PENENTUAN KANDIDAT SUMUR-SUMUR WORKOVER UNTUK MENINGKATKAN PRODUKSI FORMASI TELISA DI LAPANGAN “BIO”

PUTRI, MEGARANI WIDA (2022) PENENTUAN KANDIDAT SUMUR-SUMUR WORKOVER UNTUK MENINGKATKAN PRODUKSI FORMASI TELISA DI LAPANGAN “BIO”. Masters thesis, UPN 'Veteran" Yogyakarta.

[thumbnail of 02. Cover_213190042_Megarani Wida Putri.pdf] Text
02. Cover_213190042_Megarani Wida Putri.pdf

Download (104kB)
[thumbnail of 01. Tesis_213190042_Megarani Wida Putri.pdf] Text
01. Tesis_213190042_Megarani Wida Putri.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (13MB)
[thumbnail of 03. Abstract_213190042_Megarani Wida Putri.pdf] Text
03. Abstract_213190042_Megarani Wida Putri.pdf

Download (70kB)
[thumbnail of 05. Daftar Isi_213190042_Megarani Wida Putri.pdf] Text
05. Daftar Isi_213190042_Megarani Wida Putri.pdf

Download (85kB)
[thumbnail of 06. Daftar Pustaka_213190042_Megarani Wida Putri.pdf] Text
06. Daftar Pustaka_213190042_Megarani Wida Putri.pdf

Download (167kB)

Abstract

RINGKASAN
Lapangan “BIO” merupakan lapangan minyak “tua” yang berproduksi sejak
tahun 1971 dan telah mengalami penurunan produksi. Lapangan “BIO” memiliki 2
formasi produktif, yaitu Formasi Telisa dan Formasi Bekasap dengan mekanisme
pendorong yang bekerja ialah water drive. Hingga cut-off date (Juli 2019) nilai
recovery factor (RF) Formasi Telisa mencapai 23.55%, lebih kecil dari nilai RF
rata-rata reservoir water drive (35-70%). Berbagai kegiatan workover dengan
strategi konvensional sudah dilakukan pada sumur-sumur yang menembus Formasi
Telisa namun belum mampu meningkatkan produksi di Formasi Telisa secara
signifikan. Studi ini dilakukan untuk menentukan kadidat sumur-sumur workover
guna meningkatkan perolehan minyak di Formasi Telisa Lapangan “BIO”.
Penelitian dimulai dengan melakukan perhitungan besarnya cadangan sisa
pada setiap unit sand di Formasi Telisa. Unit sand yang masih memiliki potensi
untuk dikembangkan akan dilakukan analisa distribusi minyak sisa dengan peta
distribusi current movable oil. Dari peta distribusi current movable oil yang
divalidasi dengan scatter plot, akan didapatkan zona yang berpotensi untuk
dikembangkan dan sumur-sumur yang berada di dalamnya akan diseleksi sebagai
kandidat sumur workover dengan mempertimbangkan data produksi dan data well
history. Production forecast menjadi langkah yang dilakukan selanjutnya untuk
mengetahui besarnya penambahan produksi dari kegiatan workover, dilanjutkan
dengan analisa keekonomian untuk mengetahui keberhasilan strategi dari segi
ekonomi.
Dari analisa terintegrasi yang sudah dilakukan, didapatkan 10 kandidat
sumur-sumur workover yang mampu memberikan kenaikan produksi sebesar 73.38
MSTB dari basecase. Untuk Skenario I (basecase), kumulatif produksi hingga
akhir prediksi (tahun 2039) sebesar 14.77 MMSTB. Sedangkan Skenario II (10
sumur workover), kumulatif produksi hingga tahun 2039 sebesar 14.84 MMSTB.
Berdasarkan perhitungan keekonomian, didapatkan nilai NPV Lapangan “BIO”
sebesar 3178.6 MUSD, nilai IRR sebesar 98,2% dengan POT selama 1.21 tahun.
ABSTRACT
“BIO” Field is a mature oil field that has been produced since 1971 and is
declining in oil production. “BIO” Field has two main productive reservoirs, Telisa
Formation and Bekasap Formation, with a working drive mechanism is water drive.
Until the cut-off date (July 2019), Telisa Formation’s recovery factor reached
23.55%, much smaller than the average recovery factor of water drive reservoirs
(35-70%). Many workover jobs had been done yet couldn’t optimize the production
of Telisa Formation. Hence, this workover wells determination study is conducted
to develop Telisa Formation.
The study is started by calculating the remaining reserve of each sand in
Telisa Formation. Current movable oil distribution maps will be generated for every
potential unit sand in Telisa Formation to obtain potential zone. The wells that
distributed in potential zone will be selected as workover wells candidate by
considering production data and well history data. Production forecast is the next
analysis to do to know the total additional of oil production in Telisa Formation,
and the last is economic analysis.
The integrated analysis, obtained 10 workover wells and gives an increase
in production 73.38 MSTB higher than the base case. For Scenario I (base case),
the cumulative production until the end of the forecast is 14.77 MMSTB and 14.84
MMSTB for Scenario II (10 workover wells). The economic analysis result shows
that the method is successful based on an economic perspective because it gives
1.21 years of POT, 3178.6 MUSD of NPV, and 98.2% of IRR.

Item Type: Thesis (Masters)
Uncontrolled Keywords: lapangan minyak “tua”
Subjects: T Technology > T Technology (General)
Divisions: Faculty of Engineering, Science and Mathematics > School of Engineering Sciences
Depositing User: Eko Yuli
Date Deposited: 08 Apr 2022 07:20
Last Modified: 15 Sep 2022 04:05
URI: http://eprints.upnyk.ac.id/id/eprint/29433

Actions (login required)

View Item View Item