ANALISIS KESTABILAN LERENG DAN KEBISINGAN PADA AREA PERTAMBANGAN KERIKIL BERPASIR ALAMI (SIRTU) PT. LMS DI DESA MANGUNSOKO, KECAMATAN DUKUN, KABUPATEN MAGELANG, PROVINSI JAWA TENGAH

Isnaini, Wildan Rizky (2022) ANALISIS KESTABILAN LERENG DAN KEBISINGAN PADA AREA PERTAMBANGAN KERIKIL BERPASIR ALAMI (SIRTU) PT. LMS DI DESA MANGUNSOKO, KECAMATAN DUKUN, KABUPATEN MAGELANG, PROVINSI JAWA TENGAH. Diploma thesis, Universitas Pembangunan Nasional "Veteran" Yogyakarta.

[thumbnail of A. Skripsi.pdf] Text
A. Skripsi.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (4MB)
[thumbnail of B. Cover.pdf] Text
B. Cover.pdf

Download (64kB)
[thumbnail of D. Abstrak.pdf] Text
D. Abstrak.pdf

Download (12kB)
[thumbnail of E. Daftar Isi.pdf] Text
E. Daftar Isi.pdf

Download (118kB)
[thumbnail of G. Daftar Pustaka.pdf] Text
G. Daftar Pustaka.pdf

Download (77kB)
[thumbnail of C. Pengesahan.pdf] Text
C. Pengesahan.pdf

Download (369kB)

Abstract

Balai Penyelidikan dan Pengembangan Teknik Kegunungapian (BPPTK)
Yogyakarta memperkirakan sedikitnya 77 juta meter kubik dari hasil erupsi Gunung
Merapi pada tahun 2010 yang terendapkan di sungai yang berada di lereng Gunung
Merapi. Masyarakat sekitar Gunung Merapi memanfaatkan hasil erupsi sebagai bahan
tambang. Pertambangan merupakan salah satu kegiatan industri yang memiliki
dampak positif maupun negatif. Komponen lingkungan yang terdiri dari komponen
abiotik, biotik, dan sosial akan merasakan dampak yang terjadi. PT. LMS perlu
melakukan pengelolaan dampak lingkungan yang terjadi. Tujuan penelitian ini yaitu
menganalisis kestabilan lereng Sungai Senowo dan kebisingan sebelum dilakukan
penambangan dan memberikan rekomendasi rencana pengelolaan potensi dampak
yang ditimbulkan dari rencana kegiatan penambangan.
Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini meliputi pengumpulan
data, analisis, dan sampling. Pengumpulan data terdiri dari data primer dan sekunder
yang digunakan sebagai informasi utama dalam penelitian. Metode Analisis dilakukan
dengan metode Janbu yang disederhanakan dan analisis deskriptif mengikuti Kepmen
1827 K/30/2018 dan Klasifikasi Keamanan Bowles, 1989. Sedangkan sampling terdiri
dari purposive sampling untuk mendapatkan hasil TSS, kebisingan dan kadar TSP dan
simple random sampling terkait respon masyarakat terkait kegiatan tambang yang
akan berlangsung.
Hasil penelitian dilakukan dengan pembatasan potensi dampak yang terjadi
dari tahap pra-konsturksi hingga tahap operasi. Dampak yang dikaji lebih lanjut yaitu
terkait kemiringan lereng Sungai Senowo dan kebisingan. Lereng sungai diasumsikan
dilalui truk kosong dan isi material sirtu. FK yang diperoleh yaitu truk kosong yaitu
0,501 dan truk isi sebesar 0,374. Kebisingan dilakukan pengukuran diluar daerah
penelitian untuk menjadi acuan kebisingan yang akan terjadi di penambangan dan
didapatkan angka kebisingan tertinggi yaitu 102,5 dB. Arahan pengelolaan dilakukan
dengan rekayasa geometri, penambahan bronjong, dan penanaman pagar bambu untuk
meredam kebisingan.
Kata Kunci: Pertambangan, Potensi, Dampak, Lingkungan, Degradasi

Item Type: Thesis (Diploma)
Uncontrolled Keywords: Pertambangan, Potensi, Dampak, Lingkungan, Degradasi
Subjects: T Technology > TD Environmental technology. Sanitary engineering
Divisions: Faculty of Engineering, Science and Mathematics > School of Engineering Sciences
Depositing User: Eny Suparny
Date Deposited: 11 Jan 2023 07:51
Last Modified: 11 Jan 2023 07:54
URI: http://eprints.upnyk.ac.id/id/eprint/32326

Actions (login required)

View Item View Item