parlemen Iran dalam mengesahkan RUU “Perlindungan,
Martabat dan Keamanan Perempuan terhadap Kekerasan” di Iran pada tahun 2021 sebagai
tolok ukur kemajuan feminisme dan gender di Iran. Perumusan masalah pada penelitian ini
adalah alasan Parlemen Iran menyetujui RUU Perlindungan Martabat dan Keamanan
Perempuan Terhadap Kekerasan tahun 2021. Penelitian ini menggunakan metode penelitian
deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data sekunder. Tujuan dari penelitian ini
adalah untuk menjawab RUU “Perlindungan, Martabat dan Keamanan Perempuan terhadap
Kekerasan” di Iran pada tahun 2021 dan menambah wawasan dan pengetahuan tantang
perkembangan feminisme dan kekerasan terhadap perempuan di Iran. Hasil penelitian ini
menunjukkan bahwa alasan Parlemen Iran menyetujui RUU Perlindungan, Martabat dan
Keamanan Perempuan Terhadap Kekerasan tahun 2021 merupakan hasil dari tuntutan
kelompok pro-feminisme dan adanya dukungan dari kelompok masyarakat dalam dan luar
negeri Iran yang berhasil mendorong parlemen Iran untuk mengesahkan RUU
“Perlindungan, Martabat dan Keamanan Perempuan terhadap Kekerasan” di Iran pada tahun
2021 tersebut dengan demikian maka dapat disimpulkan bahwa persetujuan RUU
“Perlindungan, Martabat dan Keamanan Perempuan terhadap Kekerasan” di Iran pada tahun
2021 adalah adanya tuntutan dari kelompok pro feminisme dukungan masyarakat dn politisi
yang kemudian direspon oleh parlemen Iran.
Kata kunci : Romina Ashrafi, feminisme, Iran, RUU “Perlindungan, Martabat dan Keamanan
Perempuan terhadap Kekerasan”
ABSTRACT
The dynamics of feminism in various countries of the world are experiencing rapid
development together with international democracy and liberalism, not only in groups of
Western countries, but also in Asian and Middle-Eastern countries. Iran is a country that in
2021 has experienced progressive feminism, but this policy cannot be separated from the
tragedy of the death of Romina Ashrafi which led to the approval of the Iranian parliament in
passing the Bill "Protection, Dignity and Security of Women against Violence" in Iran in
2021 as benchmark for progress of feminism and gender in Iran. The formulation of the
problem in this research is the reason the Iranian Parliament approved the 2021 Protection,
Dignity and Security of Women Against Violence Bill. This study uses a qualitative
descriptive research method with secondary data collection techniques. The purpose of this
research is to answer the Bill "Protection, Dignity and Security of Women against Violence"
in Iran in 2021 and add insight and knowledge about the development of feminism and
violence against women in Iran. The results of this study indicate that the reasons for the
Iranian Parliament's approval of the 2021 Protection, Dignity and Security of Women
Against Violence bill are the result of the demands of pro-feminism groups and the support
from Iranian domestic and foreign community groups which have succeeded in pushing the
Iranian parliament to pass the bill Protection, Dignity and Security of Women against
Violence in Iran in 2021 thus it can be concluded that the approval of the Bill "Protection,
Dignity and Security of Women against Violence" in Iran in 2021 is a demand from pro-
feminism groups supported by society and politicians which is then responded to by the
Iranian parliament.
Keyword : Romina Ashrafi, feminism, bill Protection, Dignity and Security of Women against Violence

Item Type: Thesis (Other)
Uncontrolled Keywords: Romina Ashrafi, feminism, bill Protection, Dignity and Security of Women against Violence
Subjects: H Social Sciences > H Social Sciences (General)
Divisions: Faculty of Law, Arts and Social Sciences > School of Social Sciences
Depositing User: Eko Yuli
Date Deposited: 27 Jul 2023 06:50
Last Modified: 27 Jul 2023 06:50
URI: http://eprints.upnyk.ac.id/id/eprint/36608

Actions (login required)

View Item View Item