RANCANGAN TEKNIS PENANGANAN AIR TAMBANG PADA BIJIH NIKEL DI BLOK BULAN DAN BINTANG PT. BINANGA HARTAMA RAYA, KABUPATEN KONAWE UTARA, PROVINSI SULAWESI TENGGARA

Pamungkas, Malinda Lanis (2021) RANCANGAN TEKNIS PENANGANAN AIR TAMBANG PADA BIJIH NIKEL DI BLOK BULAN DAN BINTANG PT. BINANGA HARTAMA RAYA, KABUPATEN KONAWE UTARA, PROVINSI SULAWESI TENGGARA. Diploma thesis, UPN "Veteran" Yogyakarta.

[thumbnail of 1 COVER.pdf] Text
1 COVER.pdf

Download (53kB)
[thumbnail of 3 RINGKASAN.pdf] Text
3 RINGKASAN.pdf

Download (63kB)
[thumbnail of 2 SKRIPSI MALINDA_112170010.pdf] Text
2 SKRIPSI MALINDA_112170010.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (4MB)
[thumbnail of 5 PENGESAHAN DAN KTM.pdf] Text
5 PENGESAHAN DAN KTM.pdf

Download (483kB)
[thumbnail of DAFTAR ISI 3.pdf] Text
DAFTAR ISI 3.pdf

Download (115kB)
[thumbnail of DAFTAR PUSTAKA (4).pdf] Text
DAFTAR PUSTAKA (4).pdf

Download (91kB)

Abstract

Penelitian ini dilakukan di Blok Bulan dan Bintang PT. Binanga Hartama
Raya yang terletak di Kecamatan Lasolo Kepulauan, Kabupaten Konawe Utara,
Provinsi Sulawesi Tenggara. Sistem penambangan yang diterapkan oleh PT.
Binanga Hartama Raya adalah tambang terbuka dengan metode open cut. Sistem
penambangan dengan metode open cut yang diterapkan akan sangat berpengaruh
dengan keadaan cuaca secara langsung, terutama di musim hujan. Model
penambangan yang berjenjang mengakibatkan air limpasan maupun air hujan
yang masuk kedalam front penambangan akan langsung menuju ke daerah yang
lebih rendah. Air tersebut jika tidak ditanggulangi akan langsung mengalir ke laut
dan berdampak tidak baik terhadap kualitas air.
Pembuatan saluran terbuka bertujuan untuk mengalirkan air hujan dan air
limpasan yang masuk ke area penambangan menuju ke kolam pengendapan. Air
yang dialirkan oleh saluran terbuka akan menuju kolam pengendapan untuk
dijernihkan terlebih dahulu sebelum dialirkan ke laut disekitar area penambangan
Berdasarkan analisis data curah hujan pada tahun 2009 – 2019, diperoleh
nilai curah hujan rencana 110,38 mm/hari, intensitas curah hujan 38,67 mm/jam
dengan periode ulang hujan 2 tahun dan resiko hidrologi sebesar 88%. Luas
daerah tangkapan hujan di lokasi penelitian dibagi menjadi tiga daerah tangkapan
hujan, yaitu : DTH 1 = 0,097 km
2
, DTH 2 = 0,046 km
2
dan DTH 3 = 0,044 km
2
.
Debit air limpasan pada DTH 1 = 0,62 m
3
/detik, DTH 2 = 0,34 m
3
/detik dan DTH
3 = 0,33 m
3
/detik
Terdapat dua (2) saluran terbuka dengan dimensi Saluran Terbuka :B = 1,22
m; b = 2,03 m; h = 0,88 m; a = 1,22 m; d = 1,06 m ; j = 0,18 m ; ɑ = 60°.
Diameter gorong-gorong yang digunakan yaitu 0,68 m.Gorong-gorong yang
dibuat untuk melewati jalan tambang berpenampang lingkaran dari bahan besi
bertulang dengan koefisien kekasaran dinding gorong-gorong/pipa sebesar 0,015.
Kolam pengendapan dirancang terdiri dari tiga (3) kompartmen dengan luas
masing-masing 1.075 m
2
dan volume 5.535 m
3
. Pembersihan (pengerukan)
endapan di kolam pengendapan harus dilakukan setiap 3 bulan sekali.

Item Type: Thesis (Diploma)
Subjects: T Technology > TN Mining engineering. Metallurgy
Divisions: Faculty of Engineering, Science and Mathematics > School of Engineering Sciences
Depositing User: Eny Suparny
Date Deposited: 02 Jan 2023 07:18
Last Modified: 02 Jan 2023 07:19
URI: http://eprints.upnyk.ac.id/id/eprint/32151

Actions (login required)

View Item View Item