Mendung Masih Membayangi Investasi Di Sektor Pertambangan

Nurkhamim, Nurkhamim (2004) Mendung Masih Membayangi Investasi Di Sektor Pertambangan. In: Proceeding Temu Profesi Tahunan XIII: Perhimpunan Ahli Pertambangan Indonesia (PERHAPI) 2004, 9-10 Dec 2004, Palembang, Indonesia.

[thumbnail of 2004_TPT XIII PERHAPI_Mendung Masih Membayangi Investasi di Sektor pertambangan_NURKHAMIM_Last Merged_next e-print.pdf] Text
2004_TPT XIII PERHAPI_Mendung Masih Membayangi Investasi di Sektor pertambangan_NURKHAMIM_Last Merged_next e-print.pdf

Download (1MB)

Abstract

Tiga syarat utama untuk hadirnya investasi adalah keamanan, kepastian hukum dan stabilitas
sosial politik. Dari ketiga hal tersebut, nampaknya tidak semuanya terpenuhi, terutama dalam
hal kualitas, setidaknya hal ini dapat dilihat dari beberapa indikasi.

Di bidang hukum, persoalan tentang Perpu No. 1 Tahun 2004, mengenai Perubahan UndangUndang

No. 41 Tahun 1999 tentang Kehutanan, yang membolehkan penambangan secara
tambang terbuka di hutan lindung, hanya berselang tiga bulan kemudian ditolak oleh Komisi
VIII DPR, merupakan indikasi adanya persoalan-persoalan hukum. Dalam tataran peraturan
hukum yang lebih rendah, kesemprawutan dan inkonsistensi peraturan hukum lebih sering
terjadi.

Di sisi lain, berdasar data Bank Dunia, komponen biaya untuk memulai investasi di Indonesia
dinilai tertinggi dan terlama waktu pengurusannya dibanding beberapa negara ASEAN dan
Asia, mencapai rata-rata US $ 1.163 dan dibutuhkan waktu 151 hari. Hasil penelitian
Transparency International juga tetap menempatkan Indonesia sebagai salah satu negara
dengan brand negara terkorup, bahkan banyak budayawan dan pengamat social mengatakan
bahwa telah terjadi "banalisasi” (pembiasaan) terhadap praktek korupsi yang berimbas pada
tingginya biaya investasi.

Segudang persoalan bangsa, seperti persoalan utang yang mulai berjatuhan tempo (2004 –
2009), ancaman terhadap kesinambungan fiskal dan pembiayaan pembangunan, buruknya infra
struktur, rendahnya investasi, belitan perangkap pertumbuhan ekonomi rendah, terpuruknya
sektor riil, menurunnya daya saing, serta masih akan meningkatnya angka penganguran dan
kemiskinan pada tahun-tahun mendatang menjadi persoalan bak mendung yang tak kunjung
sirna.

Item Type: Conference or Workshop Item (Paper)
Subjects: T Technology > TN Mining engineering. Metallurgy
Divisions: Faculty of Engineering, Science and Mathematics > School of Civil Engineering and the Environment
Depositing User: Dr. ST MT NURKHAMIM NURKHAMIM
Date Deposited: 06 Apr 2023 04:09
Last Modified: 06 Apr 2023 04:14
URI: http://eprints.upnyk.ac.id/id/eprint/33502

Actions (login required)

View Item View Item