IMPLIKASI LINGKUNGAN PENGENDAPAN DAN KOMPOSISI MINERALOGI TERHADAP KUALITAS RESERVOIR FORMASI KAMPUNGBARU LAPANGAN “CASS” CEKUNGAN KUTAI

SINAMBELA, CINDY AYU SARASWATY (2021) IMPLIKASI LINGKUNGAN PENGENDAPAN DAN KOMPOSISI MINERALOGI TERHADAP KUALITAS RESERVOIR FORMASI KAMPUNGBARU LAPANGAN “CASS” CEKUNGAN KUTAI. Diploma thesis, Universitas Pembangunan Nasional "Veteran" Yogyakarta.

[thumbnail of Cover_111170076_Cindy Ayu Saraswaty.pdf] Text
Cover_111170076_Cindy Ayu Saraswaty.pdf

Download (379kB)
[thumbnail of Abstrak_111170076_Cindy Ayu Saraswaty.pdf] Text
Abstrak_111170076_Cindy Ayu Saraswaty.pdf

Download (453kB)
[thumbnail of Daftar Isi_111170076_Cindy Ayu Saraswaty.pdf] Text
Daftar Isi_111170076_Cindy Ayu Saraswaty.pdf

Download (375kB)
[thumbnail of Daftar Pustaka_111170076_Cindy Ayu Saraswaty.pdf] Text
Daftar Pustaka_111170076_Cindy Ayu Saraswaty.pdf

Download (302kB)
[thumbnail of Halaman Pengesahan_111170076_Cindy Ayu Saraswaty.pdf] Text
Halaman Pengesahan_111170076_Cindy Ayu Saraswaty.pdf

Download (712kB)
[thumbnail of Skripsi Full_111170076_Cindy Ayu Saraswaty (1).pdf] Text
Skripsi Full_111170076_Cindy Ayu Saraswaty (1).pdf

Download (17MB)
[thumbnail of Skripsi Full_111170076_Cindy Ayu Saraswaty (1).pdf] Text
Skripsi Full_111170076_Cindy Ayu Saraswaty (1).pdf
Restricted to Repository staff only

Download (17MB)

Abstract

Penelitian terletak pada area milik PT. Pertamina Hulu Mahakam pada Lapangan
“CASS”, Cekungan utai, Kalimantan Timur. Perubahan porositas reservoir pada Lapangan
“CASS” menyebabkan turunnya produksi hidrokarbon. Hal ini diakibatkan oleh kemunculan
mineral diagentik yang berperan sebagai semen dan mineral pengganti. Oleh karena itu perlu
dilakukan kegiatan evaluasi terhadap Lapangan “CASS”.
Metodologi yang digunakan dalam penelitian ini adalan metode deskriptif analitik
dengan mengintegrasikan data sumur yang meliputi wireline log dan inti batuan yang meliputi
petrografi, Scanning Electron Microscope (SEM) dan X-Ray Diffraction (XRD).
Penelitian berada pada Formasi Kampungbaru yang difokuskan pada interval MFS 1 -
MFS 2 serta MFS 7 – MFS 8 dengan variasi litologi yaitu perselingan batupasir dan
batulempung dengan sisipan batugamping dan batubara yang diendapkan pada lingkungan
delta plain, delta front dan prodelta.
Analisis komposisi dan persebaran mineral diagenetik dilakukan secara vertical dan
lateral dengan membagi menjadi litofasies Clean SST dan Shaly SST. Jenis mineral diagenetik
yang mempengaruhi lokasi penelitian ialah non-clay minerals (quartz overgrowth,
ferroan/iron-bearing minerals, & calcareous cements) dan clay minerals (kaolinite, illite,
chlorite dan illite-smectite). Lingkungan pengendapan menunjukkan perkembangan
mineralogy diantaranya pada Lapangan “CASS” calcareous cement yang berasosiasi dengan
lingkungan marine, quartz overgrowth dan quartz pada lingkungan darat dan peningkatan
mineral lempung yang berasosiasi pada daeran pengendapan low energy regime. Kehadiran
Ferroan Minerals sebagai sement dan pore-filling yang menyebabkan berkurangnya porositas
dan permeabilitas pada batuan. Kaolinite menyebabkan fines migration sehingga dapat
mengurangi permeabilitas (menghambat jalur migrasi Hidrokarbon), sedangkan Illite/Smectite
sebagai pore-bridging. Proses diagenesa yang berlangsung pada daerah penelitian adalah
proses kompaksi, dissolution dan sementasi. Faktor yang mengontrol persebaran mineral
diagenetik yaitu lingkungan pengendapan dan burial pada daerah penelitian
Kata Kunci : Cekungan Kutai, mineral diagenetik, porositas, lingkungan pengendapan, burial.

Item Type: Thesis (Diploma)
Uncontrolled Keywords: Cekungan Kutai, mineral diagenetik, porositas, lingkungan pengendapan, burial.
Subjects: Q Science > Q Science (General)
Divisions: Faculty of Engineering, Science and Mathematics > School of Engineering Sciences
Depositing User: Eny Suparny
Date Deposited: 06 Dec 2022 04:23
Last Modified: 06 Dec 2022 04:26
URI: http://eprints.upnyk.ac.id/id/eprint/31822

Actions (login required)

View Item View Item