KAJIAN TEKNIS PRODUKTIVITAS UNIT PEREMUK ANDESIT DI PT. BATU MULYO BERJAYA KEC. KESUGIHAN, KAB. CILACAP PROVINSI JAWA TENGAH

FADHILAH, WAHYU NURUL (2021) KAJIAN TEKNIS PRODUKTIVITAS UNIT PEREMUK ANDESIT DI PT. BATU MULYO BERJAYA KEC. KESUGIHAN, KAB. CILACAP PROVINSI JAWA TENGAH. Diploma thesis, Universitas Pembangunan Nasional "Veteran" Yogyakarta.

[thumbnail of ABSTRAK_WAHYU NURUL.pdf] Text
ABSTRAK_WAHYU NURUL.pdf

Download (302kB)
[thumbnail of COVER_WAHYU NURUL.pdf] Text
COVER_WAHYU NURUL.pdf

Download (199kB)
[thumbnail of DAFTAR PUSTAKA_WAHYU NURUL.pdf] Text
DAFTAR PUSTAKA_WAHYU NURUL.pdf

Download (116kB)
[thumbnail of DRAFT SKRIPSI_WAHYU NURUL.pdf] Text
DRAFT SKRIPSI_WAHYU NURUL.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (7MB)
[thumbnail of LEMBAR PENGESAHAN_WAHYU NURUL.pdf] Text
LEMBAR PENGESAHAN_WAHYU NURUL.pdf

Download (207kB)

Abstract

PT. Batu Mulyo Berjaya adalah sebuah perusahaan yang bergerak di
bidang penambangan dan peremukan andesit yang terletak di Desa Pesanggrahan,
Kecamatan Kesugihan, Kabupaten Cilacap, Provinsi Jawa Tengah. Bahan baku
andesit untuk mencukupi kebutuhan umpan pabrik peremuk diperoleh melalui
penambangan langsung di lokasi nya berada di Desa Ciwuni Kecamatan
Kesugihan, Kabupaten Cilacap, Provinsi Jawa Tengah, dan Desa Gunung Wetan,
Kecamatan Jatilawang, Kabupaten Banyumas Provinsi Jawa Tengah.
PT. Batu Mulyo Berjaya memiliki dua unit crushing plant, yang pertama
adalah unit crusher 01 dan yang kedua adalah crusher 02. Proses peremukan
andesit pada unit crusher 01 dimulai dengan pengumpanan oleh backhoe Kobelco
SK 200-02 ke dalam hopper, kemudian menggunakan jaw crusher Shan-Bao PE
600x900 untuk peremukan primer, lalu pada tahap peremukan sekunder
menggunakan dua buah jaw crusher yaitu jaw crusher Shan-Bao PEX 250x1000.
Sasaran produksi yang diharapkan oleh perusahaan sebesar 290 ton/hari
dengan rincian produk ukuran -50+30 mm ≥32 %, produk ukuran -30+20 mm
≥20 %, produk ukuran -20+10 mm ≥23 %, produk ukuran -10+5 mm ≤10 %, dan
produk ukuran -5 mm ≤15 %. Produksi yang dihasilkan pada unit crusher 01 saat
ini sebesar 123,07 ton/hari atau 19,2 ton/jam dengan material yang dihasilkan
yaitu produk ukuran -50+30 mm sebanyak 37,45 % atau 7,19 ton/jam, produk
ukuran -30+20 mm 20,94 % atau 4,02 ton/jam, produk ukuran -20+10 mm
28,18 % atau 5,41 ton/jam, produk ukuran -10+5 mm 7,97 % atau 1,53 ton/jam,
dan produk ukuran -5 mm 5,47 % atau 1,05 ton/jam. Berdasarkan data tersebut,
dapat diketahui bahwa sasaran produksi harian belum tercapai sedangkan
distribusi ukuran produk yang diharapkan perusahaan telah tercapai.
Hasil evaluasi kondisi saat ini terhadap nilai reduction ratio 80 pada jaw
crusher primer dan jaw crusher sekunder yaitu 4,65 dan 2,25. Waktu kerja efektif
adalah 6,35 jam/hari dari waktu yang tersedia 8 jam.
Berdasarkan hasil penelitian, untuk mencapai sasaran produksi yang
diinginkan menggunakan crusher 01 maka perlu upaya yang dapat meningkatkan
produksi unit peremuk andesit. Alternatif perbaikan pertama adalah melakukan
perubahan alat untuk pengumpanan dari backhoe Kobelco SK 200-02 menjadi
wheel loader Komatsu WA 150, serta menambah jumlah pengumpanan dari 10
kali per jam menggunakan backhoe menjadi 14 kali per jam menggunakan wheel
loader sehingga menghasilkan produksi sebesar 46 ton/jam. Penambahan jumlah
umpan dilihat dari kapasitas alat peremuk dan nilai ketersediaan alat.
Melalui alternatif perbaikan tersebut, maka sasaran produksi pada crusher
01 unit peremuk andesit PT. Batu Mulyo Berjaya sebesar 290 ton/hari akan
terpenuhi

Item Type: Thesis (Diploma)
Subjects: T Technology > TN Mining engineering. Metallurgy
Divisions: Faculty of Engineering, Science and Mathematics > School of Engineering Sciences
Depositing User: Eny Suparny
Date Deposited: 13 Jan 2023 07:51
Last Modified: 13 Jan 2023 07:53
URI: http://eprints.upnyk.ac.id/id/eprint/32409

Actions (login required)

View Item View Item