STUDI SIMULASI RESERVOIR UNTUK PERENCANAAN WATERFLOODING LAPISAN “ALPHA” PADA LAPANGAN “WFA”

PRABADITA, WAFINDRA (2021) STUDI SIMULASI RESERVOIR UNTUK PERENCANAAN WATERFLOODING LAPISAN “ALPHA” PADA LAPANGAN “WFA”. Diploma thesis, Universitas Pembangunan Nasional "Veteran" Yogyakarta.

[thumbnail of 1. Skripsi Wafindra Prabadita 113140027.pdf] Text
1. Skripsi Wafindra Prabadita 113140027.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (5MB)
[thumbnail of 2. Abstrak Skripsi Wafindra Prabadita 113140027.pdf] Text
2. Abstrak Skripsi Wafindra Prabadita 113140027.pdf

Download (79kB)
[thumbnail of 3. Cover Skripsi Wafindra Prabadita 113140027.pdf] Text
3. Cover Skripsi Wafindra Prabadita 113140027.pdf

Download (112kB)
[thumbnail of 4. Lembar Pengesahan Skripsi Wafindra Prabadita 113140027.pdf] Text
4. Lembar Pengesahan Skripsi Wafindra Prabadita 113140027.pdf

Download (31kB)
[thumbnail of 5. Daftar Isi Skripsi Wafindra Prabadita 113140027.pdf] Text
5. Daftar Isi Skripsi Wafindra Prabadita 113140027.pdf

Download (151kB)
[thumbnail of 6. Daftar Pustaka Skripsi Wafindra Prabadita 113140027.pdf] Text
6. Daftar Pustaka Skripsi Wafindra Prabadita 113140027.pdf

Download (82kB)

Abstract

Lapangan “WFA” merupakan lapangan tua yang terletak di bagian selatan
Blok K, Cekungan Sumatra Tengah, Indonesia. Lapangan ini pertama kali produksi
pada tanggal 1 November 1970. Lapangan “WFA” terdiri dari 21 sumur, dengan
status di mana 8 sumur berproduksi, 3 sumur shut-in, 9 sumur plug dan abandon,
dan 5 sumur injeksi. Penurunan laju produksi terjadi pada tahun 2013-2018 dari
produksi 226 BOPD menjadi 78 BOPD. Maka, dapat dipertimbangkan
perkembangan lapangan menggukana metode waterflooding dengan cara
mengonversi sumur shut-in.
Tahapan dalam pengerjaan skripsi ini adalah mempersiapkan data dan
mengolah data, penentuan cadangan sisa, penentuan rock region, dan end point
SCAL. Kemudian, melakukan proses inisialisasi, key well, history matching,
menentukan drainage radius, menentukan pola injeksi, menentukan rate injeksi,
membuat 3 skenario pengembangan lapangan, dan menentukan skenario optimum
dengan memerhatikan parameter RF dan Incremental Oil.
Lapangan “WFA” memiliki OOIP sebesar 18627 MSTB dengan kumulatif
produksi mencapai 4464.8 MSTB. Pada skenario Basecase meneruskan produksi
sumur - sumur existing (8 sumur) saat akhir history matching hingga Januari 2039,
didapatkan hasil kumulatif produksi minyak sebesar 4730 MSTB dan RF 25.39%.
Skenario 1 mempunyai pola direct line drive dengan melakukan pengeboran sumur
injeksi baru yakni WFP-01 memiliki Np sebesar 4890.3 MSTB, RF sebesar
26.25%, dan incremental sebesar 0.86%. Skenario 2 mempunyai pola five spot
dengan melakukan pengeboran 2 sumur injeksi baru dan terdapat 2 sumur injeksi
convert. Sumur – sumur konversi dari sumur shut-in menjadi sumur injeksi adalah
sumur WFA-19INJ dan WFA-25INJ dengan Np sebesar 5043.7 MSTB, RF sebesar
27.08% dan incremental sebesar 1.68%. Skenario 3 merupakan gabungan skenario
1 dan skenario 2. Sumur-sumur tersebut ialah sumur WFA-19INJ, WFA-25INJ,
WFP-01, WFP-02 dan WFP-03 dengan Np sebesar 5062.6 MSTB, RF sebesar
27.18% dan incremental sebesar 1.786%. Perbandingan skenario 1, 2 dan 3 yang
memberikan perolehan minyak terbesar adalah skenario 3 dengan RF sebesar
27.18%, incremental oil sebesar 1.786% dan kumulatif produksi minyak sebesar
5062.6 MSTB.

Item Type: Thesis (Diploma)
Subjects: Q Science > Q Science (General)
Divisions: Faculty of Engineering, Science and Mathematics > School of Engineering Sciences
Depositing User: Eny Suparny
Date Deposited: 20 May 2022 04:05
Last Modified: 20 May 2022 04:05
URI: http://eprints.upnyk.ac.id/id/eprint/29839

Actions (login required)

View Item View Item