GEOLOGI DAN STUDI PENGARUH LITOLOGI TERHADAP KUALITAS AIRTANAH DAERAH WUKIRSARI DAN SEKITARNYA, KECAMATAN PAKEM DAN CANGKRINGAN, KABUPATEN SLEMAN, PROVINSI DAERAH ISTIMEWA YOGYAKARTA

PRAYUNINGTYAS, IDKHUM DWI AYU (2016) GEOLOGI DAN STUDI PENGARUH LITOLOGI TERHADAP KUALITAS AIRTANAH DAERAH WUKIRSARI DAN SEKITARNYA, KECAMATAN PAKEM DAN CANGKRINGAN, KABUPATEN SLEMAN, PROVINSI DAERAH ISTIMEWA YOGYAKARTA. Other thesis, UPN "VETERAN" YOGYAKARTA.

[img]
Preview
Text
Abstrak - Idkhum Dwi Ayu P.pdf

Download (39kB) | Preview

Abstract

Secara administratif, lokasi penelitian termasuk dalam wilayah Kecamatan Cangkringan, Kabupaten Sleman, Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta. Secara geografis terletak pada 110°24’40” - 110°27’37” dan 07°37’35” - 07°40’08” atau secara Universal Tranverse Mercator (UTM) terletak pada koordinat 435000mT - 440000mT dan 9152000mU - 9157000mU yang mencakup 5 km x 5 km dengan luas daerah telitian 25 km2. Melalui pendekatan di lapangan dan berdasarkan klasifikasi menurut Van Bemmelen, 1949, daerah penelitian menjadi satu satuan bentuk asal, yaitu : bentuk asal Vulkanik, dimana dibagi lagi menjadi tiga satuan bentuk lahan, yaitu : Lereng Vulkanik Tengah (V4), Lereng Vulkanik Bawah (V5), dan Lembah Aliran Lahar (V12). Pola pengaliran sungai yang berkembang pada daerah penelitian adalah pola pengaliran parallel yang mencerminkan bahwa daerah penelitian memiliki resistensi batuan yang sama dan dikategorikan sebagai stadia geomorfologi dewasa. Hal ini diakibatkan oleh erosi lateral dan erosi vertikal berjalan secara seimbang dan proses sedimentasinya berjalan hingga sekarang. Biasanya memiliki relief gelombang dan daratan miring dengan lembah besar dan dalam. Geologi daerah penelitian terdiri dari satuan batuan Breksi piroklastik Merapi, Breksi piroklastik sisipan batulapili, dan Breksi lahar Merapi. Dimana hubungan antara breksi piroklastik dengan breksi piroklastik sisipan batulapili berupa bidang erosional. Sedangkan breksi lahar menumpang di atas kedua satuan tersebut, relatif lebih muda tetapi seumur. Fasies yang ada pada daerah penelitian berupa medial volcaniclastic (Vessel & Davies, 1981) yang diendapkan pada lingkungan Darat - Gunungapi. Menurut Permenkes No.492 /Menkes/Per/IV/2010 tentang Persyaratan Kualitas Air Minum, airtanah di daerah penelitian memiliki kandungan senyawa kimia yang masih dalam batas wajar untuk dikonsumsi sedangkan dilihat dari segi kriteria kualitas air masuk ke dalam golongan B (air yang dapat digunakan sebagai air baku air minum), dimana air yang diperoleh harus diolah atau dimasak terlebih dahulu. Jenis akuifer yang hadir termasuk dalam akuifer bebas. Hal ini disebabkan bagian atas akuifer ini tidak tertutupi oleh lapisan yang permeabilitasnya lebih kecil. Karakteristik kimia airtanah berdasarkan klasifikasi anion - kation dalam presentasi ion utama diagram trilinear (Piper, 1944): Kationnya adalah tipe natrium/sodium (Na+K Type), anionnya adalah tipe bikarbonat (HCO3 Type). Berdasarkan klasifikasi tipe kimia air dalam diagram trilinear (Morris et. Al, 1983) termasuk dalam Tipe Sodium Bikarbonat (NaHCO3 Type), dimana karbonat alkali (alkalinitas primer) > 50%. Sedangkan berdasarkan analisis diagram Stiff menunjukkan adanya tipe dominan kimia air yaitu tipe NaHCO3.

Item Type: Thesis (Other)
Subjects: Q Science > QE Geology
Divisions: Faculty of Engineering, Science and Mathematics > School of Engineering Sciences
Depositing User: Sarimin Sarimin
Date Deposited: 07 Jun 2016 07:09
Last Modified: 07 Jun 2016 07:09
URI: http://eprints.upnyk.ac.id/id/eprint/3172

Actions (login required)

View Item View Item