MENGHITUNG NERACA MASSA DAN EFISIENSI KINERJA SEA WATER REVERSE OSMOSIS (SWRO) WATER TREATMENT PLANT UNIT 1 & 2 PT. SUMBER SEGARA PRIMADAYA (PLTU) CILACAP

ASTUTI, FITRY NUR (2022) MENGHITUNG NERACA MASSA DAN EFISIENSI KINERJA SEA WATER REVERSE OSMOSIS (SWRO) WATER TREATMENT PLANT UNIT 1 & 2 PT. SUMBER SEGARA PRIMADAYA (PLTU) CILACAP. Diploma thesis, UPN "Veteran" Yogyakarta.

[thumbnail of 1. SKRIPSI FULL_FITRY NUR ASTUTI_021190044.pdf] Text
1. SKRIPSI FULL_FITRY NUR ASTUTI_021190044.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (3MB)
[thumbnail of 2. ABSTRAK_FITRY NUR ASTUTI_021190044.pdf] Text
2. ABSTRAK_FITRY NUR ASTUTI_021190044.pdf

Download (140kB)
[thumbnail of 3. COVER_FITRY NUR ASTUTI_021190044.pdf] Text
3. COVER_FITRY NUR ASTUTI_021190044.pdf

Download (90kB)
[thumbnail of 4. LEMBAR PENGESAHAN_FITRY NUR ASTUTI_021190044.pdf] Text
4. LEMBAR PENGESAHAN_FITRY NUR ASTUTI_021190044.pdf

Download (409kB)
[thumbnail of 5. DAFTAR ISI_FITRY NUR ASTUTI_021190044.pdf] Text
5. DAFTAR ISI_FITRY NUR ASTUTI_021190044.pdf

Download (145kB)
[thumbnail of 6. DAFTAR PUSTAKA_FITRY NUR ASTUTI_021190044.pdf] Text
6. DAFTAR PUSTAKA_FITRY NUR ASTUTI_021190044.pdf

Download (148kB)

Abstract

Perusahaan pembangkit listrik tenaga uap menggunakan air sebagai bahan
baku utama untuk menghasilkan energi listrik. PT. Sumber Segara Primadaya
(PLTU) Cilacap menggunakan air laut pantai selatan Jawa sebagai bahan bakunya,
air laut ini tentulah belum memenuhi kriteria sebagai air baku industri, oleh karena
itu perlu diadakan proses pengolahan terlebih dahulu pada Water Treatment Plant.
Pengaruh proses Reverse Osmosis (RO) adalah desalinasi. Desalinasi adalah
proses penurunan kadar garam air laut menjadi air tawar. Water Treatment Plant
unit 1 & 2 menggunakan RO yaitu Sea Water Reverse Osmosis (SWRO) train A
dan B untuk desalinasi awal. Dalam kinerjanya SWRO memiliki parameter dan
analisanya seperti monitoring untuk mengetahui kinerja alat. Hasil monitoring
SWRO, diperoleh efisiensi secara kuantitas dihitung dari nilai percent recovery
(permeate recovery dan concentrate recovery) dan efisiensi secara kualitas dihitung
dari salt rejection, yaitu pada rentang 38,98% - 46,36% untuk permeate recovery,
53,64% - 61,02% untuk concentrate recovery dan 98,59% - 99,02 untuk salt
rejection.
Sea Water Reverse Osmosis (SWRO) dalam operasinya menghasilkan produk
(permeate) dan side produk (concentrate) dari pengolahan feed water. Dari
perhitungan neraca massa diperoleh arus masuk (feed) SWRO A sebesar 173,5413
ton/jam sedangkan pada arus keluar diperoleh sama yaitu 173,5413 ton/jam yaitu
72,5429 ton/jam untuk massa permeate dan 100,9984 ton/jam untuk concentrate.
Neraca massa SWRO B diperoleh arus masuk (feed) sebesar 176,2196 ton/jam
sedangkan pada arus keluar diperoleh sama yaitu 176,2196 ton/jam yaitu 77,1278
ton/jam untuk massa permeate dan 99,0768 ton/jam untuk concentrate. Dari
perhitungan neraca massa dapat diketahui jumlah komponen air dan komponen
garam dari feed, permeate dan concentrate.
Keyword: Sea Water Reverse Osmosis, Percent Recovery, Efsiensi, Neraca Massa

Item Type: Thesis (Diploma)
Uncontrolled Keywords: Sea Water Reverse Osmosis, Percent Recovery, Efsiensi, Neraca Massa
Subjects: Q Science > QD Chemistry
Divisions: Faculty of Engineering, Science and Mathematics > School of Engineering Sciences
Depositing User: A.Md Apriliani Kusuma Wardhani
Date Deposited: 19 Sep 2022 07:20
Last Modified: 19 Sep 2022 07:20
URI: http://eprints.upnyk.ac.id/id/eprint/30962

Actions (login required)

View Item View Item