MIHARJA, MUHAMAD RIZKI (2023) UJI PATOGENISITAS JAMUR Beuveria bassiana (Bals.) Veuil. DENGAN PENAMBAHAN BERBAGAI KONSENTRASI DARI SUMBER KITIN YANG BERBEDA PADA MEDIA PERBANYAKAN TERHADAP PENGGEREK BUAH KOPI (Hypothenemus hampei Ferr.). Diploma thesis, Universitas Pembangunan Nasional "Veteran" Yogyakarta.
Text
M. Rizki Miharja_134170163_Laporan Skripsi (full).pdf Restricted to Repository staff only Download (2MB) |
|
Text
M. Rizki Miharja_134170163_Skripsi_ABSTRAK ENG.pdf Download (185kB) |
|
Text
M. Rizki Miharja_134170163_Skripsi_ABSTRAK ID.pdf Download (186kB) |
|
Text
M. Rizki Miharja_134170163_Skripsi_COVER.pdf Download (124kB) |
|
Text
M. Rizki Miharja_134170163_Skripsi_DAFTAR ISI.pdf Download (192kB) |
|
Text
M. Rizki Miharja_134170163_Skripsi_Lembar Pengesahan.pdf Download (143kB) |
Abstract
Beuveria bassiana merupakan jamur entomopathogen yang berguna untuk
mengendalikan Hypothenemus hampei. Kekurangan penggunaan jamur
entomopathogen, jika diproduksi massal secara terus menerus maka akan
menurunkan kualitas jamur dan patogenisitas terhadap serangga hama menjadi
kurang virulen, sehingga untuk meningkatkannya dengan menambahkan sumber
kitin pada media perbanyakan sebagai nutrisi tambahan. Tujuan penelitian ini
adalah mengetahui pengaruh penambahan sumber kitin dengan konsentrasi yang
berbeda pada media perbanyakan terhadap kualitas dan patogenisitas jamur B.
bassiana terhadap H. hampei. Penelitian dilaksanakan di Laboratorium Hayati
Pakem Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan, Sleman, D.I. Yogyakarta.
Percobaan terdiri dari 2 tahap (uji mutu jamur B. bassiana dan uji patogenisitas
terhadap H. hampei) menggunakan Rancangan Acak Lengkap Faktor Tunggal dan
perlakuan sebagai berikut: tanpa penambahan kitin 0 g/200 g (Kontrol),
penambahan sumber kitin Tenebrio molitor (1 g/200 g, 2 g/200 g, dan 3 g/200 g)
dan penambahan sumber kitin kulit udang (3 g/200 g, 4 g/200 g, dan 5 g/200 g).
Hasil percobaan uji mutu spora dan patogenisistas jamur B. bassiana terhadap H.
hampei memberikan pengaruh pada media yang ditambah kitin terhadap kontrol.
Pada uji mutu spora, perlakuan kitin T. molitor 2 g/200 g (7,53x108 spora/mL dan
84,48%) dan kitin kulit udang 4 g/200 g (7,34x108
spora/mL dan 83,09%)
menghasilkan mutu jamur yang tinggi. Sedangkan uji patogenisitas, perlakuan
kitin T. molitor 2 g/200 g dan kulit udang 4 g/200 g menghasilkan patogenisitas
yang baik (persentase mortalitas tertinggi; kecepatan kematian tercepat sebesar
5,1 dan 4,7 hari; Lethal Time 50% tercepat sebesar 4,264 dan 3,883 hari; dan daya
makan paling rendah sebanyak 0,55 dan 0,51 gram).
Kata kunci : Mutu spora, patogenisitas, Beuveria bassiana, Hypothenemus
hampei, kitin
Item Type: | Thesis (Diploma) |
---|---|
Uncontrolled Keywords: | Mutu spora, patogenisitas, Beuveria bassiana, Hypothenemus hampei, kitin. |
Divisions: | Faculty of Engineering, Science and Mathematics > School of Engineering Sciences |
Depositing User: | Eny Suparny |
Date Deposited: | 10 Mar 2023 07:50 |
Last Modified: | 10 Mar 2023 07:50 |
URI: | http://eprints.upnyk.ac.id/id/eprint/32826 |
Actions (login required)
View Item |