PRARANCANGAN PABRIK KIMIA HEXAMINE DARI AMONIA DAN FORMALDEHIDA DENGAN PROSES ALEXANDER F.MACLEAN KAPASITAS 50.000 TON/TAHUN

RETNANI, DIAH WIDYA and RETNO PAMULARSIH, RETNO (2022) PRARANCANGAN PABRIK KIMIA HEXAMINE DARI AMONIA DAN FORMALDEHIDA DENGAN PROSES ALEXANDER F.MACLEAN KAPASITAS 50.000 TON/TAHUN. Other thesis, UPN "Veteran" Yogyakarta.

[thumbnail of ABSTRAK.pdf] Text
ABSTRAK.pdf

Download (91kB)
[thumbnail of COVER.pdf] Text
COVER.pdf

Download (88kB)
[thumbnail of DAFTAR ISI.pdf] Text
DAFTAR ISI.pdf

Download (43kB)
[thumbnail of DAFTAR PUSTAKA.pdf] Text
DAFTAR PUSTAKA.pdf

Download (96kB)
[thumbnail of HALAMAN PENGESAHAN.pdf] Text
HALAMAN PENGESAHAN.pdf

Download (202kB)
[thumbnail of SKRIPSI FULL.pdf] Text
SKRIPSI FULL.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (31MB)

Abstract

Hexamine merupakan produk yang digunakan sebagai bahan baku antiseptik,
curing agent, accelerator, shrink-proofing agent, dan penambah elastisitas serat selulosa.
Oleh karena penggunaan hexamine yang luas dalam dunia industri, maka kebutuhan
hexamine di dalam negeri semakin besar setiap tahunnya. Pabrik hexamine dirancang
dengan kapasitas 50.000 ton/tahun, menggunakan bahan baku amonia yang diperoleh dari
PT Pupuk Kujang, Cikampek dan formaldehida yang diperoleh dari PT Dover Chemical,
Cilegon. Lokasi pabrik didirikan di kawasan industri Cilegon, Banten. Perusahaan akan
didirikan dengan badan hukum Perseroan Terbatas (PT), dengan jumlah karyawan 158
orang. Pabrik beroperasi selama 330 hari dalam setahun, dengan proses produksi selama
24 jam/hari dan luas tanah yang diperlukan adalah 859.375m2
.
Proses pembuatan Hexamine diawali dengan memanaskan bahan baku
formaldehida dengan kemurnian 37% dan amonia dengan kemurnian 20% menggunakan
heat exchanger hingga suhu 45oC lalu mereaksikan di dalam reaktor pada tekanan 2,3 atm
dan temperatur 45oC. Reaktor yang diperlukan berjumlah 2 buah jenis Reaktor Alir tangki
Berpengaduk (RATB). Reaksi bersifat eksotermis sehingga untuk menjaga suhu reaksi
diperlukan koil pendingin, hasil keluaran reaktor berupa campuran hexamine, air,
formaldehida, methanol, dan amonia sisa. Produk utama dari reaksi ini berupa hexamine.
Suhu produk keluar reaktor adalah 45°C dengan tekanan 2,3 atm kemudian dialirkan
menuju evaporator forced circulation untuk menguapkan sebagian air dan mengkristalkan
hexamine. Kondisi operasi evaporator forced circulation pada suhu 48,6˚C dan tekanan
vakum 0,2 atm. Hasil bawah evaporator dipompa menuju centrifuge untuk dipisahkan
kristal hexamine dengan mother liquor-nya. Padatan atau kristal hexamine yang keluar
dari centrifuge dikeringkan dengan rotary dryer, diharapkan padatan keluar rotary dryer
mengandung 0,2% air dan 99,7% padatan. Padatan hexamine kemudian disimpan dalam
silo terlebih dahulu sebelum dikemas. Unit utilitas yang menyediakan kebutuhan air
diperlukan pabrik hexamine sebanyak 227.471 kg/jam dibeli dari PT. Krakatau Tirta
Industri. Steam yang digunakan saturated steam pada suhu 120˚C dengan tekanan 2,3 atm
sejumlah 9.916 kg/jam. Daya listrik sebesar 425,71 kW disuplai dari PLN dengan
cadangan 1 buah generator berkapasitas 571,89 kW. Kebutuhan bahan bakar fuel oil
diperoleh dari PT Pertamina sebanyak 5.810 L/tahun untuk unit Boiler dan 3.932 L/tahun
untuk diesel pada unit Generator. Kebutuhan udara tekan disuplai dari unit udara tekan
dengan kapasitas 34 m3
/jam.
Berdasarkan evaluasi ekonomi, modal tetap (Fix Capital Investment) yang
diperlukan untuk mendirikan Pabrik adalah Rp249.543.081.234 + US$24.124.084.
Working Capital Investment sebesar Rp439.233.228.149. Analisis ekonomi pabrik
Hexamine menunjukkan nilai Return on Investment sebelum pajak sebesar 19,20% dan
Return on Investment setelah pajak 14,40%. Nilai POT sebelum pajak 3,43 tahun POT
setelah pajak 4,10 tahun. Break Event Point 58,29% dan Shut Down Point sebesar 20,36%
kapasitas produksi. Discounted Cash Flow Rate of Return 35,37%. Sehingga berdasarkan
data analisis ekonomi tersebut, Pabrik Hexamine layak untuk dikaji dan dipertimbangkan
lebih lanjut.
Kata kunci : amonia, formaldehida, hexamine.

Item Type: Thesis (Other)
Uncontrolled Keywords: Amonia, formaldehida, hexamine
Subjects: Q Science > QD Chemistry
Divisions: Faculty of Engineering, Science and Mathematics > School of Engineering Sciences
Depositing User: A.Md Apriliani Kusuma Wardhani
Date Deposited: 12 Dec 2022 07:12
Last Modified: 12 Dec 2022 07:12
URI: http://eprints.upnyk.ac.id/id/eprint/31868

Actions (login required)

View Item View Item